YI BAN(OTHER HALF) by Jerry Yan
yi zhi deng yi ge ren deng le hen jiu
yi chang du jiao xi shi hen ji mo
chun xia qiu dong wo de chuang kou
zhi you feng jing guo
ai de shen you duo shen
wo ye bu dong
ni de hou wo de sin bian de cui ruo
ting yi shou ge ye jue de tong
dan wo shei ye mei you shuo
you bian de zuo wei you bian de shen tou
dou yi jing kong le ne me jiu
wer ni shou hou
na shi yin wei wo yi jing kan tou
mei you ni de ai
zhe ge wo zhi shi yi ban
bu ku le bu xiao le
wei shei nu li wo ye bu ming bai
mei you ren neng qu dai
yi ge yuan de ling yi ban
wo gu zhi de deng dai
deng feng zai ba ni dai hui lai
TRANSLATED
Been waiting for that someone for such a long time
one sided love is so very lonely
my window through spring, summer, autumn, and winter
only the wind passes by
love deeply yet how deep is it
i dont know
your throat and my heart have weakened
i feel the pain even after listening to a song
but i didn't speak of it to anyone
the seat on my right, the pillow on my right
have been empty for such a long time
waiting only for you
its all because i've finally understood
without your love
i am only but one half
not crying, not laughing
i dont understand for whom do i work hard for
no one can take your place
one half of a circle
i stubbornly wait on
waiting for the wind to bring you back
SUPERMAN by NESE
Dont sleep over here
why the sad face
you just dont get
our difference
yeah Im Superman
yeah Im Superman
yeah Im Superman
yeah you are loser
hurry up and move aside
we are having a party
you just dont get
our difference
yeah im Superman
yeah im Superman
yeah im Superman
yeah you are loser
Superman is going to lay
back after class
loser is left to wipe the tear
Hot girls are all by my side
remember to return the
mop to the ja-ja-janitor
Superman has no time to comfort you
if you are not convinced
then you be-be-better
transfer school
you can cheat or have
your dad donate money
i may consider let you po-po-polish my shoes
competition is based on skill and not luck
so you really dont have to be too sad
you are welcomed to have a rematch anytime
but you may need to practice
harder for 100 years
Loser, someone wants your autograph over there
he wants to remind himself not to be like you
Loser, how come you cant spell after L
Ah, I forgot you sucked at English and almost repeat a grade
Superman actually needs love too
your girl is texting me already
she said she doesn't want you, an useless guy
she even ended with "Oh, Love ya"
Kamis, 18 Juni 2009
Rabu, 27 Mei 2009
Hmmm....???
Saia lagi ada rencana buat posting fic di FFN...
Pairingnya AsuCaga. Tapi... Masih belum ada judul. Ada yang mau nyariin saia judul buat fic saia?
PROLOG fic......
Cagalli Yula Athha, adalah gadis tomboy dan cuek. Ia adalah siswi di perguruan XXX(belum tau namanya apa... Ada yang mau kasih ide?). Ayahnya, adalah pemilik perguruan merangkap sebagai kepala perguruan tersebut. Namun, karena beliau sudah terlalu tua maka ia memberikan tugasnya sebagai kepala perguruan pada putranya, Kira yamato yang juga kakak Cagalli. Meskipun masih muda, Kira adalah pemuda yang cerdas, disiplin dan bijaksana. Itulah alasan mengapa ayah Cagalli menyerahkan jabatan itu pada Kira.
Berbeda dengan Kira, reputasi Cagalli disekolah bisa dibilang buruk. Sebenarnya, Cagalli adalah siswi yang cerdas, namun ia terlalu malas untuk mengerjakan apapun. Sifat Cagalli ini pun ia tularkan pada teman-teman sekelasnya. Walhasil, semua siswa/siswi yang satu kelas dengannya ini pun jadi ikut-ikutan malas. Kelas Cagalli itu pun dikenal sebagai kelas yang paling sulit diatur. Bagaimana tidak?
Dalam satu minggu ada 5 orang guru yang mengundurkan diri karena tidak tahan dengan sikap murid-murid dikelas itu. Hal itu membuat Kira geleng-geleng kepala. Sudah berulang kali Kira menasihati adiknya itu. Namun, Cagalli tidak pernah mau dengar.
Hingga suatu hari, muncul seorang guru yang berani mengajar dikelas Cagalli itu. Dia adalah Athrun Zala. Athrun, adalah guru pertama yang bisa membuat seluruh murid dikelas Cagalli itu bungkam, juga orang pertama yang berani membentak Cagalli-setelah Ayahnya dan Kira- didepan teman-temannya hingga membuat dirinya malu. Karena itulah Cagalli bersumpah akan menyingkirkan Athrun dari perguruan itu.
itulah prolognya^^. Mohon pendapatnya....
m(^~^)m
Pairingnya AsuCaga. Tapi... Masih belum ada judul. Ada yang mau nyariin saia judul buat fic saia?
PROLOG fic......
Cagalli Yula Athha, adalah gadis tomboy dan cuek. Ia adalah siswi di perguruan XXX(belum tau namanya apa... Ada yang mau kasih ide?). Ayahnya, adalah pemilik perguruan merangkap sebagai kepala perguruan tersebut. Namun, karena beliau sudah terlalu tua maka ia memberikan tugasnya sebagai kepala perguruan pada putranya, Kira yamato yang juga kakak Cagalli. Meskipun masih muda, Kira adalah pemuda yang cerdas, disiplin dan bijaksana. Itulah alasan mengapa ayah Cagalli menyerahkan jabatan itu pada Kira.
Berbeda dengan Kira, reputasi Cagalli disekolah bisa dibilang buruk. Sebenarnya, Cagalli adalah siswi yang cerdas, namun ia terlalu malas untuk mengerjakan apapun. Sifat Cagalli ini pun ia tularkan pada teman-teman sekelasnya. Walhasil, semua siswa/siswi yang satu kelas dengannya ini pun jadi ikut-ikutan malas. Kelas Cagalli itu pun dikenal sebagai kelas yang paling sulit diatur. Bagaimana tidak?
Dalam satu minggu ada 5 orang guru yang mengundurkan diri karena tidak tahan dengan sikap murid-murid dikelas itu. Hal itu membuat Kira geleng-geleng kepala. Sudah berulang kali Kira menasihati adiknya itu. Namun, Cagalli tidak pernah mau dengar.
Hingga suatu hari, muncul seorang guru yang berani mengajar dikelas Cagalli itu. Dia adalah Athrun Zala. Athrun, adalah guru pertama yang bisa membuat seluruh murid dikelas Cagalli itu bungkam, juga orang pertama yang berani membentak Cagalli-setelah Ayahnya dan Kira- didepan teman-temannya hingga membuat dirinya malu. Karena itulah Cagalli bersumpah akan menyingkirkan Athrun dari perguruan itu.
itulah prolognya^^. Mohon pendapatnya....
m(^~^)m
Minggu, 17 Mei 2009
Chapt 9-Part 4
Sunyi lagi.
Hingga,semenit kemudian.
"heii..." panggil Luna dan Auel berbarengan.
Mereka berdua pun saling menoleh.
"kau memanggilku?" ucap mereka lagi. Kali ini juga disaat yang sama.
Auel dan Luna diam dan langsung membuang muka saat sadar bahwa mereka telah mengucapkan hal yang sama dalam waktu pula.
"kau... mau bicara sesuatu?" tanya Luna pelan.
"tidak. Kau saja duluan" jawab Auel.
Luna pun menoleh saat Auel menjawab pertanyaannya. "baiklah..." ujar Luna. "apa yang Aidou katakan padamu waktu itu?" tanya Luna kemudian.
Auel yang mendengar pertanyaan Luna pun menoleh padanya. Dilihatnya, wajah Luna yang terlihat amat penasaran. Dan, memang benar. Sebenarnya Luna amat penasaran dengan kata-kata Aidou waktu Auel adu basket dengannya. Dan, saat ini ia ingin sekali mengetahui yang sebenarnya dari Auel dan ia berharap agar Auel bisa memberitahunya.
"kau bisa memberitahuku?" tanya Luna. Nada bicaranya terdengar sangat berharap. Auel diam sejenak. Tidak ada satupun niat dibenaknya untuk menjawab pertanyaan gadis berambut merah menyala itu. Karena, sebenarnya dia sendiri juga tidak ingin mengingat kata-kata Aidou. Lagipula...
"heii... Apa sebenarnya hubunganmu dengan Aidou?" tanya Auel kemudian.
Luna sedikit tersentak saat mendengar pertanyaan Auel. "heh? Kenapa tiba-tiba kau bertanya begitu?" Luna balik bertanya.
"tidak apa-apa. Hanya bertanya. Ayo jawab!" ujar Auel.
"lalu bagaimana dengan pertanyaanku tadi??!" Luna mengelak.
"Sudah!!! Jawab saja!!!" Auel tampak memaksa agar segera Luna menjawab pertanyaannya.
"iya, iya, baiklah..." Luna tampak mengalah. "Aidou... Dia cuma teman dekatku itu saja" jawab Luna.
Auel tersentak saat mendengar jawaban Luna. "bukannya Aidou itu pacarmu?"
"pacar? Yang benar saja. Kenapa kau berpikir seperti itu?" Luna menjawab sekenanya.
Auel diam mendengar jawaban Luna. Dan entah mengapa, saat itu ia merasa seperti orang bodoh saja. Menuruti kata-kata Aidou untuk menjauhi Luna. Padahal, ternyata Aidou tidak punya hubungan khusus dengan Luna.
"brengsek!" gumam Auel sambil mengepalkan tangannya.
Ia kemudian bangkit lalu berjalan menuju kelasnya. Meninggalkan Luna yang tengah berteriak menagih jawaban darinya.
===>>>
Suara gaduh terdengar dari dalam ruang kelas Luna. Para siswa sibuk kembali ketempat duduknya masing-masing karena sensei tengah berjalan menuju ruang kelas.
Tak lama kemudian sensei pun masuk kedalam kelas. Ia menatap seluruh siswanya satu per satu sebelum ia bicara. Namun, saat sensei baru mau mulai berbicara, tiba-tiba
BRAKK!!!
Auel membuka pintu ruang kelas yang ada didepan dengan keras. Kontan sensei dan seluruh siswa yang ada diruangan menoleh padanya.
Dan tanpa mengucapkan permisi ataupun menghiraukan keberadaan sensei dan tatapan mata seluruh kelas, Auel melangkah menuju kursi Aidou yang ada dipojok ruangan.
"ada urusan denganku?" tanya Aidou enteng saat Auel datang menghampirinya.
"ya! Aku mau kita tanding ulang!" jawab Auel.
"HEIII!!! KALIAN BERDUA!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN?!" sensei membentak kearah Auel dan Aidou.
"INI MASIH JAM PELAJARAN!!! DAN KAU, NEIDER..."
"SHUT UP!!!"
kata-kata sensei terputus saat Auel balas membentak sambil menunjuk kearah sensei.
Sensei pun bungkam.
Seluruh siswa(dikurangi Auel, Luna, dan Aidou) dibuat melongo oleh Auel.
"aku tau sebenarnya kalian tidak punya hubungan apa-pun" ucap Auel.
Aidou menatap mata Auel sejenak sebelum akhirnya berkata, "baiklah"
"tapi kalau kali ini kau kalah lagi, jangan salahkan aku."
"kali ini, aku tidak akan kalah" jawab Auel. Nada suaranya terdengar amat yakin.
Mereka berdua pun keluar dari ruang kelas melangkah menuju lapangan basket. Langkah mereka berdua pun diikuti oleh para siswa yang lain. Sedangkan, sensei hanya bisa diam melihat para siswanya berhamburan keluar kelas.
===>>>
"dasar menyebalkan!!!" pekik Luna kesal. "dasar! Pria tidak bertanggung jawab! Kenapa dia meninggalkanku sendirian! Padahal dia belum jawab pertanyaanku kenapa main pergi saja! Dasar!"
Sudah 5 kali dia menggerutu seperti itu. Luna kesal sekali karena pertanyaannya tadi sama sekali tak dianggap oleh Auel.
Luna menghentakan kakinya kelantai sebagai pelampiasan kekesalannya.
"Luna... Lunaa....!!!" Stellar memanggil Luna sambil berlari disepanjang koridoor. Luna pun menoleh. "Stellar... ada apa?" tanya Luna saat melihat sahabatnya itu berlari tergesa-gesa kearahnya.
"itu... Dilapangan baske... Auel... Aidou... Mereka...." Stellar tergagap menjawab pertanyaan Luna. Namun, Luna sama sekali tidak mengerti apa yang ingin Stellar katakan.
Melihat itu, Stellar pun menarik sahabatnya itu dan menuntunnya berlari ke lapangan basket.
===>>>
"dua lawan dua! Yang lebih dulu memasukkan 10 bola kedalam ring dia yang menang!" seru Shinn yang saat itu menjadi wasit. "kalian siap?"
"siap" ujar Aidou.
"kapanpun" balas Auel.
Shinn pun dengan sigap melempar bola basket keudara. Mata Auel dan Aidou pun saat itu saling beradu pandang sejenak lalu melompat untuk menangkap bola itu.
***
-karena mungkin terpotong, lanjut keposting berikutnya-
Hingga,semenit kemudian.
"heii..." panggil Luna dan Auel berbarengan.
Mereka berdua pun saling menoleh.
"kau memanggilku?" ucap mereka lagi. Kali ini juga disaat yang sama.
Auel dan Luna diam dan langsung membuang muka saat sadar bahwa mereka telah mengucapkan hal yang sama dalam waktu pula.
"kau... mau bicara sesuatu?" tanya Luna pelan.
"tidak. Kau saja duluan" jawab Auel.
Luna pun menoleh saat Auel menjawab pertanyaannya. "baiklah..." ujar Luna. "apa yang Aidou katakan padamu waktu itu?" tanya Luna kemudian.
Auel yang mendengar pertanyaan Luna pun menoleh padanya. Dilihatnya, wajah Luna yang terlihat amat penasaran. Dan, memang benar. Sebenarnya Luna amat penasaran dengan kata-kata Aidou waktu Auel adu basket dengannya. Dan, saat ini ia ingin sekali mengetahui yang sebenarnya dari Auel dan ia berharap agar Auel bisa memberitahunya.
"kau bisa memberitahuku?" tanya Luna. Nada bicaranya terdengar sangat berharap. Auel diam sejenak. Tidak ada satupun niat dibenaknya untuk menjawab pertanyaan gadis berambut merah menyala itu. Karena, sebenarnya dia sendiri juga tidak ingin mengingat kata-kata Aidou. Lagipula...
"heii... Apa sebenarnya hubunganmu dengan Aidou?" tanya Auel kemudian.
Luna sedikit tersentak saat mendengar pertanyaan Auel. "heh? Kenapa tiba-tiba kau bertanya begitu?" Luna balik bertanya.
"tidak apa-apa. Hanya bertanya. Ayo jawab!" ujar Auel.
"lalu bagaimana dengan pertanyaanku tadi??!" Luna mengelak.
"Sudah!!! Jawab saja!!!" Auel tampak memaksa agar segera Luna menjawab pertanyaannya.
"iya, iya, baiklah..." Luna tampak mengalah. "Aidou... Dia cuma teman dekatku itu saja" jawab Luna.
Auel tersentak saat mendengar jawaban Luna. "bukannya Aidou itu pacarmu?"
"pacar? Yang benar saja. Kenapa kau berpikir seperti itu?" Luna menjawab sekenanya.
Auel diam mendengar jawaban Luna. Dan entah mengapa, saat itu ia merasa seperti orang bodoh saja. Menuruti kata-kata Aidou untuk menjauhi Luna. Padahal, ternyata Aidou tidak punya hubungan khusus dengan Luna.
"brengsek!" gumam Auel sambil mengepalkan tangannya.
Ia kemudian bangkit lalu berjalan menuju kelasnya. Meninggalkan Luna yang tengah berteriak menagih jawaban darinya.
===>>>
Suara gaduh terdengar dari dalam ruang kelas Luna. Para siswa sibuk kembali ketempat duduknya masing-masing karena sensei tengah berjalan menuju ruang kelas.
Tak lama kemudian sensei pun masuk kedalam kelas. Ia menatap seluruh siswanya satu per satu sebelum ia bicara. Namun, saat sensei baru mau mulai berbicara, tiba-tiba
BRAKK!!!
Auel membuka pintu ruang kelas yang ada didepan dengan keras. Kontan sensei dan seluruh siswa yang ada diruangan menoleh padanya.
Dan tanpa mengucapkan permisi ataupun menghiraukan keberadaan sensei dan tatapan mata seluruh kelas, Auel melangkah menuju kursi Aidou yang ada dipojok ruangan.
"ada urusan denganku?" tanya Aidou enteng saat Auel datang menghampirinya.
"ya! Aku mau kita tanding ulang!" jawab Auel.
"HEIII!!! KALIAN BERDUA!!! APA YANG KALIAN LAKUKAN?!" sensei membentak kearah Auel dan Aidou.
"INI MASIH JAM PELAJARAN!!! DAN KAU, NEIDER..."
"SHUT UP!!!"
kata-kata sensei terputus saat Auel balas membentak sambil menunjuk kearah sensei.
Sensei pun bungkam.
Seluruh siswa(dikurangi Auel, Luna, dan Aidou) dibuat melongo oleh Auel.
"aku tau sebenarnya kalian tidak punya hubungan apa-pun" ucap Auel.
Aidou menatap mata Auel sejenak sebelum akhirnya berkata, "baiklah"
"tapi kalau kali ini kau kalah lagi, jangan salahkan aku."
"kali ini, aku tidak akan kalah" jawab Auel. Nada suaranya terdengar amat yakin.
Mereka berdua pun keluar dari ruang kelas melangkah menuju lapangan basket. Langkah mereka berdua pun diikuti oleh para siswa yang lain. Sedangkan, sensei hanya bisa diam melihat para siswanya berhamburan keluar kelas.
===>>>
"dasar menyebalkan!!!" pekik Luna kesal. "dasar! Pria tidak bertanggung jawab! Kenapa dia meninggalkanku sendirian! Padahal dia belum jawab pertanyaanku kenapa main pergi saja! Dasar!"
Sudah 5 kali dia menggerutu seperti itu. Luna kesal sekali karena pertanyaannya tadi sama sekali tak dianggap oleh Auel.
Luna menghentakan kakinya kelantai sebagai pelampiasan kekesalannya.
"Luna... Lunaa....!!!" Stellar memanggil Luna sambil berlari disepanjang koridoor. Luna pun menoleh. "Stellar... ada apa?" tanya Luna saat melihat sahabatnya itu berlari tergesa-gesa kearahnya.
"itu... Dilapangan baske... Auel... Aidou... Mereka...." Stellar tergagap menjawab pertanyaan Luna. Namun, Luna sama sekali tidak mengerti apa yang ingin Stellar katakan.
Melihat itu, Stellar pun menarik sahabatnya itu dan menuntunnya berlari ke lapangan basket.
===>>>
"dua lawan dua! Yang lebih dulu memasukkan 10 bola kedalam ring dia yang menang!" seru Shinn yang saat itu menjadi wasit. "kalian siap?"
"siap" ujar Aidou.
"kapanpun" balas Auel.
Shinn pun dengan sigap melempar bola basket keudara. Mata Auel dan Aidou pun saat itu saling beradu pandang sejenak lalu melompat untuk menangkap bola itu.
***
-karena mungkin terpotong, lanjut keposting berikutnya-
Jumat, 01 Mei 2009
Happy Hustle High! School
fufufu...
Sesuai dengan judul posting kali ini, maka... Isi postingan saia kali ini adalah tentang Manga
"HAPPY HUSTLE HIGH"
fufufu... Adakah dari kalian yang pernah baca ini komik?
Kalo belum, Let me introduce this komic vo u!-halah!-

Happy Hustle High vol. 1 cover Hanabi Ozora
Happy Hustle High adalah Manga Shojo karya komikus Rie Takada.
Komik ini menceritakan tentang seorang siswi SMU bernama Hanabi Ozora. Hanabi adalah siswi yang bersekolah di sekolah khusus untuk putri. Didalam komik diceritakan bahwa Hanabi adalah siswi yang selalu ceria, bersemangat, dan agak cuek.
Ceritanya dimulai ketika sekolah Hanabi harus pindah ke Sekolah khusus pria yang tak jauh dari sekolahnya itu karena sekolah Hanabi harus direnovasi. Dan saat itulah Hanabi bertemu dengan tiga pangeran ganteng yang juga pentolan SMU tersebut.
Cowok pertama yang ditemui Hanabi adalah Yasuaki Garaku. Dia cowok paling ganteng sekaligus dingin di sekolahnya. Apalagi kalo ketemu sama yang namanya PEREMPUAN. Tapi, meski begitu ada alasan yang membuat Yasuaki begitu dingin pada perempuan
. Dan ternyata, alasannya yaitu karena "DIA TAKUT atau lebih tepatnya ALERGI SAMA MAKHLUK YANG NAMANYA PEREMPUAN"
. Tapi, meski begitu Hanabi bisa menaklukan Yasuaki dan menjadi pacarnya. Jabatan Yasuaki-kalo gak salah- adalah wakil OSIS.
Kuon, adalah cowok kedua yang ditemui Hanabi. Dia adalah ketua OSIS di SMU khusus pria tersebut. Orangnya baik dan ramah. Sahabat terbaiknya Yasuaki. rambutnya hitam panjang. Kuon juga anak orang kaya. Punya hobi merangkai bunga. Oia, Kuon juga merupakan alasan kenapa Yasuaki takut perempuan lho.
Dan... Cowok ketiga yang ditemui Hanabi adalah... TOKIHISA AIDOU. -yeah! Joget bawa Pom-pom- fufufu...
Aidou adalah siswa yang enerjik, gak mau kalah, selalu bersemangat, dan jago disetiap bidang OR. Dia selalu menganggap kalau Yasuaki adalah satu-satunya saingannya.
Karena, saat Yasuaki muncul Aidou selalu jadi yang nomor dua! Kasian yaa....
Oia, Aidou juga pernah melakukan taktik licik buat ngerebut plus ngedapetin ciuman pertama dari Hanabi! Tapi, rencananya gagal! Dan yang lebih parah lagi, yang dia cium bukan Hanabi melainkan YASUAKI!!!
Hwaaa.... Ciuman pertama Aidou ternyata sama laki-laki!!! Hehehe...
Ciri khas Aidou adalah selalu memakai Headbed. Jabatannya adalah Sekretaris OSIS.

Yasuaki, Hanabi, Aidou, Kuon.
Sesuai dengan judul posting kali ini, maka... Isi postingan saia kali ini adalah tentang Manga
"HAPPY HUSTLE HIGH"
fufufu... Adakah dari kalian yang pernah baca ini komik?
Kalo belum, Let me introduce this komic vo u!-halah!-


Happy Hustle High vol. 1 cover Hanabi Ozora
Happy Hustle High adalah Manga Shojo karya komikus Rie Takada.
Komik ini menceritakan tentang seorang siswi SMU bernama Hanabi Ozora. Hanabi adalah siswi yang bersekolah di sekolah khusus untuk putri. Didalam komik diceritakan bahwa Hanabi adalah siswi yang selalu ceria, bersemangat, dan agak cuek.
Ceritanya dimulai ketika sekolah Hanabi harus pindah ke Sekolah khusus pria yang tak jauh dari sekolahnya itu karena sekolah Hanabi harus direnovasi. Dan saat itulah Hanabi bertemu dengan tiga pangeran ganteng yang juga pentolan SMU tersebut.

Cowok pertama yang ditemui Hanabi adalah Yasuaki Garaku. Dia cowok paling ganteng sekaligus dingin di sekolahnya. Apalagi kalo ketemu sama yang namanya PEREMPUAN. Tapi, meski begitu ada alasan yang membuat Yasuaki begitu dingin pada perempuan

. Dan ternyata, alasannya yaitu karena "DIA TAKUT atau lebih tepatnya ALERGI SAMA MAKHLUK YANG NAMANYA PEREMPUAN"
. Tapi, meski begitu Hanabi bisa menaklukan Yasuaki dan menjadi pacarnya. Jabatan Yasuaki-kalo gak salah- adalah wakil OSIS.Kuon, adalah cowok kedua yang ditemui Hanabi. Dia adalah ketua OSIS di SMU khusus pria tersebut. Orangnya baik dan ramah. Sahabat terbaiknya Yasuaki. rambutnya hitam panjang. Kuon juga anak orang kaya. Punya hobi merangkai bunga. Oia, Kuon juga merupakan alasan kenapa Yasuaki takut perempuan lho.

Dan... Cowok ketiga yang ditemui Hanabi adalah... TOKIHISA AIDOU. -yeah! Joget bawa Pom-pom- fufufu...
Aidou adalah siswa yang enerjik, gak mau kalah, selalu bersemangat, dan jago disetiap bidang OR. Dia selalu menganggap kalau Yasuaki adalah satu-satunya saingannya.
Karena, saat Yasuaki muncul Aidou selalu jadi yang nomor dua! Kasian yaa....
Oia, Aidou juga pernah melakukan taktik licik buat ngerebut plus ngedapetin ciuman pertama dari Hanabi! Tapi, rencananya gagal! Dan yang lebih parah lagi, yang dia cium bukan Hanabi melainkan YASUAKI!!!

Hwaaa.... Ciuman pertama Aidou ternyata sama laki-laki!!! Hehehe...

Ciri khas Aidou adalah selalu memakai Headbed. Jabatannya adalah Sekretaris OSIS.

Yasuaki, Hanabi, Aidou, Kuon.
Senin, 27 April 2009
CHAPT 9-PART 3
Stellar masih duduk dikursinya. Menunggu Sensei kembali dari ruangannya. Iya, sudah setengah jam yang lalu, Sensei meninggalkan kelas bersama Auel dan Luna. Karena mereka datang terlambat, makanya Sensei menyuruhnya keruangan untuk diberikan hukuman. Tapi, harusnya tidak selama ini kan?
Stellar pun menoleh kearah Shinn yang sedang asyik bercanda dengan Sting. Ya, karena sensei keluar terlalu lama makanya semua siswa jadi ribut.
Stellar pun berjalan menghampiri kekasihnya itu dan duduk tepat disebelahnya.
"Shinn, tadi itu kau keterlaluan sekali!" ujar Stellar sambil mengambil tempat duduk disamping Shinn.
"membuat Auel dan Luna mendapat hukuman, kasihan kan mereka!" sambungnya.
Shinn dan Sting pun menoleh pada Stellar.
"eh??? Tidak apa-apa kan. Hanya sekali-sekali" jawab Sting sambil memainkan pulpennya diatas meja.
"tidak apa-apa Stellar. Lagipula, sebenarnya tadi itu kami sengaja membuat mereka dapat hukuman." ujar Shinn pada Stellar.
Stellar pun tampak tidak mengerti dengan kata-kata Shinn.
"sengaja? Apa maksudnya?" ujar Stellar.
Shinn dan Sting pun tersenyum bersamaan.
"alah! Kau pasti kau mengerti maksud kami. Dengan membuat Auel dan Luna dihukum, mereka pasti punya waktu luang berdua" jelas Sting.
Berdua?
Oh, iya, berdua. Stellar hampir melupakan hal itu.
"Auel dan Luna itu, menurutku mereka berdua itu serasi" ujar Sting sambil bersandar dibangkunya.
"iya, tapi sayang mereka tidak mau jujur" sambung Shinn.
Stellar hanya diam mendengar kata-kata Shinn dan Sting itu.
Iya, sebenarnya dia sudah tau, bahwa sebenarnya Auel, temannya yang berambut biru itu sudah lama menyimpan rasa pada Luna. Tingkah Auel yang berubah menjadi menjengkelkan jika ada didepan Luna. Itu membuat perasaan Auel mudah ditebak. Tapi, entah kenapa setiap Stellar bertanya tentang hal itu, Auel selalu mengelak dan mengganti topik pembicaraan. Luna juga sama saja. Stellar juga sebenarnya tau kalau Luna juga suka pada Auel. Mata Luna yang selalu berkeliling mencari Auel jika Auel tidak ada, ataupun diam-diam melirik pada Auel saat Auel ada didekatnya. Itu jelas sekali!
Tapi kenapa mereka berdua tidak mau jujur! Itu membuat Stellar merasa jengkel sendiri.
"karena itu... kami sepakat menjalankan 'itu'" ujar Sting pada Stellar.
"...'itu'... Kalian..." Stellar mengulang ucapan Sting.
"iya. 'ITU' masa kau tidak mengerti? Padahal, kau sendiri yang mengusulkan 'itu' kan?" Jawab Sting sambil menekan nada suaranya pada kata 'ITU'.
"...'itu'...??? " Stellar mengulangi lagi perkataan Sting.
"iya, 'itu'!!! Kau benar-benar mau menjalankan 'itu', kan?" ujar Shinn sambil memegang pundak Stellar.
"...'itu'.... Jangan-jangan...." Stellar menatap wajah Shinn dan Sting bergantian. Dilihatnya wajah Shinn dan Sting yang tampak yakin itu pun mengangguk padanya. Dan, sedetik kemudian Stellar tersenyum lebar.
"jadi kalian setuju!!! Waaaa.... Aku senang sekali!!!" ujar Stellar sambil meloncat, lalu dengan spontan memeluk Shinn dan Sting bersamaan.
"terima kasih banyak!!!" ujarnya pada Shinn dan Sting.
===>>>
"Aku... minta maaf..." ujar Luna pelan.
Ia menunduk, tidak berani menatap wajah Auel karena wajahnya saat itu berubah merah.
"tidak apa-apa... aku yang harusnya, minta maaf..." jawab Auel pelan. Sama halnya dengan Luna, ia juga sama sekali tidak berani menatap wajah Luna karena wajahnya juga merah-meski tidak semerah wajah Luna-.
Mereka berdua duduk berlawan arah, ditengah koridoor yang sepi. Mereka hanya diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing.
Padahal, beberapa menit yang lalu mereka saling berlari berkejaran, hingga mereka berdua terjatuh. Jatuh dalam posisi yang sama sekali salah!
Luna pun sibuk mengatur detak jantungnya karena saat itu, jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. "kenapa... Jadi begini..." ujar Luna dalam hati sambil masih berusaha mengatur detak jantungnya.
Auel setengah menoleh pada Luna. Dilihatnya Luna sedang memegang dadanya sambil mengatur nafasnya.
"heii, kau tidak apa-apa?" tanya Auel.
Luna yang merasa ditanya pun menoleh pada Auel dan menjawab, "eh??? Tidak, aku tidak apa-apa!"
"apa benar tidak apa-apa?" Auel bertanya sekali lagi.
"sungguh, tidak apa-apa!" ujar Luna tegas. Ia berusaha meyakinkan Auel bahwa dirinya tidak apa-apa.
Auel pun hanya menjawab dengan kata 'O'.
Stellar pun menoleh kearah Shinn yang sedang asyik bercanda dengan Sting. Ya, karena sensei keluar terlalu lama makanya semua siswa jadi ribut.
Stellar pun berjalan menghampiri kekasihnya itu dan duduk tepat disebelahnya.
"Shinn, tadi itu kau keterlaluan sekali!" ujar Stellar sambil mengambil tempat duduk disamping Shinn.
"membuat Auel dan Luna mendapat hukuman, kasihan kan mereka!" sambungnya.
Shinn dan Sting pun menoleh pada Stellar.
"eh??? Tidak apa-apa kan. Hanya sekali-sekali" jawab Sting sambil memainkan pulpennya diatas meja.
"tidak apa-apa Stellar. Lagipula, sebenarnya tadi itu kami sengaja membuat mereka dapat hukuman." ujar Shinn pada Stellar.
Stellar pun tampak tidak mengerti dengan kata-kata Shinn.
"sengaja? Apa maksudnya?" ujar Stellar.
Shinn dan Sting pun tersenyum bersamaan.
"alah! Kau pasti kau mengerti maksud kami. Dengan membuat Auel dan Luna dihukum, mereka pasti punya waktu luang berdua" jelas Sting.
Berdua?
Oh, iya, berdua. Stellar hampir melupakan hal itu.
"Auel dan Luna itu, menurutku mereka berdua itu serasi" ujar Sting sambil bersandar dibangkunya.
"iya, tapi sayang mereka tidak mau jujur" sambung Shinn.
Stellar hanya diam mendengar kata-kata Shinn dan Sting itu.
Iya, sebenarnya dia sudah tau, bahwa sebenarnya Auel, temannya yang berambut biru itu sudah lama menyimpan rasa pada Luna. Tingkah Auel yang berubah menjadi menjengkelkan jika ada didepan Luna. Itu membuat perasaan Auel mudah ditebak. Tapi, entah kenapa setiap Stellar bertanya tentang hal itu, Auel selalu mengelak dan mengganti topik pembicaraan. Luna juga sama saja. Stellar juga sebenarnya tau kalau Luna juga suka pada Auel. Mata Luna yang selalu berkeliling mencari Auel jika Auel tidak ada, ataupun diam-diam melirik pada Auel saat Auel ada didekatnya. Itu jelas sekali!
Tapi kenapa mereka berdua tidak mau jujur! Itu membuat Stellar merasa jengkel sendiri.
"karena itu... kami sepakat menjalankan 'itu'" ujar Sting pada Stellar.
"...'itu'... Kalian..." Stellar mengulang ucapan Sting.
"iya. 'ITU' masa kau tidak mengerti? Padahal, kau sendiri yang mengusulkan 'itu' kan?" Jawab Sting sambil menekan nada suaranya pada kata 'ITU'.
"...'itu'...??? " Stellar mengulangi lagi perkataan Sting.
"iya, 'itu'!!! Kau benar-benar mau menjalankan 'itu', kan?" ujar Shinn sambil memegang pundak Stellar.
"...'itu'.... Jangan-jangan...." Stellar menatap wajah Shinn dan Sting bergantian. Dilihatnya wajah Shinn dan Sting yang tampak yakin itu pun mengangguk padanya. Dan, sedetik kemudian Stellar tersenyum lebar.
"jadi kalian setuju!!! Waaaa.... Aku senang sekali!!!" ujar Stellar sambil meloncat, lalu dengan spontan memeluk Shinn dan Sting bersamaan.
"terima kasih banyak!!!" ujarnya pada Shinn dan Sting.
===>>>
"Aku... minta maaf..." ujar Luna pelan.
Ia menunduk, tidak berani menatap wajah Auel karena wajahnya saat itu berubah merah.
"tidak apa-apa... aku yang harusnya, minta maaf..." jawab Auel pelan. Sama halnya dengan Luna, ia juga sama sekali tidak berani menatap wajah Luna karena wajahnya juga merah-meski tidak semerah wajah Luna-.
Mereka berdua duduk berlawan arah, ditengah koridoor yang sepi. Mereka hanya diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing.
Padahal, beberapa menit yang lalu mereka saling berlari berkejaran, hingga mereka berdua terjatuh. Jatuh dalam posisi yang sama sekali salah!
Luna pun sibuk mengatur detak jantungnya karena saat itu, jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. "kenapa... Jadi begini..." ujar Luna dalam hati sambil masih berusaha mengatur detak jantungnya.
Auel setengah menoleh pada Luna. Dilihatnya Luna sedang memegang dadanya sambil mengatur nafasnya.
"heii, kau tidak apa-apa?" tanya Auel.
Luna yang merasa ditanya pun menoleh pada Auel dan menjawab, "eh??? Tidak, aku tidak apa-apa!"
"apa benar tidak apa-apa?" Auel bertanya sekali lagi.
"sungguh, tidak apa-apa!" ujar Luna tegas. Ia berusaha meyakinkan Auel bahwa dirinya tidak apa-apa.
Auel pun hanya menjawab dengan kata 'O'.
Sabtu, 11 April 2009
MR. Ghost Chapt 9-part 2
"huuh... kenapa aku harus melakukan ini?! Menyebalkan sekali!" ujar Luna kesal sambil mengayunkan gagang pel yang ia pegang untuk membersihkan koridoor sekolahnya.
"sudah, jangan mengeluh terus! Lebih baik kerjakan saja hukuman dari sensei. Lagipula ini gara-gara kesalahan kita, kan?" jawab Auel enteng.
Mendengar perkataan Auel, Luna pun langsung menatap Auel sambil meruncingkan matanya.
"ke... kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Auel saat melihat Luna menatapnya dengan tatapan membunuh.
"KITA??? KITA??? Maksudnya ini semua kesalahanmu, kan???!" ujar Luna sambil menuding-nuding gagang pel-pelan kewajah Auel.
"apa?! Kenapa, ini semua jadi salahku??!" jawab Auel.
"tentu saja ini semua salah mu! Kalau aku tidak menuruti kata-katamu untuk memanjat pagar, aku pasti tidak akan dihukum seperti ini!"
"heh, enak saja kau bilang kalau aku menyuruhmu memanjat.... Ya.... Baiklah aku memang menyuruhmu memanjat pagar, tapi aku kan tidak memaksamu untuk mengikutiku!" kelak Auel.
"masih saja mau mengelak!" ujar Luna.
"siapa yang mengelak?!" Auel tidak mau kalah.
Mereka saling beradu pandang sejenak, lalu saling membuang muka.
"menyebalkan, kenapa akhirnya selalu saja bertengkar!" ujar Auel dalam hati.
Padahal tadinya, Auel mengira dengan adanya hukuman ini dia dan Luna bisa lebih akrab. Ya... Paling tidak dia bisa mengutarakan apa yang selama ini ada dihatinya.
"Tapi... Kalau sepertinya tidak akan pernah bisa" pikirnya.
"aku akan keatap dulu" ujar Luna. Auelpun menoleh pada Luna.
"keatap? Mau apa kamu keatap?" tanyanya.
"hanya cari udara segar. Kau mau ikut?" tanya Luna.
"eh? Lalu, bagaimana dengan hukumannya?" Auel tampak bingung.
"biarkan saja dulu! Lagipula, kita masih punya waktu sampai pulang sekolah, kan" jawab Luna sambil beranjak pergi.
Auel pun mengikuti langkah Luna.
==========***==========
WUSS!!!
Angin langsung menyentuh wajah Luna saat ia sampai diatap sekolahnya itu. Sunyi, itu yang Luna rasakan pertama kali saat ia melangkah disana. Tidak ada suara berisik para siswa, ya tidak ada pun. Yang ada ada suara kicauan burung, dan suara siswa yang sedang berolahraga dilapangan. Itupun tidak begitu terdengar dari atas sana. Dan hal itulah yang Luna suka dari tempat itu.
"sejuk sekali disini" ujar Auel tiba-tiba.
Luna pun menoleh. "kau? Kupikir kau tidak mau kesini"
"aku kan daritadi mengikutimu sampai kesini, apa kamu tidak sadar?" tanya Auel.
"masa? Aku tidak tahu..." jawab Luna.
"dasar!" dengus Auel kesal.
Luna pun tersenyum. Ia lalu berjalan ketengah atap. Dirasakannya, angin bertiup menerpa tubuhnya dan menerbangkan sebagian rambutnya.
"kau sering kesini ya?" tanya Auel.
"tidak terlalu sering. Tapi, setiap aku kesini... Pasti selalu merasa nyaman" jawab Luna.
Auel diam sambil menatap Luna dari belakang. Dilihatnya, Luna merentangkan kedua tangannya lalu menutup kedua matanya. Membiarkan angin menyentuh semua bagian tubuhnya. Saat itu, Auel pun tersenyum.
"Luna..." panggilnya.
Luna pun menoleh. "ya?"
Auel diam sejenak. Ia ingin mengatakan sesuatu pada Luna, tapi entah kenapa ia merasa tidak enak.
"ada apa?" tanya Luna.
"anu... ng... itu..." Auel nampak tergagap.
"kenapa?" Luna tampak tidak mengerti.
"ng....apa... warnanya putih?" ujar Auel pelan.
BLUSH!!! Wajah Luna langsung merah saat mendengar kata-kata Auel.
"a... apa maksudmu?" tanya Luna.
"ummm.... begini... Tadi waktu angin berhembus dan menerbangkan rambutmu... sebenarnya... rok mu itu juga ikut terangkat..... dan aku.... tidak sengaja melihatnya" jawab Auel sambil cengar-cengir.
"jadi... coba katakan, apa yang kulihat itu benar?" ujar Auel sekali lagi.
Wajah Luna makin merah saat mendengar kata-kata Auel.
"wah... ternyata benar ya?"
"kau ini!!!" Luna berusaha mencekik Auel saat Auel bicara seperti itu. Tapi, Auel dapat menghindar.
"he... heii.... kau kan tidak perlu marah seperti itu, aku kan tidak sengaja" bela Auel.
"tidak peduli!" Luna berlari mengejar Auel.
Auel pun langsung berlari menghindari Luna.
(Author : duuh! Kok jadi pada main kejar-kejaran gini siih....?^^a)
Auel berlari menuruni tangga dengan cepat. Ia masih berusaha kabur dari Luna. Namun, Luna tidak membiarkan Auel kabur. Lunapun berlari menuruni tangga dan menarik lengan baju Auel untuk menahannya. Namun, Auel melepaskan tangan Luna dari lengan bajunya dan membuat Luna hampir jatuh. Untung Auel dengan sigap menangkap tubuh Luna. Tapi, karena saat itu mereka ada ditangga, mereka berdua pun jatuh kelantai.
Namun...
(duuh, dichapt nii kok Author banyak banget pake kata 'Namun' ya?)
mereka terjatuh pada posisi yang salah!
Auel dibawah, sedangkan Luna jatuh diatas tubuh Auel.
DEG!!! Saat itu jantung Luna berdetak cepat. Bukan hanya karena ia terjatuh diatas tubuh Auel, tapi juga karena ia baru sadar kalau saat itu wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari wajah Auel!!!
==========***==========
to be continued dulu deh...(~_~)
"sudah, jangan mengeluh terus! Lebih baik kerjakan saja hukuman dari sensei. Lagipula ini gara-gara kesalahan kita, kan?" jawab Auel enteng.
Mendengar perkataan Auel, Luna pun langsung menatap Auel sambil meruncingkan matanya.
"ke... kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya Auel saat melihat Luna menatapnya dengan tatapan membunuh.
"KITA??? KITA??? Maksudnya ini semua kesalahanmu, kan???!" ujar Luna sambil menuding-nuding gagang pel-pelan kewajah Auel.
"apa?! Kenapa, ini semua jadi salahku??!" jawab Auel.
"tentu saja ini semua salah mu! Kalau aku tidak menuruti kata-katamu untuk memanjat pagar, aku pasti tidak akan dihukum seperti ini!"
"heh, enak saja kau bilang kalau aku menyuruhmu memanjat.... Ya.... Baiklah aku memang menyuruhmu memanjat pagar, tapi aku kan tidak memaksamu untuk mengikutiku!" kelak Auel.
"masih saja mau mengelak!" ujar Luna.
"siapa yang mengelak?!" Auel tidak mau kalah.
Mereka saling beradu pandang sejenak, lalu saling membuang muka.
"menyebalkan, kenapa akhirnya selalu saja bertengkar!" ujar Auel dalam hati.
Padahal tadinya, Auel mengira dengan adanya hukuman ini dia dan Luna bisa lebih akrab. Ya... Paling tidak dia bisa mengutarakan apa yang selama ini ada dihatinya.
"Tapi... Kalau sepertinya tidak akan pernah bisa" pikirnya.
"aku akan keatap dulu" ujar Luna. Auelpun menoleh pada Luna.
"keatap? Mau apa kamu keatap?" tanyanya.
"hanya cari udara segar. Kau mau ikut?" tanya Luna.
"eh? Lalu, bagaimana dengan hukumannya?" Auel tampak bingung.
"biarkan saja dulu! Lagipula, kita masih punya waktu sampai pulang sekolah, kan" jawab Luna sambil beranjak pergi.
Auel pun mengikuti langkah Luna.
==========***==========
WUSS!!!
Angin langsung menyentuh wajah Luna saat ia sampai diatap sekolahnya itu. Sunyi, itu yang Luna rasakan pertama kali saat ia melangkah disana. Tidak ada suara berisik para siswa, ya tidak ada pun. Yang ada ada suara kicauan burung, dan suara siswa yang sedang berolahraga dilapangan. Itupun tidak begitu terdengar dari atas sana. Dan hal itulah yang Luna suka dari tempat itu.
"sejuk sekali disini" ujar Auel tiba-tiba.
Luna pun menoleh. "kau? Kupikir kau tidak mau kesini"
"aku kan daritadi mengikutimu sampai kesini, apa kamu tidak sadar?" tanya Auel.
"masa? Aku tidak tahu..." jawab Luna.
"dasar!" dengus Auel kesal.
Luna pun tersenyum. Ia lalu berjalan ketengah atap. Dirasakannya, angin bertiup menerpa tubuhnya dan menerbangkan sebagian rambutnya.
"kau sering kesini ya?" tanya Auel.
"tidak terlalu sering. Tapi, setiap aku kesini... Pasti selalu merasa nyaman" jawab Luna.
Auel diam sambil menatap Luna dari belakang. Dilihatnya, Luna merentangkan kedua tangannya lalu menutup kedua matanya. Membiarkan angin menyentuh semua bagian tubuhnya. Saat itu, Auel pun tersenyum.
"Luna..." panggilnya.
Luna pun menoleh. "ya?"
Auel diam sejenak. Ia ingin mengatakan sesuatu pada Luna, tapi entah kenapa ia merasa tidak enak.
"ada apa?" tanya Luna.
"anu... ng... itu..." Auel nampak tergagap.
"kenapa?" Luna tampak tidak mengerti.
"ng....apa... warnanya putih?" ujar Auel pelan.
BLUSH!!! Wajah Luna langsung merah saat mendengar kata-kata Auel.
"a... apa maksudmu?" tanya Luna.
"ummm.... begini... Tadi waktu angin berhembus dan menerbangkan rambutmu... sebenarnya... rok mu itu juga ikut terangkat..... dan aku.... tidak sengaja melihatnya" jawab Auel sambil cengar-cengir.
"jadi... coba katakan, apa yang kulihat itu benar?" ujar Auel sekali lagi.
Wajah Luna makin merah saat mendengar kata-kata Auel.
"wah... ternyata benar ya?"
"kau ini!!!" Luna berusaha mencekik Auel saat Auel bicara seperti itu. Tapi, Auel dapat menghindar.
"he... heii.... kau kan tidak perlu marah seperti itu, aku kan tidak sengaja" bela Auel.
"tidak peduli!" Luna berlari mengejar Auel.
Auel pun langsung berlari menghindari Luna.
(Author : duuh! Kok jadi pada main kejar-kejaran gini siih....?^^a)
Auel berlari menuruni tangga dengan cepat. Ia masih berusaha kabur dari Luna. Namun, Luna tidak membiarkan Auel kabur. Lunapun berlari menuruni tangga dan menarik lengan baju Auel untuk menahannya. Namun, Auel melepaskan tangan Luna dari lengan bajunya dan membuat Luna hampir jatuh. Untung Auel dengan sigap menangkap tubuh Luna. Tapi, karena saat itu mereka ada ditangga, mereka berdua pun jatuh kelantai.
Namun...
(duuh, dichapt nii kok Author banyak banget pake kata 'Namun' ya?)
mereka terjatuh pada posisi yang salah!
Auel dibawah, sedangkan Luna jatuh diatas tubuh Auel.
DEG!!! Saat itu jantung Luna berdetak cepat. Bukan hanya karena ia terjatuh diatas tubuh Auel, tapi juga karena ia baru sadar kalau saat itu wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari wajah Auel!!!
==========***==========
to be continued dulu deh...(~_~)
MR. GHOST CAPT 9(real chapt)
Luna dan Auel berjalan berdampingan dibelakang sensei. Saat itu Luna merasa bahwa sensei sangat marah saat itu. Ya, bagaimana tidak?
Auel dan Luna sudah terlambat hampir satu jam pelajaran, memanjat pagar untuk masuk, belum lagi mereka diam-diam menyelinap masuk kelas lalu ketahuan. Pasti sensei sangat bingung, hukuman apa yang pantas diberikan untuk mereka berdua?
Luna diam-diam menghembuskan nafasnya panjang.
"kenapa hari ini... Kayaknya aku sial terus..." pikirnya.
"pagi hari jatuh dari tempat tidur, telat masuk, mesti manjat pagar, dikerjain sama Shinn & Sting, sekarang... Mesti dapet hukuman dari sensei???!"
Luna menghembuskan nafasnya sekali lagi.
"sensei akan memberiku hukuman apa ya??? Lari 10km, dijemur seharian dilapangan, atau jangan-jangan sensei akan mengikat kami ditiang bendera lalu meluncurkan kami ke Saturnus dengan roket militer.... Eh???"
imajinasi Luna bermain saat itu.
"uuh.... Tidak mungkin. Masa sensei tega membuangku ke Saturnus! Iya! Tidak mungkin"
pikir Luna sambil menganggukan kepalanya. saat itu entah kenapa Auel langsung menoleh kearah Luna, dan saat itu juga Luna langsung membuang muka. Entah kenapa ia merasa kesal sekali pada Auel.
"baiklah" ucap sensei tiba-tiba.
Auel dan Luna pun menghentikan langkahnya bersamaan. Luna pun menelan ludahnya dalam-dalam berharap semoga hukuman sensei tidak seburuk yang ia pikirkan.
"aku akan memberikan kalian berdua hukuman" ucap sensei tegas.
DEG!!! Jantung Luna berdetak cepat saat mendengar sensei bicara.
"hukuman yang akan aku berikan adalah...."
Luna hampir menutup telinganya.
"kalian pel semua koridoor yang ada dilantai tiga!"
"APAA???!" pekik Luna dan Auel hampir bersamaan saat mendengar kata-kata Sensei.
"iya. Itu hukuman dariku."
"tapi, tapi, tapi sensei! Mengepel semua koridoor yang ada dilantai tiga ini... Apa tidak terlalu berlebihan?" ujar Luna gelagapan.
Tiba-tiba sensei tersenyum pada Luna.
"aah, benar juga!"
Luna tersenyum saat sensei bicara seperti itu. Terbayang dibenaknya keringanan hukuman yang akan diberikan Sensei.
"harusnya hukuman untuk kalian adalah mengepel seluruh koridoor yang ada diseluruh sekolah ini" lanjut sensei.
"haaah??!" Luna dan Auel kaget mendengar kata-kata sensei.
"tapi sensei... Maksudku bukan begitu..." Luna mencoba menjelaskan maksud perkataannya namun sensei tidak mau mendengarnya. Ia malah berjalan meninggalkan Auel dan Luna.
"ii... Waw, kita disuruh ngepel semua koridoor disekolah ini." komentar Auel tanpa rasa bersalah.
"diam!!! Kau tidak perlu mengomentarinya!" ujar Luna kesal.
"ok.... ok..... Calm down...."
seperti biasa... Nyambung ke-part 2 ya...^o^/
Auel dan Luna sudah terlambat hampir satu jam pelajaran, memanjat pagar untuk masuk, belum lagi mereka diam-diam menyelinap masuk kelas lalu ketahuan. Pasti sensei sangat bingung, hukuman apa yang pantas diberikan untuk mereka berdua?
Luna diam-diam menghembuskan nafasnya panjang.
"kenapa hari ini... Kayaknya aku sial terus..." pikirnya.
"pagi hari jatuh dari tempat tidur, telat masuk, mesti manjat pagar, dikerjain sama Shinn & Sting, sekarang... Mesti dapet hukuman dari sensei???!"
Luna menghembuskan nafasnya sekali lagi.
"sensei akan memberiku hukuman apa ya??? Lari 10km, dijemur seharian dilapangan, atau jangan-jangan sensei akan mengikat kami ditiang bendera lalu meluncurkan kami ke Saturnus dengan roket militer.... Eh???"
imajinasi Luna bermain saat itu.
"uuh.... Tidak mungkin. Masa sensei tega membuangku ke Saturnus! Iya! Tidak mungkin"
pikir Luna sambil menganggukan kepalanya. saat itu entah kenapa Auel langsung menoleh kearah Luna, dan saat itu juga Luna langsung membuang muka. Entah kenapa ia merasa kesal sekali pada Auel.
"baiklah" ucap sensei tiba-tiba.
Auel dan Luna pun menghentikan langkahnya bersamaan. Luna pun menelan ludahnya dalam-dalam berharap semoga hukuman sensei tidak seburuk yang ia pikirkan.
"aku akan memberikan kalian berdua hukuman" ucap sensei tegas.
DEG!!! Jantung Luna berdetak cepat saat mendengar sensei bicara.
"hukuman yang akan aku berikan adalah...."
Luna hampir menutup telinganya.
"kalian pel semua koridoor yang ada dilantai tiga!"
"APAA???!" pekik Luna dan Auel hampir bersamaan saat mendengar kata-kata Sensei.
"iya. Itu hukuman dariku."
"tapi, tapi, tapi sensei! Mengepel semua koridoor yang ada dilantai tiga ini... Apa tidak terlalu berlebihan?" ujar Luna gelagapan.
Tiba-tiba sensei tersenyum pada Luna.
"aah, benar juga!"
Luna tersenyum saat sensei bicara seperti itu. Terbayang dibenaknya keringanan hukuman yang akan diberikan Sensei.
"harusnya hukuman untuk kalian adalah mengepel seluruh koridoor yang ada diseluruh sekolah ini" lanjut sensei.
"haaah??!" Luna dan Auel kaget mendengar kata-kata sensei.
"tapi sensei... Maksudku bukan begitu..." Luna mencoba menjelaskan maksud perkataannya namun sensei tidak mau mendengarnya. Ia malah berjalan meninggalkan Auel dan Luna.
"ii... Waw, kita disuruh ngepel semua koridoor disekolah ini." komentar Auel tanpa rasa bersalah.
"diam!!! Kau tidak perlu mengomentarinya!" ujar Luna kesal.
"ok.... ok..... Calm down...."
seperti biasa... Nyambung ke-part 2 ya...^o^/
Kamis, 09 April 2009
A.S.T.U.R.O.B.O.T
A.S.T.U.R.O.B.O.T
by Goodnight Electric
Oh youre so cool
everythings so similar
now that i knew
youre the one its in the tube
go! Dont be scared
i will catch and drive you someday
we will be together
gonna make a million lies
yeah as you know it
its beautiful to make them happy
please drink no more
ill treat you right and say goodnight
how it could be real
let me know and let me be
cause i just wanna be
colorful like you
flourescent red
flourescent blue
flourescent yellow
flourescent green
flourescent orange
flourescent purple
flourescent pink
oh youre so cool
everythings so similar
now that i knew
youre the one its in the tube
go! Dont be scared
i will catch and drive you someday
we will be together
gonna make a million lies
by Goodnight Electric
Oh youre so cool
everythings so similar
now that i knew
youre the one its in the tube
go! Dont be scared
i will catch and drive you someday
we will be together
gonna make a million lies
yeah as you know it
its beautiful to make them happy
please drink no more
ill treat you right and say goodnight
how it could be real
let me know and let me be
cause i just wanna be
colorful like you
flourescent red
flourescent blue
flourescent yellow
flourescent green
flourescent orange
flourescent purple
flourescent pink
oh youre so cool
everythings so similar
now that i knew
youre the one its in the tube
go! Dont be scared
i will catch and drive you someday
we will be together
gonna make a million lies
Lagu ganas!!!
Nii dia lagu ganas yang telah membantai diriku!
*Haiah Geje!*
Xp
tapi, ga tau kenapa saia jadi suka ma lagu nii. Enak aja nii lagu kalo didengerin. Lagunya mirip-mirip ma musiknya The Upstairs. Gimana gituh...
Ehehe...
#1
Goodnight Electric
we are so alive
loud in your mind
electronic sight
and you all right
we are in a spot
light and a crowd
through the blockade wave
now you are safe
feeling good
and we move
no interlude
and here we go!
(we wanna make you to come, computer)
(we wanna make you to come, come along)
you're something
high attention
we're lying
on your core
so amazing
sounds and motion
we're dancing
on your shore
'coz you're number one
something in your hair
oh you dont care
flying through the air
not really scared
use your shoes and glue
nothing is true
this is how we do
now you are knew
feeling good
and we move
no interlude
and here we go
feeling good
and we move
no interlude
and now we said
are you good?
And we move
in the mood
and here we go!
*Haiah Geje!*
Xp
tapi, ga tau kenapa saia jadi suka ma lagu nii. Enak aja nii lagu kalo didengerin. Lagunya mirip-mirip ma musiknya The Upstairs. Gimana gituh...
Ehehe...
#1
Goodnight Electric
we are so alive
loud in your mind
electronic sight
and you all right
we are in a spot
light and a crowd
through the blockade wave
now you are safe
feeling good
and we move
no interlude
and here we go!
(we wanna make you to come, computer)
(we wanna make you to come, come along)
you're something
high attention
we're lying
on your core
so amazing
sounds and motion
we're dancing
on your shore
'coz you're number one
something in your hair
oh you dont care
flying through the air
not really scared
use your shoes and glue
nothing is true
this is how we do
now you are knew
feeling good
and we move
no interlude
and here we go
feeling good
and we move
no interlude
and now we said
are you good?
And we move
in the mood
and here we go!
Bantai terus..!!! Xp
wkwkwk....
Sesuai dengan judulnya, saia abis membantai sesuatu!
Eeits... Tapi jangan mikir yang aneh-aneh dulu!
Yang saia bantai itu bukan kucing, tikus, ataupun manusia
*amit-amit! Jangan sampe saia tega bantai manusia!*
tapi, yang saia bantai itu lagu #1 by Goodnight Electric
wkwkwk...
Kenapa bisa?
Karena, kemaren saia lagi main Idol Street dan ga tau kenapa ngeliat anak kecil disamping saia yang juga lagi main Idol Street lagi nge-Room, maka saia ikut2an main Room.
Dua lagu pertama saia main Room, saia masih pake lagu yang tingkat Bpm nya masih sedang(sekitar 81-101 Bpm)
tpi, waktu lagu ke-tiga, saia tertantang buat bantai lagu #1 by Goodnight Electric. Kenapa saia tertantang?
Soalnya lagu itu bisa dibilang lagu paling ganas di Idol Street. Gimana gak? Bpm nya aja 172!!!
Tapi, karena waktu itu saia lagi main room jadi saia berani. Toh ga ada orang!
Hehehe...
Dan... Bener aja waktu saia main, yang saia pikirin waktu itu adalah....
"gilee... Ni lagu ganas banget! Jadi tau w kenapa banyak yang takut ma nii lagu!"
sumpah! Stepnya ribet nd cepet, mana lagunya lama pula(lama lagunya sekitar 4 menit 30 detik)!
Waaaa.... Panen Miss!!!
Wkwkwk...
Anak kecil yang ada disamping saia sampe geleng2 kepala waktu ngeliat saia nge-room pake lagu ber bpm 172. Trus dia bilang gini
"ck... ck.... ck.... kakak sih, udah tau lagu ganas pengen dibantai! Yang ada tangannya pegel"
Hehehe...
Saia cuma bisa nyengir kuda waktu denger tu anak kecil ngomong.
Mana tangan pegel, keringet dingin pada keluar, jadi berasa kalo saia yang lagi dibantai ma nii lagu.
Jiah...! Kapok!!! Kapok!!!
Sesuai dengan judulnya, saia abis membantai sesuatu!
Eeits... Tapi jangan mikir yang aneh-aneh dulu!
Yang saia bantai itu bukan kucing, tikus, ataupun manusia
*amit-amit! Jangan sampe saia tega bantai manusia!*
tapi, yang saia bantai itu lagu #1 by Goodnight Electric
wkwkwk...
Kenapa bisa?
Karena, kemaren saia lagi main Idol Street dan ga tau kenapa ngeliat anak kecil disamping saia yang juga lagi main Idol Street lagi nge-Room, maka saia ikut2an main Room.
Dua lagu pertama saia main Room, saia masih pake lagu yang tingkat Bpm nya masih sedang(sekitar 81-101 Bpm)
tpi, waktu lagu ke-tiga, saia tertantang buat bantai lagu #1 by Goodnight Electric. Kenapa saia tertantang?
Soalnya lagu itu bisa dibilang lagu paling ganas di Idol Street. Gimana gak? Bpm nya aja 172!!!
Tapi, karena waktu itu saia lagi main room jadi saia berani. Toh ga ada orang!
Hehehe...
Dan... Bener aja waktu saia main, yang saia pikirin waktu itu adalah....
"gilee... Ni lagu ganas banget! Jadi tau w kenapa banyak yang takut ma nii lagu!"
sumpah! Stepnya ribet nd cepet, mana lagunya lama pula(lama lagunya sekitar 4 menit 30 detik)!
Waaaa.... Panen Miss!!!
Wkwkwk...
Anak kecil yang ada disamping saia sampe geleng2 kepala waktu ngeliat saia nge-room pake lagu ber bpm 172. Trus dia bilang gini
"ck... ck.... ck.... kakak sih, udah tau lagu ganas pengen dibantai! Yang ada tangannya pegel"
Hehehe...
Saia cuma bisa nyengir kuda waktu denger tu anak kecil ngomong.
Mana tangan pegel, keringet dingin pada keluar, jadi berasa kalo saia yang lagi dibantai ma nii lagu.
Jiah...! Kapok!!! Kapok!!!
Senin, 30 Maret 2009
Flashback MR. Ghost Chapt 9
Haaaah.... Akhirnya bisa posting fic saia lagi. Setelah sekian lama berkutat dengan pelajaran sekolah, Tryout yang tiada henti, juga adanya PM(DAMN!!! Its make me so crazy!!! Grr...!!!)
T.T
gomenasai buat semuuanya.....
Oia, sebelum update saia mau ngasih tau dulu. Dalam chapt ini, saia dahului dengan flashback dari beberapa chapt terdahulu. Selain itu flashbacknya juga cuma kata-kata para tokoh yang bisa dibilang jadi kunci jalannya cerita ini.
Jadi... Mudah2an pada nyambung ya dan gak pada bingung^^
oia, mungkin ada beberapa kalimat yang berubah dari chapt aslinya. Hehehe....
Gomenasai juga sebelumnya ^^a
Ok! Deh langsung aja, Here we go!
MR. Ghost~Chapt 9(flashback)
~flashback~
"Im your Mr. Ghost...."
"kau.... Tuan Hantu...???"
"siapa pria itu?"
"ke... kenapa kau tiba2 bertanya seperti itu?"
"namaku Tokihisa Aidou, salam kenal"
"kau... kau kan???!"
"sebenarnya aku dan Luna adalah sepasang kekasih"
"sebenarnya aku ini hantu sungguhan lho!"
"heh???! Ti... Tidak mungkin..."
"sebenarnya hubunganku dengan Auel memang seperti itu... Ssst... Jangan bilang2 pada Shinn ya"
"ja... jadi benar... Yang tadi itu?!"
"heii... What are u doing here?"
"....jangan dekati Luna lagi..."
"its a beautiful place!"
"jadi siapa?"
"siapa, apanya?"
"orang yang kau cintai..."
"iya... seseorang..."
"kau begitu mencintainya???"
"tentu saja... Tapi... Dia sudah punya orang lain"
"huh, kasian sekali ya aku ini?!"
"iya... tentu saja... orang seperti Auel pasti punya seseorang yang ia cinta... Kenapa aku terlalu banyak berharap?"
"tolong jangan bilang apapun pada Luna ya"
"iya... takkan kuberitahu"
"...orang yang kau cintai itu... Pasti sangat beruntung..."
"gawat!!! aku terlambat!!!"
"hwaaa..... Ini semua gara-gara TN. HANTU!!!"
~~~~~flashback end~~~~~
T.T
gomenasai buat semuuanya.....
Oia, sebelum update saia mau ngasih tau dulu. Dalam chapt ini, saia dahului dengan flashback dari beberapa chapt terdahulu. Selain itu flashbacknya juga cuma kata-kata para tokoh yang bisa dibilang jadi kunci jalannya cerita ini.
Jadi... Mudah2an pada nyambung ya dan gak pada bingung^^
oia, mungkin ada beberapa kalimat yang berubah dari chapt aslinya. Hehehe....
Gomenasai juga sebelumnya ^^a
Ok! Deh langsung aja, Here we go!
MR. Ghost~Chapt 9(flashback)
~flashback~
"Im your Mr. Ghost...."
"kau.... Tuan Hantu...???"
"siapa pria itu?"
"ke... kenapa kau tiba2 bertanya seperti itu?"
"namaku Tokihisa Aidou, salam kenal"
"kau... kau kan???!"
"sebenarnya aku dan Luna adalah sepasang kekasih"
"sebenarnya aku ini hantu sungguhan lho!"
"heh???! Ti... Tidak mungkin..."
"sebenarnya hubunganku dengan Auel memang seperti itu... Ssst... Jangan bilang2 pada Shinn ya"
"ja... jadi benar... Yang tadi itu?!"
"heii... What are u doing here?"
"....jangan dekati Luna lagi..."
"its a beautiful place!"
"jadi siapa?"
"siapa, apanya?"
"orang yang kau cintai..."
"iya... seseorang..."
"kau begitu mencintainya???"
"tentu saja... Tapi... Dia sudah punya orang lain"
"huh, kasian sekali ya aku ini?!"
"iya... tentu saja... orang seperti Auel pasti punya seseorang yang ia cinta... Kenapa aku terlalu banyak berharap?"
"tolong jangan bilang apapun pada Luna ya"
"iya... takkan kuberitahu"
"...orang yang kau cintai itu... Pasti sangat beruntung..."
"gawat!!! aku terlambat!!!"
"hwaaa..... Ini semua gara-gara TN. HANTU!!!"
~~~~~flashback end~~~~~
Sabtu, 21 Maret 2009
MIROTIC(eng translate)-TVXQ
From the start, u were sweet and simply attracted to me
you'd stay always like that
you said when you first walked up to me
all the possibilities opened up
what is love? What!
Right now it is Red Ocean
Im breaking my rules again
you know its getting boring?
You do get hurt a little bit, its all right
you want me
you've fallen for me
you're crazy for me
you cant break out,
i got u~ under my skin
its nests in your head
the sharp stare
its not me, my unmoving chrome heart
this is your choice
flowing through your veins
running through you are
millions of my crystal
finally, the end of the transformation
This must be love?
With a single kiss
the day revitalizing a powerfull pull
the second kiss, it sent a blow
to your heart and it feels hot
i have you
you know you got it!
Come on!
I got you~ under my skin
in your dreams
i order you
under my magic spell
you want to do it again,
my devils ride, you know dont have a place to breathe
Lets have fun! now that I have u~ under my skin....
you'd stay always like that
you said when you first walked up to me
all the possibilities opened up
what is love? What!
Right now it is Red Ocean
Im breaking my rules again
you know its getting boring?
You do get hurt a little bit, its all right
you want me
you've fallen for me
you're crazy for me
you cant break out,
i got u~ under my skin
its nests in your head
the sharp stare
its not me, my unmoving chrome heart
this is your choice
flowing through your veins
running through you are
millions of my crystal
finally, the end of the transformation
This must be love?
With a single kiss
the day revitalizing a powerfull pull
the second kiss, it sent a blow
to your heart and it feels hot
i have you
you know you got it!
Come on!
I got you~ under my skin
in your dreams
i order you
under my magic spell
you want to do it again,
my devils ride, you know dont have a place to breathe
Lets have fun! now that I have u~ under my skin....
Selasa, 10 Maret 2009
Kapan... Bisa ketemu???
MR. Ghost Chapt 8~part 3
==========***==========Luna dan Auel melangkah pelan dikooridor kelasnya. Mereka sengaja memperlambat langkahnya agar tidak ketauan sensei yang pasti sudah ada didalam kelas kalau mereka terlambat masuk kelas.
Auel menoleh pada Luna sejenak lalu berkata, "kita lewat pintu belakang kelas saja agar tidak ketahuan sensei!" Luna pun hanya mengangguk begitu mendengar kata-kata Auel.
(Author : ehem... Sebelum lanjut ada yang mesti dijelasin dulu. Di academy tempat Luna dkk menuntut ilmu*bahasamu ndok... ndok... Xp* Setiap ruang kelas memiliki 2pintu. Pintu pertama ada di sisi depan*byasanya Sensei masuk lewat pintu yang didepan itu. Dan pintu yang kedua ada dibelakang kelas. Waduh... Mudah2an yang baca ngerti deh! Abis, Authornya ga pinter mendeskripsikan sesuatu. Xp*
Auel lalu membuka pintu kelas dengan sangat perlahan. Ia pun melongok kedalam kelas sambil mencari apakah sedang sensei ada dikelas. Namun, ia tidak melihat sensei. "sepertinya sensei tidak ada dikelas" bisik Auel pada Luna. "apa kita langsung masuk saja?"
"jangan!" cegah Luna. "lebih baik tanya seseorang didalam kelas saja!" Auel pun hanya mengangguk mendengar perintah Luna.
"biar aku tanya dulu pada Sting" ujar Auel.
Ia pun memanggil Sting. "pssst.... Sting.... Sting...." panggil Auel sambil berbisik pada Sting yang duduk dibangku pojok paling belakang. Sting yang merasa dipanggilpun menoleh kearah suara itu. Dilihatnya Auel dan Luna yang sedang berdiri mengendap-endap dipintu kelas. Sting pun menatap mereka dengan aneh.
Melihat Sting yang menoleh pun Auel tidak menyia-yia kan kesempatan itu. Ia langsung memberi isyarat yang berarti 'apa Sensei ada didalam?' pada Sting dengan matanya. Sting yang mengerti akan isyarat itu pun tersenyum lebar dan berbisik, "tidak ada! Sensei hari ini tidak datang!"
Auel yang mendengar jawaban Sting pun menoleh pada Luna. "Sting bilang sensei tidak ada" ujarnya. Luna pun memicingkan matanya pada Auel. "masa? Aku tidak percaya, coba tanyakan lagi" ujar Luna.
Auel pun kembali memberi isyarat pada Sting yang berarti, 'yang benar? Sensei tidak ada?'. Sting yang menerima isyarat itu pun menghembuskan nafas panjang lalu mencolek tubuh Shinn yang duduk didepannya. Shinn pun menoleh pada Sting, "ada apa?"
"itu..." Sting menunjuk kearah Auel dan Luna. Saat itu, Shinn pun mengerti apa yang dimaksud oleh Sting. Ia pun tersenyum pada Auel lalu berkata, "tenang saja! Sensei tidak ada! Jadi, kalian masuk saja!"
Auel kembali menoleh pada Luna. "bagaimana?" tanyanya. "ya sudah. Masuk saja" jawab Luna. Mereka pun masuk kedalam kelas dengan mengendap-endap. Satu langkah... Dua langkah... Tiga langkah... Mereka selamat masuk kedalam kelas. Namun, pada langkah keempat...
"EHEM....!!!" tiba-tiba terdengar suara orang berdehem dibelakang mereka. Auel dan Luna pun kaget setengah mati. Mereka lalu menoleh ke arah belakang. Dilihatnya sensei berdiri dibelakang mereka dengan wajah yang amat garang. Wajah Luna pun langsung berubah pucat seketika. "gawat... Habislah sudah..." pikir Luna. Saat itu Sting dan Shinn asyik ber-tos ria sambil bersorak, "yeee... Kita berhasil!!!"
mendengar sorakan kegembiraan itu pun Luna langsung memasang tatapan membunuh kearah Shinn dan Sting. "hii... Sensei! Whats up?!" ujar Auel dengan tanpa beban. Luna pun langsung menyenggol lengan Auel dengan sikunya. "apa yang kau lakukan?" tanya Luna gemas. "ya... Aku hanya menyapa sensei... Tidak salah kan?" jawab Auel. "ini bukan saatnya untuk menyapa!!!" ujar Luna lagi.
"kalian berdua ikut aku!" perintah Sensei pada Auel dan Luna. Luna menatap wajah sensei yang sedang marah saat itu dan merasakan bahwa akan terjadi hal buruk saat itu.
TO BE CONTINUED~~~
Auel menoleh pada Luna sejenak lalu berkata, "kita lewat pintu belakang kelas saja agar tidak ketahuan sensei!" Luna pun hanya mengangguk begitu mendengar kata-kata Auel.
(Author : ehem... Sebelum lanjut ada yang mesti dijelasin dulu. Di academy tempat Luna dkk menuntut ilmu*bahasamu ndok... ndok... Xp* Setiap ruang kelas memiliki 2pintu. Pintu pertama ada di sisi depan*byasanya Sensei masuk lewat pintu yang didepan itu. Dan pintu yang kedua ada dibelakang kelas. Waduh... Mudah2an yang baca ngerti deh! Abis, Authornya ga pinter mendeskripsikan sesuatu. Xp*
Auel lalu membuka pintu kelas dengan sangat perlahan. Ia pun melongok kedalam kelas sambil mencari apakah sedang sensei ada dikelas. Namun, ia tidak melihat sensei. "sepertinya sensei tidak ada dikelas" bisik Auel pada Luna. "apa kita langsung masuk saja?"
"jangan!" cegah Luna. "lebih baik tanya seseorang didalam kelas saja!" Auel pun hanya mengangguk mendengar perintah Luna.
"biar aku tanya dulu pada Sting" ujar Auel.
Ia pun memanggil Sting. "pssst.... Sting.... Sting...." panggil Auel sambil berbisik pada Sting yang duduk dibangku pojok paling belakang. Sting yang merasa dipanggilpun menoleh kearah suara itu. Dilihatnya Auel dan Luna yang sedang berdiri mengendap-endap dipintu kelas. Sting pun menatap mereka dengan aneh.
Melihat Sting yang menoleh pun Auel tidak menyia-yia kan kesempatan itu. Ia langsung memberi isyarat yang berarti 'apa Sensei ada didalam?' pada Sting dengan matanya. Sting yang mengerti akan isyarat itu pun tersenyum lebar dan berbisik, "tidak ada! Sensei hari ini tidak datang!"
Auel yang mendengar jawaban Sting pun menoleh pada Luna. "Sting bilang sensei tidak ada" ujarnya. Luna pun memicingkan matanya pada Auel. "masa? Aku tidak percaya, coba tanyakan lagi" ujar Luna.
Auel pun kembali memberi isyarat pada Sting yang berarti, 'yang benar? Sensei tidak ada?'. Sting yang menerima isyarat itu pun menghembuskan nafas panjang lalu mencolek tubuh Shinn yang duduk didepannya. Shinn pun menoleh pada Sting, "ada apa?"
"itu..." Sting menunjuk kearah Auel dan Luna. Saat itu, Shinn pun mengerti apa yang dimaksud oleh Sting. Ia pun tersenyum pada Auel lalu berkata, "tenang saja! Sensei tidak ada! Jadi, kalian masuk saja!"
Auel kembali menoleh pada Luna. "bagaimana?" tanyanya. "ya sudah. Masuk saja" jawab Luna. Mereka pun masuk kedalam kelas dengan mengendap-endap. Satu langkah... Dua langkah... Tiga langkah... Mereka selamat masuk kedalam kelas. Namun, pada langkah keempat...
"EHEM....!!!" tiba-tiba terdengar suara orang berdehem dibelakang mereka. Auel dan Luna pun kaget setengah mati. Mereka lalu menoleh ke arah belakang. Dilihatnya sensei berdiri dibelakang mereka dengan wajah yang amat garang. Wajah Luna pun langsung berubah pucat seketika. "gawat... Habislah sudah..." pikir Luna. Saat itu Sting dan Shinn asyik ber-tos ria sambil bersorak, "yeee... Kita berhasil!!!"
mendengar sorakan kegembiraan itu pun Luna langsung memasang tatapan membunuh kearah Shinn dan Sting. "hii... Sensei! Whats up?!" ujar Auel dengan tanpa beban. Luna pun langsung menyenggol lengan Auel dengan sikunya. "apa yang kau lakukan?" tanya Luna gemas. "ya... Aku hanya menyapa sensei... Tidak salah kan?" jawab Auel. "ini bukan saatnya untuk menyapa!!!" ujar Luna lagi.
"kalian berdua ikut aku!" perintah Sensei pada Auel dan Luna. Luna menatap wajah sensei yang sedang marah saat itu dan merasakan bahwa akan terjadi hal buruk saat itu.
TO BE CONTINUED~~~
Senin, 09 Maret 2009
MR. Ghost Chapt 8~part 2
==========***==========
Luna berlari sekencang-kencangnya menuju sekolah. "aku terlambat!!!" pekiknya sambil berlari. Ia terus berlari secepat yang ia bisa, berharap ia tidak akan terlambat. "kalau aku sampai terlambat, ini semua gara-gara tn. Hantu!!!" ujarnya dalam hati. Iya, bagaimana tidak? Kalau Aidou tidak mengejutkan Luna dengan tertidur disampingnya, ia tentu tidak akan kaget. Tidak perlu jatuh dari tempat tidur, tidak perlu bertengkar, dan tidak perlu terlambat! Tapi, sekarang apa yang mau Luna perbuat? Yang lalu biarlah berlalu. Luna kini hanya dapat berharap ada keajaiban yang dapat menyelamatkannya dan tidak akan membuat harinya makin buruk.
"benar-benar terlambat...." ujar Luna begitu sampai disekolahnya. Dilihatnya pintu gerbang sekolahnya yang super tinggi telah tertutup rapat. Luna pun harus menelan ludah dalam-dalam karena permohonannya supaya tidak terlambat sama sekali tidak terkabul.
"bagaimana ini..." keluh Luna dalam hati. Saat Luna sedang termenung karena tidak bisa masuk ke dalam sekolahnya. Tiba-tiba terdengar suara orang yang sedang berlari menuju kearahnya. Luna tersentak, lalu menoleh. Dilihatnya seorang pemuda yang sepertinya satu sekolah dengannya sedang berlari kearahnya. Luna memicingkan matanya, penasaran siapa sosok yang tengah berlari itu. Makin lama sosok itu makin dekat dan sampai akhirnya Luna dapat melihat orang itu. Pemuda dengan rambut biru langit itu...
"Auel..." ucap Luna pendek saat Auel sampai dihadapannya. Luna memutar bola matanya sejenak, "bagus, apa bisa hari ini jadi lebih buruk lagi?" ucap Luna dalam hati. "Lun... Kau... Terlambat... Juga?" tanya Auel ditengah napasnya yang terengah-engah karena berlari tadi. "kau bisa lihat sendiri, kan?!" jawab Luna datar sambil membuang muka.
Auel menatap pintu gerbang yang telah tertutup. "sepertinya kita sudah terlambat sekali." ujarnya. Luna hanya diam tak menanggapi. "baiklah aku duluan ya!" ujar Auel pada Luna. Luna pun menoleh. Dilihatnya Auel tengah memanjat pagar sekolahnya. "apa yang kau lakukan?!" pekik Luna.
"ya manjat. Emangnya mau ngapain lagi? Kamu juga, lebih baik panjat aja pagernya." ujar Auel yang telah sampai diseberang pagar. "huh, untuk apa aku panjat pagar?" jawab Luna.
"kalau kau tidak mau masuk kelas juga ga apa-apa sih. Ya udah aku duluan" ujar Auel sambil beranjak dari tempat itu.
"tu... tu... tunggu dulu!" cegah Luna. Auelpun menghentikan langkahnya. "ba... baiklah... Aku akan panjat pagar ini. Tapi kau tunggu aku! Kita sama-sama ke kelas!" ujar Luna segan.
Secercah senyum tergambar diwajah Auel saat Luna mengatakan itu. "baiklah. Ayo, cepat naik" ujar Auel.
Perlahan Luna memanjat pagar itu. Saat Luna hampir sampai diseberang pagar itu. Tiba-tiba kaki Luna terpeleset, "gawat..." ujar Luna. Saat itu Luna hampir saja jatuh. Namun, untung saja Auel bisa menangkap tubuh Luna dengan sukses. "akh..." rintih Luna. Jantungnya berdebar sangat kencang karena ia kira saat itu ia akan jatuh terhempas ketanah.
"are u Okay?" tanya Auel dengan nada khawatir. Luna menatap Auel sejenak. Masih tersirat wajah ketakutan diraut wajah Luna. Lunapun terkejut saat ia menyadari bahwa kini ia telah berada digendongan Auel. Rupanya Auel tadi yang menyelamatkannya. "are u okay?" tanya Auel lagi. "ouh... Ya.... Im okay...." jawab Luna gagap sambil membuang muka dari Auel. Berharap bahwa Auel tidak melihat rona merah diwajahnya. "bisa kau turunkan aku sekarang?" ujar Luna. "sure..." Auel lalu menurunkan Luna dari gendongannya.
"sebaiknya kita cepat masuk kelas" ujar Auel pada Luna. Luna pun hanya mengangguk lalu berjalan dibelakang Auel.
Entah kenapa saat Luna menatap wajah Auel tadi dirasakannya gemuruh didadanya. Jantungnya berdetak lebih cepat daripada biasanya. "this is love?" pikir Luna dalam hati. Namun, Luna buru-buru menampiknya. "kenapa aku mikir kayak gini? Aku tidak boleh berpikir seperti itu, kan? Karena ada seseorang yang sangat mencintai Auel. Aiko... Iya, Aiko sangat mencintai Auel... Aku... tidak boleh merasakan hal ini padanya" ujar Luna dalam hati.
==========***==========
(nyambung kepart 3)
Luna berlari sekencang-kencangnya menuju sekolah. "aku terlambat!!!" pekiknya sambil berlari. Ia terus berlari secepat yang ia bisa, berharap ia tidak akan terlambat. "kalau aku sampai terlambat, ini semua gara-gara tn. Hantu!!!" ujarnya dalam hati. Iya, bagaimana tidak? Kalau Aidou tidak mengejutkan Luna dengan tertidur disampingnya, ia tentu tidak akan kaget. Tidak perlu jatuh dari tempat tidur, tidak perlu bertengkar, dan tidak perlu terlambat! Tapi, sekarang apa yang mau Luna perbuat? Yang lalu biarlah berlalu. Luna kini hanya dapat berharap ada keajaiban yang dapat menyelamatkannya dan tidak akan membuat harinya makin buruk.
"benar-benar terlambat...." ujar Luna begitu sampai disekolahnya. Dilihatnya pintu gerbang sekolahnya yang super tinggi telah tertutup rapat. Luna pun harus menelan ludah dalam-dalam karena permohonannya supaya tidak terlambat sama sekali tidak terkabul.
"bagaimana ini..." keluh Luna dalam hati. Saat Luna sedang termenung karena tidak bisa masuk ke dalam sekolahnya. Tiba-tiba terdengar suara orang yang sedang berlari menuju kearahnya. Luna tersentak, lalu menoleh. Dilihatnya seorang pemuda yang sepertinya satu sekolah dengannya sedang berlari kearahnya. Luna memicingkan matanya, penasaran siapa sosok yang tengah berlari itu. Makin lama sosok itu makin dekat dan sampai akhirnya Luna dapat melihat orang itu. Pemuda dengan rambut biru langit itu...
"Auel..." ucap Luna pendek saat Auel sampai dihadapannya. Luna memutar bola matanya sejenak, "bagus, apa bisa hari ini jadi lebih buruk lagi?" ucap Luna dalam hati. "Lun... Kau... Terlambat... Juga?" tanya Auel ditengah napasnya yang terengah-engah karena berlari tadi. "kau bisa lihat sendiri, kan?!" jawab Luna datar sambil membuang muka.
Auel menatap pintu gerbang yang telah tertutup. "sepertinya kita sudah terlambat sekali." ujarnya. Luna hanya diam tak menanggapi. "baiklah aku duluan ya!" ujar Auel pada Luna. Luna pun menoleh. Dilihatnya Auel tengah memanjat pagar sekolahnya. "apa yang kau lakukan?!" pekik Luna.
"ya manjat. Emangnya mau ngapain lagi? Kamu juga, lebih baik panjat aja pagernya." ujar Auel yang telah sampai diseberang pagar. "huh, untuk apa aku panjat pagar?" jawab Luna.
"kalau kau tidak mau masuk kelas juga ga apa-apa sih. Ya udah aku duluan" ujar Auel sambil beranjak dari tempat itu.
"tu... tu... tunggu dulu!" cegah Luna. Auelpun menghentikan langkahnya. "ba... baiklah... Aku akan panjat pagar ini. Tapi kau tunggu aku! Kita sama-sama ke kelas!" ujar Luna segan.
Secercah senyum tergambar diwajah Auel saat Luna mengatakan itu. "baiklah. Ayo, cepat naik" ujar Auel.
Perlahan Luna memanjat pagar itu. Saat Luna hampir sampai diseberang pagar itu. Tiba-tiba kaki Luna terpeleset, "gawat..." ujar Luna. Saat itu Luna hampir saja jatuh. Namun, untung saja Auel bisa menangkap tubuh Luna dengan sukses. "akh..." rintih Luna. Jantungnya berdebar sangat kencang karena ia kira saat itu ia akan jatuh terhempas ketanah.
"are u Okay?" tanya Auel dengan nada khawatir. Luna menatap Auel sejenak. Masih tersirat wajah ketakutan diraut wajah Luna. Lunapun terkejut saat ia menyadari bahwa kini ia telah berada digendongan Auel. Rupanya Auel tadi yang menyelamatkannya. "are u okay?" tanya Auel lagi. "ouh... Ya.... Im okay...." jawab Luna gagap sambil membuang muka dari Auel. Berharap bahwa Auel tidak melihat rona merah diwajahnya. "bisa kau turunkan aku sekarang?" ujar Luna. "sure..." Auel lalu menurunkan Luna dari gendongannya.
"sebaiknya kita cepat masuk kelas" ujar Auel pada Luna. Luna pun hanya mengangguk lalu berjalan dibelakang Auel.
Entah kenapa saat Luna menatap wajah Auel tadi dirasakannya gemuruh didadanya. Jantungnya berdetak lebih cepat daripada biasanya. "this is love?" pikir Luna dalam hati. Namun, Luna buru-buru menampiknya. "kenapa aku mikir kayak gini? Aku tidak boleh berpikir seperti itu, kan? Karena ada seseorang yang sangat mencintai Auel. Aiko... Iya, Aiko sangat mencintai Auel... Aku... tidak boleh merasakan hal ini padanya" ujar Luna dalam hati.
==========***==========
(nyambung kepart 3)
Minggu, 01 Maret 2009
MR. Ghost Chapt~8
Fyuuh... Akhirnya... My first Try Out are over! Yeaaah.....! Hhahaha.... Lumayan lah nilainya... fufufu.... Dan... Bersamaan dengan itu... Saia telah menyelesaikan lanjutan fic saia nii. Hhmmm.... Tapi, please banget dicomment ya! Saia pengen banget dikasih kritik dan saran yang membangun biar fic saia ini bisa berkembang.
(kali aja bisa dijadiin novel gituh! Wkwkwk)
oia, mengenai chapter ini agak berbeda. Saia pengen banget ngasih hal lucu buat fic saia nii. Kenapa? Karena, yang namanya fanfic ya harus ada yang lucu2...(ga juga...)
hhmm... Semoga ga garing deh! Oia, sekali lagi fic saia kini pun bakal terbagi jadi beberapa bagian...
Harap maklum...
ok... Here we go!
MR. Ghost Chapt~8
Matahari mulai muncul diufur timur. Membangunkan semua makhluk yang tengah terlelap tidur dengan hangat sinarnya. Walau dengan munculnya sang surya itu menjadi pertanda bahwa para makhluk siang akan memulai harinya, Luna masih saja terlelap diatas ranjangnya yang nyaman. Luna baru membuka matanya saat hembusan angin pagi masuk kedalam kamarnya melalui kaca jendela yang terbuka dan membuatnya bergidik. Walau begitu, Luna enggan bangun dari tempat tidurnya dan malah menutupi tubuhnya dengan selimut.
PLEK!!! Tiba-tiba Luna merasa seseorang merangkul Luna dari belakang. Tapi, bagaimana mungkin seseorang dapat merangkul tubuhnya? Toh, ia belum beranjak dari tempat tidur. Luna pun menoleh kebelakang. Dilihatnya seorang pemuda berambut putih yang tak lain dan tak bukan adalah Aidou sedang tertidur lelap disampingnya. Luna kaget bukan main. Wajahnya berubah merah seketika saat melihat Aidou. "Hwaaaa.....!!!" pekik Luna sambil loncat dari tempat tidur. Namun, GUBRAK!!! Luna malah terjatuh dari tempat tidurnya. "aduh... Sakit..." rintihnya. "heii... Luna sedang apa kau disitu?" tanya Aidou saat melihat Luna yang sedang merintih dilantai kamarnya. Luna memicingkan matanya pada Aidou yang rupanya terbangun saat mendengar Luna memekik.
"Harusnya aku yang tanya begitu, kan?! Kenapa kau ada ditempat tidurku?" ujar Luna gemas. "aku disini ya tidur... Emangnya mau ngapain lagi?" jawab Aidou datar sambil mengucek-ucek matanya. "What?!" mulut Luna hampir terbuka saat mendengar jawaban yang keluar dari mulut Aidou. "yang benar saja!" Luna melempar bantal yang ada didekatnya dan mendarat dengan sukses diwajah Aidou. "kau ini kenapa sih! Aku ini kesini cuma numpang tidur! Kenapa malah dilempar bantal?!" ujar Aidou kesal. "kau itu yang kenapa?! Seenaknya saja masuk kamar perempuan! Lagipula sejak kapan kau masuk?!" ujar Luna gemas. "akh... Aku udah ada disini sejak semalam! Masa kau tidak sadar?" timpal Aidou. Luna tertegun sejenak mendengar jawaban Aidou. "sejak semalam..." sedetik kemudian Luna berteriak keras, "kyaaa.... Jadi, semalaman kau tidur bersamaku?!"
"itu benar!" jawab Aidou enteng sambil cengengesan.
"ja... Ja.... Jangan-jangan..... Kau...." ucap Luna terbata-bata.
"tenang saja! Aku ga ngapa-ngapain kok!" ujar Aidou. "aku kan bukan pria yang pikirannya selalu lari kearah situ".
"syukur kalo gitu!" jawab Luna lega. "eh? Tapi tunggu dulu! Kau ini kan hantu. Tapi, kenapa kau tidur disini?" tanya Luna kemudian.
"akh, kau ini. Apa karena aku ini hantu makanya kamu pikir aku ini harus tidur dikuburan gitu?!" Aidou menjawab pertanyaan Luna dengan ketus. "harusnya memang seperti itu, kan?" ujar Luna seakan memojokkan Aidou. "akh, kau ini! Kenapa jadi memojokkanku seperti itu?" protes Aidou. "aku tidak memojokkan. Hanya kau saja yang merasa terpojok..." jawab Luna enteng. Aidou hanya menatap Luna dengan tatapan kesal. "lagipula kau ini kan hantu" sambung Luna. "kalau kau hantu, kenapa kau butuh tidur?"
"bukannya aku sudah bilang padamu kalau..." kata-kata Aidou terputus karena Luna memotong pembicaraannya. "ya... ya... Kau bilang kalau kau adalah hantu. Kau menampakkan diri dan menyamar jadi siswa baru disekolahku karena ada satu MISI! Tapi itu bukan alasan untuk masuk kedalam kamarku, kan?!" Luna memasang wajah cemberut pada Aidou.
"justru karena itu aku numpang tidur disini! Karena sekarang wujudku sebagai manusia, jadi sekang aku bisa merasakan semua yang bisa manusia rasakan" jelas Aidou. "karena sekarang wujudku manusia, aku jadi bisa merasakan lapar, haus, juga kantuk"
"kalau begitu kenapa kau malah datang kesini?!" Luna makin merasa gemas.
"memang aku harus kemana lagi? Harus kerumah keluargaku? Yang ada mereka malah kabur karena ngeliat aku yang harusnya udah jadi hantu tapi malah muncul dihadapan mereka." Jawab Aidou panjang lebar yang membuat Luna diam.
"akh... Ngomong-ngomong apa kamu ga berangkat sekolah?" Aidou tampak mengalihkan pembicaraan. "liat tuh udah siang banget!" ujar Aidou lagi sambil menunjuk keluar jendela kamar.
Luna menoleh keluar jendela sejenak. Dilihatnya matahari telah bersinar terang diluar. "gawat..." bisik Luna. "AKU TERLAMBAT!!!!"
====(nyambung kepart 2)====
(kali aja bisa dijadiin novel gituh! Wkwkwk)
oia, mengenai chapter ini agak berbeda. Saia pengen banget ngasih hal lucu buat fic saia nii. Kenapa? Karena, yang namanya fanfic ya harus ada yang lucu2...(ga juga...)
hhmm... Semoga ga garing deh! Oia, sekali lagi fic saia kini pun bakal terbagi jadi beberapa bagian...
Harap maklum...
ok... Here we go!
MR. Ghost Chapt~8
Matahari mulai muncul diufur timur. Membangunkan semua makhluk yang tengah terlelap tidur dengan hangat sinarnya. Walau dengan munculnya sang surya itu menjadi pertanda bahwa para makhluk siang akan memulai harinya, Luna masih saja terlelap diatas ranjangnya yang nyaman. Luna baru membuka matanya saat hembusan angin pagi masuk kedalam kamarnya melalui kaca jendela yang terbuka dan membuatnya bergidik. Walau begitu, Luna enggan bangun dari tempat tidurnya dan malah menutupi tubuhnya dengan selimut.
PLEK!!! Tiba-tiba Luna merasa seseorang merangkul Luna dari belakang. Tapi, bagaimana mungkin seseorang dapat merangkul tubuhnya? Toh, ia belum beranjak dari tempat tidur. Luna pun menoleh kebelakang. Dilihatnya seorang pemuda berambut putih yang tak lain dan tak bukan adalah Aidou sedang tertidur lelap disampingnya. Luna kaget bukan main. Wajahnya berubah merah seketika saat melihat Aidou. "Hwaaaa.....!!!" pekik Luna sambil loncat dari tempat tidur. Namun, GUBRAK!!! Luna malah terjatuh dari tempat tidurnya. "aduh... Sakit..." rintihnya. "heii... Luna sedang apa kau disitu?" tanya Aidou saat melihat Luna yang sedang merintih dilantai kamarnya. Luna memicingkan matanya pada Aidou yang rupanya terbangun saat mendengar Luna memekik.
"Harusnya aku yang tanya begitu, kan?! Kenapa kau ada ditempat tidurku?" ujar Luna gemas. "aku disini ya tidur... Emangnya mau ngapain lagi?" jawab Aidou datar sambil mengucek-ucek matanya. "What?!" mulut Luna hampir terbuka saat mendengar jawaban yang keluar dari mulut Aidou. "yang benar saja!" Luna melempar bantal yang ada didekatnya dan mendarat dengan sukses diwajah Aidou. "kau ini kenapa sih! Aku ini kesini cuma numpang tidur! Kenapa malah dilempar bantal?!" ujar Aidou kesal. "kau itu yang kenapa?! Seenaknya saja masuk kamar perempuan! Lagipula sejak kapan kau masuk?!" ujar Luna gemas. "akh... Aku udah ada disini sejak semalam! Masa kau tidak sadar?" timpal Aidou. Luna tertegun sejenak mendengar jawaban Aidou. "sejak semalam..." sedetik kemudian Luna berteriak keras, "kyaaa.... Jadi, semalaman kau tidur bersamaku?!"
"itu benar!" jawab Aidou enteng sambil cengengesan.
"ja... Ja.... Jangan-jangan..... Kau...." ucap Luna terbata-bata.
"tenang saja! Aku ga ngapa-ngapain kok!" ujar Aidou. "aku kan bukan pria yang pikirannya selalu lari kearah situ".
"syukur kalo gitu!" jawab Luna lega. "eh? Tapi tunggu dulu! Kau ini kan hantu. Tapi, kenapa kau tidur disini?" tanya Luna kemudian.
"akh, kau ini. Apa karena aku ini hantu makanya kamu pikir aku ini harus tidur dikuburan gitu?!" Aidou menjawab pertanyaan Luna dengan ketus. "harusnya memang seperti itu, kan?" ujar Luna seakan memojokkan Aidou. "akh, kau ini! Kenapa jadi memojokkanku seperti itu?" protes Aidou. "aku tidak memojokkan. Hanya kau saja yang merasa terpojok..." jawab Luna enteng. Aidou hanya menatap Luna dengan tatapan kesal. "lagipula kau ini kan hantu" sambung Luna. "kalau kau hantu, kenapa kau butuh tidur?"
"bukannya aku sudah bilang padamu kalau..." kata-kata Aidou terputus karena Luna memotong pembicaraannya. "ya... ya... Kau bilang kalau kau adalah hantu. Kau menampakkan diri dan menyamar jadi siswa baru disekolahku karena ada satu MISI! Tapi itu bukan alasan untuk masuk kedalam kamarku, kan?!" Luna memasang wajah cemberut pada Aidou.
"justru karena itu aku numpang tidur disini! Karena sekarang wujudku sebagai manusia, jadi sekang aku bisa merasakan semua yang bisa manusia rasakan" jelas Aidou. "karena sekarang wujudku manusia, aku jadi bisa merasakan lapar, haus, juga kantuk"
"kalau begitu kenapa kau malah datang kesini?!" Luna makin merasa gemas.
"memang aku harus kemana lagi? Harus kerumah keluargaku? Yang ada mereka malah kabur karena ngeliat aku yang harusnya udah jadi hantu tapi malah muncul dihadapan mereka." Jawab Aidou panjang lebar yang membuat Luna diam.
"akh... Ngomong-ngomong apa kamu ga berangkat sekolah?" Aidou tampak mengalihkan pembicaraan. "liat tuh udah siang banget!" ujar Aidou lagi sambil menunjuk keluar jendela kamar.
Luna menoleh keluar jendela sejenak. Dilihatnya matahari telah bersinar terang diluar. "gawat..." bisik Luna. "AKU TERLAMBAT!!!!"
====(nyambung kepart 2)====
Kamis, 19 Februari 2009
Chap 7~PaRT 2
Haiya!!! Chapt ficku kini terpotong jadi beberapa bagian lagi! Saia minta maaf ya.... But still enjoy my fanfic ya.... Jangan lupa dicomment!
MR. Ghost chapt 7 part2
"this the place!" ucap Auel begitu sampai ditempat yang ia maksud. Aiko turun dari sepeda dan menatap tempat yang Auel maksud.
Sebuah taman dengan bunga2 yang bermekaran dan kupu-kupu hinggap. Ada sebuah sungai kecil yang mengalir ditaman itu. "bagus, kan?" ucap Auel. Aiko mengangguk pelan. "its a beautiful place...." ucap Aiko dalam hati. Seperti mimpi saja Auel mengajaknya ketempat seindah itu.
Aiko duduk dibangku yang ada ditaman itu bersama Auel. Mereka saling diam. Hingga terdengar Lagu Journey by Angela Zhang mengalun dari handphone milik Aiko memecah kesunyian diantara mereka. Aiko mengambil handphone yang ada disakunya.
One Message Recevied.
Itulah tulisan yang ada dilayar handphonenya. Aiko pun membuka pesan singkat yang masuk.
From : Luna
Hii... There???
Aiko menatap handphonenya sejenak, lalu menyimpannya disaku. Tidak ada niat Aiko untuk membalas SMS dari Luna.
"kenapa ga dijawab?" tanya Auel saat Aiko menyimpan kembali handphonenya kedalam saku. "eh? Tidak apa... Hanya... Kupikir tidak penting" ucap Aiko. "ouh...." Auel hanya menjawab datar. Mereka kembali diam sejenak.
"ternyata kau ini pendiam sekali, ya?" ucap Auel sekali lagi. Aiko pun hanya tersipu mendengar kata-kata Auel. "iya, banyak yang bilang begitu" Auel pun menyandarkan tubuhnya pada bangku taman. Ia menatap langit sejenak. "Aiko...." panggilnya. Aiko pun menoleh, "ya...". "apa kamu punya seorang yang kamu cintai?" tanya Auel. Wajah Aiko pun langsung merona merah, "ke... Kenapa kamu bertanya seperti itu?" Aiko menjawab pertanyaan Auel dengan pertanyaannya. "nope... Just asking..." Auel menjawab datar. Aiko diam sejenak, "tentu saja... Setiap orang pasti punya seseorang yang amat dicintai kan? Bukan cuma aku... Auel pasti juga punya seseorang yang dicintai kan?" .Auel diam mendengar jawaban Aiko. "ya, aku tau." Auel menghembuskan nafas panjang. Aiko tersenyum mendengar jawaban Auel. "jadi, siapa?" tanya Aiko. "siapa apanya?" Auel tampak tak mengerti. "kau tau kan? Siapa orang yang kau maksud itu? Seseorang yang kau cintai..." jelas Aiko. Auel diam sejenak. "iya... Seseorang..." jawab Auel singkat. "apakah dia cantik?" Aiko bertanya lagi. "kurasa tidak..." Auel menjawab datar lagi.
".....?"
"dia itu tidak cantik, cerewet, dan kalau bertemu denganku pasti, selalu bertengkar! Tidak tau kenapa aku sama sekali tidak pernah akur dengannya. Aku juga tidak tau kenapa aku bisa merasakan hal seperti ini padanya, bukan pada orang lain." Auel diam sejenak. Dibiarkannya angin sepoi membelai wajahnya. "kau begitu mencintai orang itu?" tanya Aiko. "tentu saja" jawab Auel pelan. "kenapa kau tidak bilang saja padanya?"
"karena... Dia... Sudah jadi milik orang lain" Auel kembali menatap langit biru. "aku sebenarnya... Sudah lama ingin mengatakan itu padanya. Tapi, saat aku ingin bilang entah kenapa ujung-ujungnya kami selalu bertengkar. Dan, akhirnya ia sudah memilih orang lain... Huh, kasihan sekali ya, aku ini?" ucap Auel.
Aiko yang mendengar kata-kata Auel pun hanya bisa diam.
"iya... Tentu saja. Orang seperti Auel pasti punya orang yang amat dicintai. Kenapa aku berharap terlalu banyak?" ucap Aiko dalam hati.
"haha... Kenapa aku jadi kayak 'curhat' ke kamu ya!" ucap Auel. Ia bangkit dari tempat itu. "sudah siang. Aku antar kau pulang" ucap Auel. Aiko hanya mengangguk lalu mengikuti kata2 Auel. Aiko kembali dibonceng naik sepeda oleh Auel.
"terima kasih, ya" ucap Aiko saat sampai didepan rumahnya. "iya, no problms" ujar Auel sambil melihat sekeliling rumah Aiko. "mau masuk?" tanya Aiko. "akh, ga! Kapan-kapan aja. Oia, omonganku yang tadi itu... Tolong jangan kau beritahu pada Luna, ya?" ujar Auel. Aiko pun tersenyum. "tenang saja! Tidak akan kuberi tau pada Luna."
"Stellar, Shinn, dan Sting juga tidak akan kuberi tau!" ujar Aiko lagi begitu melihat wajah Auel yang khawatir. Auel pun trsenyum, "thx..."
"oia, Aiko satu lagi. Waktu kau bilang "setiap orang pasti punya orang yang dicintai" aku tau, saat ini kau punya seseorang yang amat kau cintai. Aku cuma mau bilang bahwa orang yang kamu cintai itu pasti sangat beruntung". Aiko terdiam mendengar ucapan Auel.
"ok! See u..." ucap Auel lalu pergi dari tempat itu. Aiko pun menatap sosok Auel yang makin lama makin jauh.
"orang yang kamu cintai itu pasti sangat beruntung"
ucapan Auel yang tadi masih terngiang ditelinga Aiko. Orang yang beruntung? Bagaimana Auel bisa mengatakan hal itu, kalau yang sebenarnya orang yang Aiko cintai itu adalah AUEL!!!
MR. Ghost chapt 7 part2
"this the place!" ucap Auel begitu sampai ditempat yang ia maksud. Aiko turun dari sepeda dan menatap tempat yang Auel maksud.
Sebuah taman dengan bunga2 yang bermekaran dan kupu-kupu hinggap. Ada sebuah sungai kecil yang mengalir ditaman itu. "bagus, kan?" ucap Auel. Aiko mengangguk pelan. "its a beautiful place...." ucap Aiko dalam hati. Seperti mimpi saja Auel mengajaknya ketempat seindah itu.
Aiko duduk dibangku yang ada ditaman itu bersama Auel. Mereka saling diam. Hingga terdengar Lagu Journey by Angela Zhang mengalun dari handphone milik Aiko memecah kesunyian diantara mereka. Aiko mengambil handphone yang ada disakunya.
One Message Recevied.
Itulah tulisan yang ada dilayar handphonenya. Aiko pun membuka pesan singkat yang masuk.
From : Luna
Hii... There???
Aiko menatap handphonenya sejenak, lalu menyimpannya disaku. Tidak ada niat Aiko untuk membalas SMS dari Luna.
"kenapa ga dijawab?" tanya Auel saat Aiko menyimpan kembali handphonenya kedalam saku. "eh? Tidak apa... Hanya... Kupikir tidak penting" ucap Aiko. "ouh...." Auel hanya menjawab datar. Mereka kembali diam sejenak.
"ternyata kau ini pendiam sekali, ya?" ucap Auel sekali lagi. Aiko pun hanya tersipu mendengar kata-kata Auel. "iya, banyak yang bilang begitu" Auel pun menyandarkan tubuhnya pada bangku taman. Ia menatap langit sejenak. "Aiko...." panggilnya. Aiko pun menoleh, "ya...". "apa kamu punya seorang yang kamu cintai?" tanya Auel. Wajah Aiko pun langsung merona merah, "ke... Kenapa kamu bertanya seperti itu?" Aiko menjawab pertanyaan Auel dengan pertanyaannya. "nope... Just asking..." Auel menjawab datar. Aiko diam sejenak, "tentu saja... Setiap orang pasti punya seseorang yang amat dicintai kan? Bukan cuma aku... Auel pasti juga punya seseorang yang dicintai kan?" .Auel diam mendengar jawaban Aiko. "ya, aku tau." Auel menghembuskan nafas panjang. Aiko tersenyum mendengar jawaban Auel. "jadi, siapa?" tanya Aiko. "siapa apanya?" Auel tampak tak mengerti. "kau tau kan? Siapa orang yang kau maksud itu? Seseorang yang kau cintai..." jelas Aiko. Auel diam sejenak. "iya... Seseorang..." jawab Auel singkat. "apakah dia cantik?" Aiko bertanya lagi. "kurasa tidak..." Auel menjawab datar lagi.
".....?"
"dia itu tidak cantik, cerewet, dan kalau bertemu denganku pasti, selalu bertengkar! Tidak tau kenapa aku sama sekali tidak pernah akur dengannya. Aku juga tidak tau kenapa aku bisa merasakan hal seperti ini padanya, bukan pada orang lain." Auel diam sejenak. Dibiarkannya angin sepoi membelai wajahnya. "kau begitu mencintai orang itu?" tanya Aiko. "tentu saja" jawab Auel pelan. "kenapa kau tidak bilang saja padanya?"
"karena... Dia... Sudah jadi milik orang lain" Auel kembali menatap langit biru. "aku sebenarnya... Sudah lama ingin mengatakan itu padanya. Tapi, saat aku ingin bilang entah kenapa ujung-ujungnya kami selalu bertengkar. Dan, akhirnya ia sudah memilih orang lain... Huh, kasihan sekali ya, aku ini?" ucap Auel.
Aiko yang mendengar kata-kata Auel pun hanya bisa diam.
"iya... Tentu saja. Orang seperti Auel pasti punya orang yang amat dicintai. Kenapa aku berharap terlalu banyak?" ucap Aiko dalam hati.
"haha... Kenapa aku jadi kayak 'curhat' ke kamu ya!" ucap Auel. Ia bangkit dari tempat itu. "sudah siang. Aku antar kau pulang" ucap Auel. Aiko hanya mengangguk lalu mengikuti kata2 Auel. Aiko kembali dibonceng naik sepeda oleh Auel.
"terima kasih, ya" ucap Aiko saat sampai didepan rumahnya. "iya, no problms" ujar Auel sambil melihat sekeliling rumah Aiko. "mau masuk?" tanya Aiko. "akh, ga! Kapan-kapan aja. Oia, omonganku yang tadi itu... Tolong jangan kau beritahu pada Luna, ya?" ujar Auel. Aiko pun tersenyum. "tenang saja! Tidak akan kuberi tau pada Luna."
"Stellar, Shinn, dan Sting juga tidak akan kuberi tau!" ujar Aiko lagi begitu melihat wajah Auel yang khawatir. Auel pun trsenyum, "thx..."
"oia, Aiko satu lagi. Waktu kau bilang "setiap orang pasti punya orang yang dicintai" aku tau, saat ini kau punya seseorang yang amat kau cintai. Aku cuma mau bilang bahwa orang yang kamu cintai itu pasti sangat beruntung". Aiko terdiam mendengar ucapan Auel.
"ok! See u..." ucap Auel lalu pergi dari tempat itu. Aiko pun menatap sosok Auel yang makin lama makin jauh.
"orang yang kamu cintai itu pasti sangat beruntung"
ucapan Auel yang tadi masih terngiang ditelinga Aiko. Orang yang beruntung? Bagaimana Auel bisa mengatakan hal itu, kalau yang sebenarnya orang yang Aiko cintai itu adalah AUEL!!!
Selasa, 10 Februari 2009
Chapt7
Wew, chapt 7 akhirnya terbit juga! Hehehe... Saya seneng banget karena chapt 7 nii terbit dengan EYD yang telah saia sempurnakan!
YATTA!!!
How bout my english? More better??? Hhahaha.... Here we go....
Mr. Ghost~Chapt 7
Gubrak!!!
Luna terjatuh dari tempat tidurnya. "ukh! Sakit" rintihnya sambil mengusap kepalanya yang terbentur lantai kamar. "sabtu pagi," ujarnya. Ia menatap jam dikamarnya, 8.00 am lalu melirik keluar jendela. Dilihatnya, matahari telah muncul dan bersinar terang. Luna menghembuskan nafas panjang. "sudah siang ya" ucapnya pelan. Ia rasakan sekujur tubuhnya sakit. Mungkin, karena terjatuh tadi, atau karena semalaman ia tidak tidur. Semalam, Luna terus memikirkan soal pertandingan Auel dan Aidou kemarin. Luna penasaran. Entah, apa yang mereka bicarakan sebelum mereka berdua bertanding, karena Setelah itu Auel menjadi pendiam. Bahkan tidak mengatakan sepatah katapun waktu dikelas. Waktu Luna menegurnya pun, Auel malah menghindar. Dan, saat Luna bertanya pada Aidou soal Auel, Aidou hanya menjawab, "thats a secrets!". Uuh, saat itu Luna merasa sangat kesal sekaligus penasaran.
Luna berdiri lalu mengambil handphone yang ia letakan diatas tempat tidurnya.
Kali ini, ia harus tau apa yang Aidou dan Auel bicarakan kemarin. Luna mencari nama Auel didaftar kontaknya, lalu mencoba meghubunginya.
"hello.....?" suara Auel terdengar dari ujung telepon.
"hello.... Auel. This is Luna"
"ya, I know," ujar Auel. Luna diam sejenak. Rasanya, ia merasa tidak enak jika menanyakan soal hal kemarin lewat telepon.
"Do u see how sunny is it?" Luna mengalihkan pembicaraan.
"so what?" jawab Auel datar.
"look out ur window..."
Auel diam sejenak lalu menjawab "so what?"
"it was so windy yesterday"
"so what?"
"why are u always saying the same thing?!" Luna mulai merasa kesal dengan jawaban Auel.
"Im an answering machine" ujar Auel datar lalu menutup teleponnya.
"uuuuh! Nyebelin!" ujar Luna saat Auel menutup telepon darinya. "dikasih hati mintanya Jantung!" pekik Luna kesal. Ia lalu melempar handphonenya ketempat tidur.
(Pembaca : ah, ga seru nih! Masa ngelempar hapenya ketempat tidur! Kalo ngelempar jangan tanggung2, lempar aja tu hape dari ujung monas! Pasti ancur! Xp)
====>>>
Aiko keluar dari sebuah pusat perbelanjaan dan berjalan menyusri jalan menuju rumahnya. Ia menenteng sebuah kantung plastik berisi barang belanjaannya sambil sesekali melirik jam tangannya lalu kembali berjalan.
"Aiko," panggil seseorag padanya. Aiko tersentak lalu menoleh. Dilihatnya seorang pria dengan blue sky hair, blueygreen eyes, memakai topi dan jaket berwarna biru muda yang warnanya hampir sama dengan rambutnya, memakai celana 3/4, menaiki sepeda menghampirinya. "thats Auel!" pekik Aiko dalam hati.
Auel : hei, kau Aiko, kan? Temannya Luna dan Stellar?
Aiko : ii... iiya! Aku Aiko salam kenal!
Auel : eh? Kenapa kamu ng0mong gitu? Emangnya kita baru pertama kali ketemu dan baru pertama kali ng0mong ya?
Aiko : ma... maaf!
Auel : ouh, never mind! Oia, kamu ngapain ada disini?
Aiko : eh... itu, karena rumahku ada disekitar sini
Auel : ouh, kalo gitu kebetulan banget! Rumahku juga ga begitu jauh dari sini. Iya, kira-kira cuma 3 blok dari sini.
Aiko : ouh...
Auel : ng0mong kamu mau kemana?
Aiko : go home...
Auel : ouh, apa lagi sibuk banget ya dirumah?
Aiko : uhm... Sebenarnya ga juga sih,
Auel : kalo gitu ikut aku!
Aiko : eh??? Pergi?
Auel : iya!
Aiko : kemana?
Auel : suatu tempat! Kamu mau, kan?
Aiko : tapi...
Auel : katanya lagi ga sibuk, kan?
Aiko : iya baiklah
Auel : bagus! ayo naik.
Aiko :*blushing* na... naik?
Auel : yup, naik. Aku bonceng kamu naik sepeda
Aiko : ba.... baiklah.
Aiko naik keatas sepeda Auel.
"pegangan yang kuat ya!" ucap Auel. "eh???". "aku mau ngebut!".
Aiko pun berpegangan kuat pada pundak Auel. Ini seperti mimpi saja, pikir Aiko. Ia bisa berpegangan pada pundak Auel. Bahkan, Auel kini memboncenginya naik sepeda. "Kalau saat ini aku sedang bermimpi... Aku tidak mau bangun" ucap Aiko dalam hati.
(nyambung kepart 2)
YATTA!!!
How bout my english? More better??? Hhahaha.... Here we go....
Mr. Ghost~Chapt 7
Gubrak!!!
Luna terjatuh dari tempat tidurnya. "ukh! Sakit" rintihnya sambil mengusap kepalanya yang terbentur lantai kamar. "sabtu pagi," ujarnya. Ia menatap jam dikamarnya, 8.00 am lalu melirik keluar jendela. Dilihatnya, matahari telah muncul dan bersinar terang. Luna menghembuskan nafas panjang. "sudah siang ya" ucapnya pelan. Ia rasakan sekujur tubuhnya sakit. Mungkin, karena terjatuh tadi, atau karena semalaman ia tidak tidur. Semalam, Luna terus memikirkan soal pertandingan Auel dan Aidou kemarin. Luna penasaran. Entah, apa yang mereka bicarakan sebelum mereka berdua bertanding, karena Setelah itu Auel menjadi pendiam. Bahkan tidak mengatakan sepatah katapun waktu dikelas. Waktu Luna menegurnya pun, Auel malah menghindar. Dan, saat Luna bertanya pada Aidou soal Auel, Aidou hanya menjawab, "thats a secrets!". Uuh, saat itu Luna merasa sangat kesal sekaligus penasaran.
Luna berdiri lalu mengambil handphone yang ia letakan diatas tempat tidurnya.
Kali ini, ia harus tau apa yang Aidou dan Auel bicarakan kemarin. Luna mencari nama Auel didaftar kontaknya, lalu mencoba meghubunginya.
"hello.....?" suara Auel terdengar dari ujung telepon.
"hello.... Auel. This is Luna"
"ya, I know," ujar Auel. Luna diam sejenak. Rasanya, ia merasa tidak enak jika menanyakan soal hal kemarin lewat telepon.
"Do u see how sunny is it?" Luna mengalihkan pembicaraan.
"so what?" jawab Auel datar.
"look out ur window..."
Auel diam sejenak lalu menjawab "so what?"
"it was so windy yesterday"
"so what?"
"why are u always saying the same thing?!" Luna mulai merasa kesal dengan jawaban Auel.
"Im an answering machine" ujar Auel datar lalu menutup teleponnya.
"uuuuh! Nyebelin!" ujar Luna saat Auel menutup telepon darinya. "dikasih hati mintanya Jantung!" pekik Luna kesal. Ia lalu melempar handphonenya ketempat tidur.
(Pembaca : ah, ga seru nih! Masa ngelempar hapenya ketempat tidur! Kalo ngelempar jangan tanggung2, lempar aja tu hape dari ujung monas! Pasti ancur! Xp)
====>>>
Aiko keluar dari sebuah pusat perbelanjaan dan berjalan menyusri jalan menuju rumahnya. Ia menenteng sebuah kantung plastik berisi barang belanjaannya sambil sesekali melirik jam tangannya lalu kembali berjalan.
"Aiko," panggil seseorag padanya. Aiko tersentak lalu menoleh. Dilihatnya seorang pria dengan blue sky hair, blueygreen eyes, memakai topi dan jaket berwarna biru muda yang warnanya hampir sama dengan rambutnya, memakai celana 3/4, menaiki sepeda menghampirinya. "thats Auel!" pekik Aiko dalam hati.
Auel : hei, kau Aiko, kan? Temannya Luna dan Stellar?
Aiko : ii... iiya! Aku Aiko salam kenal!
Auel : eh? Kenapa kamu ng0mong gitu? Emangnya kita baru pertama kali ketemu dan baru pertama kali ng0mong ya?
Aiko : ma... maaf!
Auel : ouh, never mind! Oia, kamu ngapain ada disini?
Aiko : eh... itu, karena rumahku ada disekitar sini
Auel : ouh, kalo gitu kebetulan banget! Rumahku juga ga begitu jauh dari sini. Iya, kira-kira cuma 3 blok dari sini.
Aiko : ouh...
Auel : ng0mong kamu mau kemana?
Aiko : go home...
Auel : ouh, apa lagi sibuk banget ya dirumah?
Aiko : uhm... Sebenarnya ga juga sih,
Auel : kalo gitu ikut aku!
Aiko : eh??? Pergi?
Auel : iya!
Aiko : kemana?
Auel : suatu tempat! Kamu mau, kan?
Aiko : tapi...
Auel : katanya lagi ga sibuk, kan?
Aiko : iya baiklah
Auel : bagus! ayo naik.
Aiko :*blushing* na... naik?
Auel : yup, naik. Aku bonceng kamu naik sepeda
Aiko : ba.... baiklah.
Aiko naik keatas sepeda Auel.
"pegangan yang kuat ya!" ucap Auel. "eh???". "aku mau ngebut!".
Aiko pun berpegangan kuat pada pundak Auel. Ini seperti mimpi saja, pikir Aiko. Ia bisa berpegangan pada pundak Auel. Bahkan, Auel kini memboncenginya naik sepeda. "Kalau saat ini aku sedang bermimpi... Aku tidak mau bangun" ucap Aiko dalam hati.
(nyambung kepart 2)
Jumat, 06 Februari 2009
ChaPt6~part2~
gomen, gomen bgd! Akhr2 nii, Q gy sibuk! Jadi, gomen xlo chapt'a suka kepotong2....
Gomenasai
MR. GHOST~chapt 6part2
"itu Aidou, kan?" tanya Stellar sambil menunjuk seseorang yang baru saja masuk ke gedung OR. "tn. Hantu??! Ngapain dia kesini!" bisik Luna. "Lun, tadi ng0mong sesuatu?" tanya Aiko. "not, nothing!" ujar Luna.
Mereka menatap Aidou yang berjalan dengan percaya diri menghampiri Auel.
"heii.... What're u doing here?" ujar Auel sinis. Aidou hanya tersenyum tipis "harusnya kamu dah tau kalo sekarang, aku dah jadi bagian dari tim ini" ucap Aidou. "then....?" ucap Auel lagi. "ya, berarti ga salah donk kalo aku ada disini?" jawab Aidou. "aku menolak. I mean... Hey, look! U're the new student! Kita bahkan belum tau kemampuan kamu tuh kayak apa?" Auel menjawab dengan nada sinis. "jadi, dengan kata lain kamu mau bilang kalo aku ga pantes buat masuk klub ini?" Aidou menatap Auel tajam. "aku sih ga ng0mong begitu, cuma kalo ngerasa ya udah!" ujar Auel lagi. Aidou merebut bola basket yang sedang Auel pegang "gimana kalo kita buktikan". "huh?". "ya, kita buktikan! Kamu tadi bilang kalo aku ga pantes masuk klub ini, jadi kita buktikan. Apa kmu bisa ngerebut bola ini dariku?"
"...."
"kalo kamu bisa ngerebut bola ini, aku akan keluar dari sekolah ini dan akan menghilang dari hadapanmu SELAMANYA!" ujar Aidou. "gimana kalo aku ga bisa ngerebut bola tu?" tanya Auel. "simple aja. Kamu harus menjauh dari Luna" ujar Aidou. "huh? Konyol!" ucap Auel. "terserah kamu mau bilang ini konyol, tapi aku tau kamu sebenernya punya perasaan sama Luna, kan?" ujar Aidou. Auel diam mendengar kata-kata Aidou, ia lalu menatap Luna yang duduk dipinggir lapangan bersama Stellar dan Aiko. "ok! Aku terima" ujar Auel. "bagus," Aidou lalu berjalan ketengah lapangan sambil memainkan bola basketnya.
>>>AIDOU VS AUEL<<<
Stellar : wah, liat! Aidou mau battle sama Auel! Kira-kira siapa yang menang ya?
Luna :*bisik*dasar! Tn. Hantu ada-ada aja!
Aiko : eh? Luna ng0mong sesuatu?
Luna : ga! ga kok ga, ga ng0mong apa-apa
Stellar :*menunjuk ketengah lapangan* hheii.... Aku ga prnah tau kalo Aidou jago main basket!
Luna dan Aiko melihat ketengah lapangan. Dilihatnya, Auel yang sedang susah payah merebut bola dari tangan Aidou. Berkali ia mencoba namun tak pernah bisa. Bola itu seakan menempel ditangan Aidou. Hingga akhirnya Auel jatuh tersungkur. "apa cuma segitu?" ujar Aidou sambil tersenyum sinis. Auel tidak menjawab kata Aidou, karena dia sudah tau, bahwa ia telah kalah. Aidou memainkan bola yang sedari tadi ia pegang lalu memasukkannya kedalam ring. Luna terkejut saat melihat Aidou mngacungkan ibujari dan jari telunjuknya yang membentuk huruf L pada Auel. Yang maksudnya adalah "LOSER".
Auel hanya mendengus kesal, lalu bangkit dan berjalan keluar dari gedung OR.
Semua orang yang ada ditempat itu hanya bisa diam melihat Auel yang melangkah pergi. Termasuk Luna....
Gomenasai
MR. GHOST~chapt 6part2
"itu Aidou, kan?" tanya Stellar sambil menunjuk seseorang yang baru saja masuk ke gedung OR. "tn. Hantu??! Ngapain dia kesini!" bisik Luna. "Lun, tadi ng0mong sesuatu?" tanya Aiko. "not, nothing!" ujar Luna.
Mereka menatap Aidou yang berjalan dengan percaya diri menghampiri Auel.
"heii.... What're u doing here?" ujar Auel sinis. Aidou hanya tersenyum tipis "harusnya kamu dah tau kalo sekarang, aku dah jadi bagian dari tim ini" ucap Aidou. "then....?" ucap Auel lagi. "ya, berarti ga salah donk kalo aku ada disini?" jawab Aidou. "aku menolak. I mean... Hey, look! U're the new student! Kita bahkan belum tau kemampuan kamu tuh kayak apa?" Auel menjawab dengan nada sinis. "jadi, dengan kata lain kamu mau bilang kalo aku ga pantes buat masuk klub ini?" Aidou menatap Auel tajam. "aku sih ga ng0mong begitu, cuma kalo ngerasa ya udah!" ujar Auel lagi. Aidou merebut bola basket yang sedang Auel pegang "gimana kalo kita buktikan". "huh?". "ya, kita buktikan! Kamu tadi bilang kalo aku ga pantes masuk klub ini, jadi kita buktikan. Apa kmu bisa ngerebut bola ini dariku?"
"...."
"kalo kamu bisa ngerebut bola ini, aku akan keluar dari sekolah ini dan akan menghilang dari hadapanmu SELAMANYA!" ujar Aidou. "gimana kalo aku ga bisa ngerebut bola tu?" tanya Auel. "simple aja. Kamu harus menjauh dari Luna" ujar Aidou. "huh? Konyol!" ucap Auel. "terserah kamu mau bilang ini konyol, tapi aku tau kamu sebenernya punya perasaan sama Luna, kan?" ujar Aidou. Auel diam mendengar kata-kata Aidou, ia lalu menatap Luna yang duduk dipinggir lapangan bersama Stellar dan Aiko. "ok! Aku terima" ujar Auel. "bagus," Aidou lalu berjalan ketengah lapangan sambil memainkan bola basketnya.
>>>AIDOU VS AUEL<<<
Stellar : wah, liat! Aidou mau battle sama Auel! Kira-kira siapa yang menang ya?
Luna :*bisik*dasar! Tn. Hantu ada-ada aja!
Aiko : eh? Luna ng0mong sesuatu?
Luna : ga! ga kok ga, ga ng0mong apa-apa
Stellar :*menunjuk ketengah lapangan* hheii.... Aku ga prnah tau kalo Aidou jago main basket!
Luna dan Aiko melihat ketengah lapangan. Dilihatnya, Auel yang sedang susah payah merebut bola dari tangan Aidou. Berkali ia mencoba namun tak pernah bisa. Bola itu seakan menempel ditangan Aidou. Hingga akhirnya Auel jatuh tersungkur. "apa cuma segitu?" ujar Aidou sambil tersenyum sinis. Auel tidak menjawab kata Aidou, karena dia sudah tau, bahwa ia telah kalah. Aidou memainkan bola yang sedari tadi ia pegang lalu memasukkannya kedalam ring. Luna terkejut saat melihat Aidou mngacungkan ibujari dan jari telunjuknya yang membentuk huruf L pada Auel. Yang maksudnya adalah "LOSER".
Auel hanya mendengus kesal, lalu bangkit dan berjalan keluar dari gedung OR.
Semua orang yang ada ditempat itu hanya bisa diam melihat Auel yang melangkah pergi. Termasuk Luna....
ALL ABOUT TOKIHISA AIDOU
Ehm.... Karena banyak banget yang nanya soal siapakah Tokihisa Aidou yang difanfic saia ini saia jadikan sbg Tn. Hantu maka saia akan perkenalkan dia kepada dunia!
Tokihisa Aidou adalah chara dari sebuah komik Happy Hustle High karya Rie Takada. Komik ini memang sebenarnya udah lama banget tapi saia bener-bener suka.
Dalam kisah aslinya Aidou diceritakan adalah seorang siswa yang bersemangat, kocak, dan selalu gak mau kalah. Dan kadang pikiran Aidou selalu lari kearah Hentai*ssst... Sifat Aidou yang ini gak saia bawa kedalam fanfic saia kok*. Dan tokoh Aidou ini punya ciri khas yaitu selalu memakai headbed*atau apalah namanya!* dikepalanya.
Kadang, Headbed yang dipakainya itu bisa menjadi penanda bagaimana moodnya hari itu. Misalnya aja kalo Aidou pake Headbed warna hitam. Itu artinya Moodnya lagi gak enak banget dan bawaannya pengen banget mukul orang.
Ok! Thats all bout Aidou. Hope u like Aidou too....!
XXDDD
oia, saia belum bisa posting pics'a Aidou, maybe next time
but, still enjoy my fanfic ya!
Tokihisa Aidou adalah chara dari sebuah komik Happy Hustle High karya Rie Takada. Komik ini memang sebenarnya udah lama banget tapi saia bener-bener suka.
Dalam kisah aslinya Aidou diceritakan adalah seorang siswa yang bersemangat, kocak, dan selalu gak mau kalah. Dan kadang pikiran Aidou selalu lari kearah Hentai*ssst... Sifat Aidou yang ini gak saia bawa kedalam fanfic saia kok*. Dan tokoh Aidou ini punya ciri khas yaitu selalu memakai headbed*atau apalah namanya!* dikepalanya.
Kadang, Headbed yang dipakainya itu bisa menjadi penanda bagaimana moodnya hari itu. Misalnya aja kalo Aidou pake Headbed warna hitam. Itu artinya Moodnya lagi gak enak banget dan bawaannya pengen banget mukul orang.
Ok! Thats all bout Aidou. Hope u like Aidou too....!
XXDDD
oia, saia belum bisa posting pics'a Aidou, maybe next time
but, still enjoy my fanfic ya!
ChApT 6~part1~
MR. GHOST
CHAPT6part1
Jantungnya berdetak kencang seakan tak percaya apa yang telah ia lihat.
AUEL KISSED STELLAR!!!
"kyaaaa!" ga mungkin! Ukh! Apa dunia ini udah berguncang begitu kencang sampai Luna bisa melihat hal ini?
Luna mencubit lengannya beberapa kali, terasa sakit. Thats not a dream! Thats real! Hwaaaa!
"siapa diluar sana?" ujar Stellar dari dalam ruangan. Luna kaget begitu mendengar suara Stellar. Apa dia tau Luna melihat apa yang mereka lakukan?
Stellar :*keluar ruangan* eh? Luna kamu ada disini? Sejak kapan?
Luna : ii... iiya, aku udah daritadi disini....
Stellar : jgn2 kamu tadi....
LunA :*PANIC MODE ON* eh?! Gak kok! Gak! Aku tadi ga ngeliat kmu ma Auel lagi....
Stellar :???
Luna :*ng0m dalam hati* Uups! Ketahuan!
Stellar : waaaah, jdi Luna liat ya? Aku jadi malu^^ Sbnarnya hubunganku dgn Auel daridulu memang seperti itu
Luna : eh? Jadi trnyata benar???
Stellar : ssst... tapi jgn blg2 sama Shinn ya!
Eh?? Luna menatap Stellar. 'Jdi, yang tadi itu beneran? Auel kissed Stellar?' pikirnya.
"Stellar" pnggil Auel dari dalam ruangan. "siapa yang ad diluar?" ucap Auel yang keluar dari dalam ruang Osis.
Auel :*menatap Luna* kau???
Luna :*salting* eh?! Aku... A....
Stellar : eh, Auel karena Luna ada disini, jadi soal yang tadi itu...
Luna : eh, jangan! Q pergi aja! Kalian terusin aja!
Auel : terusin? Mxsd'a?
Luna : ii... Iya. Kalian terusin ajj! Maaf xlo Q dah ganggu!
Luna berlari secepat Eyeshield 21 untuk pergi dari tempat itu.
Stellar : waaah... Luna ternyata cpet bgd panik ya
Auel : huuh, cantik2 tpi aneh!
Stellar :*mntap Auel aneh* tadi kamu ng0m aph?
Auel : aneh
Stellar : bukan! Tapi Kata2 sebelum kamu ng0m kalo Luna aneh!
Auel :*dgn nada segan* cantik...
Stellar :*meledek Auel* waaa! Trnyata benar yang diblg Shinn dan Sting! Trnyata Auel suka sama Luna ya!^^
Auel :*blushing* hei, Shut up!
Stellar : yee... Auel love Luna!
Auel : Shut Up!!! Stellar!!!
Stellar : ok! Ok! Calm down!
====>>>
Luna du2k manis diatas tempat tidurnya. Pikirannya masih melayang pada kejadian tadi siang.
"apa benar yang Q liat tadi siang tu? Auel dan Stellar?? Apa mungkin hbngan mereka sampai seperti itu?"
"memang, Q sudah tau, hubungan Auel dan Stellar tu sangat akrab. Tapi... Apa sampai seperti itu?"
Luna mngeryitkan dahinya. Mencoba berpikir apa yang ada dibalik hubungan Auel dan Stellar.
"aaah! Walau dipikirkan bagaimanapun juga, Q ga akan bisa! Q memang ga diberi kemampuan otak kayak einstein!" ucap Luna gemas. Dia terdiam sejenak. Mendengarkan lagu Show me Love by T.A.T.U yang sedaritadi mengalun dari handphonenya.
This was an accident
Not the kind where sirens sound
Never even noticed
We're suddenly crumbling
Tell me how you've never felt
Delicate or innocent
Do u still have doubts that
Us having faith makes any sense
Tell me nothing ever counts
Lashing out or breaking down
Still somebody loses 'cause
There's no way to turn around
Staring at ur photograph
Everything now in the past
Never felt so lonely
I wish that u could show me love
Luna merebahkan tubuhnya dikasurnya yang empuk. Lalu mengmbil handphonenya. 'apa, aku tanya Stellar aja tntg hubungannya sama Auel?' pikir Luna sambil menatap handphonenya. "ukh! Ga bisa! Kenapa Q mesti tau aph hubungan Auel ma Stellar!!!" ujarnya kemudian, lalu melempar handphonenya kelantai.
MORNING===>>>
Stellar, Luna dan Aiko berjalan menuju gedung OR sekolahnya. Mereka berniat untuk melihat lat nax2 club basket.
*well, sbnar'a Aiko ma Luna males bgd ngelyat para ABAS tu latihan. Tapi, Stellar maksa. So, aph boleh buat!*
"wah, apa latihan basket'a dah mulai ya?" ujar Stellar. "dont know..." jawab Aiko datar. "mudah2an belum ya" ujar Stellar lagi. Luna hanya diam mendengar percakapan Stellar dan Aiko sambil sskali melirik Stellar.
Saat mereka bertiga sampai d'gedung OR, nax klub basket trnyata sudah memulai latihan. Mereka bertigapun lgsg mngambil tmpat duduk dipinggir lapangan. Luna melirik sekelilingnya, dilihatnya banyak sekali siswi putri yang menonton latihan basket. "apa sbentar lagi ada pertandingan?" tanya Luna. "tidak ada" jwab Stellar. "tapi knp yg nonton bnyak bgd!" Luna menunjuk kesekeliling. "waah, itu sih udah biasa! Mereka kesini cuma bwat nonton para ABAS iiank Kren!" ujar Stellar. "ouh..." Luna hanya menjawab datar. Aiko yang mndengarkan mereka trsenyum. "mencari Auel Qn?" bisik Luna pada Aiko. Aiko menoleh pada Luna. "dia disana" jwb Luna smbil menunjuk ketepi lapangan. Dilihatnya Auel yang sedang anteng memainkan bola basket ditangannya. Tapi, k'tenangan Auel itu terusik saat ia melihat sesorg msuk k'dlm gedung OR.
"itu Aidou, Qn?" tanya Stellar sambil menunjuk ssorg yg baru saja masuk k'gdung OR. "tn. Hantu??! Ngapain dya ksini!" bisik Luna. "Lun, tadi ng0m sesuatu?" tnya Aiko. "not, nothing!" ujar Luna.
CHAPT6part1
Jantungnya berdetak kencang seakan tak percaya apa yang telah ia lihat.
AUEL KISSED STELLAR!!!
"kyaaaa!" ga mungkin! Ukh! Apa dunia ini udah berguncang begitu kencang sampai Luna bisa melihat hal ini?
Luna mencubit lengannya beberapa kali, terasa sakit. Thats not a dream! Thats real! Hwaaaa!
"siapa diluar sana?" ujar Stellar dari dalam ruangan. Luna kaget begitu mendengar suara Stellar. Apa dia tau Luna melihat apa yang mereka lakukan?
Stellar :*keluar ruangan* eh? Luna kamu ada disini? Sejak kapan?
Luna : ii... iiya, aku udah daritadi disini....
Stellar : jgn2 kamu tadi....
LunA :*PANIC MODE ON* eh?! Gak kok! Gak! Aku tadi ga ngeliat kmu ma Auel lagi....
Stellar :???
Luna :*ng0m dalam hati* Uups! Ketahuan!
Stellar : waaaah, jdi Luna liat ya? Aku jadi malu^^ Sbnarnya hubunganku dgn Auel daridulu memang seperti itu
Luna : eh? Jadi trnyata benar???
Stellar : ssst... tapi jgn blg2 sama Shinn ya!
Eh?? Luna menatap Stellar. 'Jdi, yang tadi itu beneran? Auel kissed Stellar?' pikirnya.
"Stellar" pnggil Auel dari dalam ruangan. "siapa yang ad diluar?" ucap Auel yang keluar dari dalam ruang Osis.
Auel :*menatap Luna* kau???
Luna :*salting* eh?! Aku... A....
Stellar : eh, Auel karena Luna ada disini, jadi soal yang tadi itu...
Luna : eh, jangan! Q pergi aja! Kalian terusin aja!
Auel : terusin? Mxsd'a?
Luna : ii... Iya. Kalian terusin ajj! Maaf xlo Q dah ganggu!
Luna berlari secepat Eyeshield 21 untuk pergi dari tempat itu.
Stellar : waaah... Luna ternyata cpet bgd panik ya
Auel : huuh, cantik2 tpi aneh!
Stellar :*mntap Auel aneh* tadi kamu ng0m aph?
Auel : aneh
Stellar : bukan! Tapi Kata2 sebelum kamu ng0m kalo Luna aneh!
Auel :*dgn nada segan* cantik...
Stellar :*meledek Auel* waaa! Trnyata benar yang diblg Shinn dan Sting! Trnyata Auel suka sama Luna ya!^^
Auel :*blushing* hei, Shut up!
Stellar : yee... Auel love Luna!
Auel : Shut Up!!! Stellar!!!
Stellar : ok! Ok! Calm down!
====>>>
Luna du2k manis diatas tempat tidurnya. Pikirannya masih melayang pada kejadian tadi siang.
"apa benar yang Q liat tadi siang tu? Auel dan Stellar?? Apa mungkin hbngan mereka sampai seperti itu?"
"memang, Q sudah tau, hubungan Auel dan Stellar tu sangat akrab. Tapi... Apa sampai seperti itu?"
Luna mngeryitkan dahinya. Mencoba berpikir apa yang ada dibalik hubungan Auel dan Stellar.
"aaah! Walau dipikirkan bagaimanapun juga, Q ga akan bisa! Q memang ga diberi kemampuan otak kayak einstein!" ucap Luna gemas. Dia terdiam sejenak. Mendengarkan lagu Show me Love by T.A.T.U yang sedaritadi mengalun dari handphonenya.
This was an accident
Not the kind where sirens sound
Never even noticed
We're suddenly crumbling
Tell me how you've never felt
Delicate or innocent
Do u still have doubts that
Us having faith makes any sense
Tell me nothing ever counts
Lashing out or breaking down
Still somebody loses 'cause
There's no way to turn around
Staring at ur photograph
Everything now in the past
Never felt so lonely
I wish that u could show me love
Luna merebahkan tubuhnya dikasurnya yang empuk. Lalu mengmbil handphonenya. 'apa, aku tanya Stellar aja tntg hubungannya sama Auel?' pikir Luna sambil menatap handphonenya. "ukh! Ga bisa! Kenapa Q mesti tau aph hubungan Auel ma Stellar!!!" ujarnya kemudian, lalu melempar handphonenya kelantai.
MORNING===>>>
Stellar, Luna dan Aiko berjalan menuju gedung OR sekolahnya. Mereka berniat untuk melihat lat nax2 club basket.
*well, sbnar'a Aiko ma Luna males bgd ngelyat para ABAS tu latihan. Tapi, Stellar maksa. So, aph boleh buat!*
"wah, apa latihan basket'a dah mulai ya?" ujar Stellar. "dont know..." jawab Aiko datar. "mudah2an belum ya" ujar Stellar lagi. Luna hanya diam mendengar percakapan Stellar dan Aiko sambil sskali melirik Stellar.
Saat mereka bertiga sampai d'gedung OR, nax klub basket trnyata sudah memulai latihan. Mereka bertigapun lgsg mngambil tmpat duduk dipinggir lapangan. Luna melirik sekelilingnya, dilihatnya banyak sekali siswi putri yang menonton latihan basket. "apa sbentar lagi ada pertandingan?" tanya Luna. "tidak ada" jwab Stellar. "tapi knp yg nonton bnyak bgd!" Luna menunjuk kesekeliling. "waah, itu sih udah biasa! Mereka kesini cuma bwat nonton para ABAS iiank Kren!" ujar Stellar. "ouh..." Luna hanya menjawab datar. Aiko yang mndengarkan mereka trsenyum. "mencari Auel Qn?" bisik Luna pada Aiko. Aiko menoleh pada Luna. "dia disana" jwb Luna smbil menunjuk ketepi lapangan. Dilihatnya Auel yang sedang anteng memainkan bola basket ditangannya. Tapi, k'tenangan Auel itu terusik saat ia melihat sesorg msuk k'dlm gedung OR.
"itu Aidou, Qn?" tanya Stellar sambil menunjuk ssorg yg baru saja masuk k'gdung OR. "tn. Hantu??! Ngapain dya ksini!" bisik Luna. "Lun, tadi ng0m sesuatu?" tnya Aiko. "not, nothing!" ujar Luna.
Minggu, 01 Februari 2009
Chapt5~part2
Gomen! Chapt5'a k'potong2! Gomen bgd ya!
~~MR. GHOST Chapt5part2~~
~~RUANG OSIS~~
Auel masih brdiri mnatap k'arah luar jndela ruang osis. Lagu Love Story by bi Rain mngalun dari handphone'a.
Lirik dari lagu itu seakan mewakili perasaan,a kini.
When u're by my side i kn0w somehow it'd be all right
i still wanna hold u in my arms
its bringing me down
Tearing me apart
I need u so much,
Im begging to u down on my knees
u're the only one
there's just no one else, yeah...
All i need is to forever dwell in ur love
but now i kn0w
i cant speak these empty words to u
I love u so
let me prove my love to u once more
This time....
Kira2 itulah lirik yang ad dlam lagu itu. Tok! Tok! Ssorg mngetuk pintu ruangan tu. Auelpun brgegas mngambil handphone milik'a dan mngganti lagu iiank sdg ia putar dgn lagu Panic! At the disco, I write sins not tragedies lalu mmbuka pintu'a. Dilihat'a Stellar brdiri d'depan pintu sambil trsnyum padanya.
===>>>
"kau, benar2 tn. Hantu Qn???" tnya Luna pada Aidou saat jam istirahat. "aah, jgn panggil Q tn. Hantu agy! Skrg Qta Qn dah knalan, pnggil ajj Aidou!" jawab Aidou santai. "whatever! Aph mxsud tuh tadi tiba2 ng0m xlo Qta pacaran?"
"eh? Jdi kmu gx suka ya xlo Q blg Qta pacaran?"
"OF COURSE NOT!!!" Pekik Luna.
"ouh...." Aidou hnya mnjawab datar.
"heh?! Kok jwab'a datar g2!"
"emang kmu mw Q jwab kyak gmna???"
"hhuh! Dasar tn. Hantu!!!"
mereka diam sejenak.
Luna : Aidou, Q mw tnya
Aidou : tanya aph???
Luna : dlu wktu kmu mciih jdi tn. Hantu, kmu gx prnah sxlipun ngasih tw Q wujud kmu yang sbnernya. Tpi, xnpa tiba2 kmu mmprlihatkan wujud kmu k'Q???
Aidou : xtanya kmu mw mw ngelyat wujud Q
Luna : mustahil xlo cuma tu. Pasti ad alasan lain Qn?!
Aidou : *diam sjenak* ad satu misi
Luna : heh? Misi?? Misi aph???
Aidou : nanti juga tw!
Luna : huh?
Aidou : oia, sbner'a Q mw ngaku ssuatu ma kmu
Luna : aph tuu???
Aidou : sbnar'a Q nii bner2 hantu lho!
Luna : *menatap Aidou aneh* bohong!
Aidou : jdi, kmu gx prcaya?
Luna : gak!
Aidou : xlo g2, cobh kmu sentuhq! d'bagian mana ajj.
Luna sbnar'a tidah prcaya dgan aph iiank d'ktakan Aidou alias tn. Hantu ni. Tpi, xrena Aidou truz memaksa, akhrnya Luna mnyentuh tubuh Luna. Bukan main trkejutnya dya saat tangan'a menembus tubuh Aidou.
Luna : *bisik* gx... Mungkin...
Aidou : skrg percaya Qn???^^
wajah Luna pun lgsg brubah pucat! Dilihatnya wajah Aidou yang trsnyum padany lalu tiba2 Aidou mnghilang dari hadapannya.
Glekk!!! Luna smkin tidak prcya dgn aph yg brusan dya lyat!
"jadi... Slma nii, Q curhat ma hantu" pikirnya. "kyaaaa!" Luna tiba2 histeris lalu pergi dari tmpat tu.
===>>>
Luna ngatur nafas'a iiank trengah2 agr dpat xmbali normal. Ssxli ia mncubit tangan'a, ukh, sakit! Brarti iiank tdi bukan mimpi. Bukan mimpi?! Oh, no! Brrti tu knyataan donk! Nyata bahwa tn. Hantu adlah Aidou, dan juga nyata bahwa Aidou ad hantu! God! Pdhal Luna brharap tu smua hanya mimpi! T.T
Luna menatap sxliling'a. "heh?? Nii Qn kooridor ruang Osis!" ucap'a. Luna baru sadar xlo dya brlari sampai k'Kooridor ruang Osis. "skalian ajj deh nyamperin Stellar. Pasti dya gy ad d'ruang Osis mojok br-2 ma Shinn!" Luna brjalan mnyusuri kooridor tu hingga sampai d'dpan ruang Osis. Tadi'a ia brniat lgsg saja mmbuka pintu ruangan itu, tpi ia tkut xlau ad org d'dlam dan mngira Luna tdk sopan xrena main masuk k'ruangan tu. Akhr'a ia mmutuskan untuk mmbuka pintu ruangan itu sdikit lalu melongok k'dalam.
Pembaca : Halah!!! Bilang ajj mw ngintip!!! Pake basa-basi melongok k'dalam sgala!
Author : yah~~ mxsd saia itu!!! XXDDD
Luna mlongok k'dalam ruangan tu. Mata'a mnyisir sluruh ruangan tu. Tapi, uups! Pandangan'a trtuju pada sudut ruangan tu. Ia melihat sorg ce dgn blonde hair with boys with blue sky hair d'sudut ruangan tu iiank tak lain dan tak bukan adlah Stellar nd Auel. "ngapain mreka???" pikir Luna. Luna mmperhatikan mreka. Penasaran, aph iiank mreka lkukan d'sana. "no way!" ujar Luna pelan saat mnyadari aph iiank mreka lkukan. Jntung'a brdetak kencang seakan tak prcaya aph iiank tlah ia lihat.
AUEL KISSED STELLAR!!!
~~MR. GHOST Chapt5part2~~
~~RUANG OSIS~~
Auel masih brdiri mnatap k'arah luar jndela ruang osis. Lagu Love Story by bi Rain mngalun dari handphone'a.
Lirik dari lagu itu seakan mewakili perasaan,a kini.
When u're by my side i kn0w somehow it'd be all right
i still wanna hold u in my arms
its bringing me down
Tearing me apart
I need u so much,
Im begging to u down on my knees
u're the only one
there's just no one else, yeah...
All i need is to forever dwell in ur love
but now i kn0w
i cant speak these empty words to u
I love u so
let me prove my love to u once more
This time....
Kira2 itulah lirik yang ad dlam lagu itu. Tok! Tok! Ssorg mngetuk pintu ruangan tu. Auelpun brgegas mngambil handphone milik'a dan mngganti lagu iiank sdg ia putar dgn lagu Panic! At the disco, I write sins not tragedies lalu mmbuka pintu'a. Dilihat'a Stellar brdiri d'depan pintu sambil trsnyum padanya.
===>>>
"kau, benar2 tn. Hantu Qn???" tnya Luna pada Aidou saat jam istirahat. "aah, jgn panggil Q tn. Hantu agy! Skrg Qta Qn dah knalan, pnggil ajj Aidou!" jawab Aidou santai. "whatever! Aph mxsud tuh tadi tiba2 ng0m xlo Qta pacaran?"
"eh? Jdi kmu gx suka ya xlo Q blg Qta pacaran?"
"OF COURSE NOT!!!" Pekik Luna.
"ouh...." Aidou hnya mnjawab datar.
"heh?! Kok jwab'a datar g2!"
"emang kmu mw Q jwab kyak gmna???"
"hhuh! Dasar tn. Hantu!!!"
mereka diam sejenak.
Luna : Aidou, Q mw tnya
Aidou : tanya aph???
Luna : dlu wktu kmu mciih jdi tn. Hantu, kmu gx prnah sxlipun ngasih tw Q wujud kmu yang sbnernya. Tpi, xnpa tiba2 kmu mmprlihatkan wujud kmu k'Q???
Aidou : xtanya kmu mw mw ngelyat wujud Q
Luna : mustahil xlo cuma tu. Pasti ad alasan lain Qn?!
Aidou : *diam sjenak* ad satu misi
Luna : heh? Misi?? Misi aph???
Aidou : nanti juga tw!
Luna : huh?
Aidou : oia, sbner'a Q mw ngaku ssuatu ma kmu
Luna : aph tuu???
Aidou : sbnar'a Q nii bner2 hantu lho!
Luna : *menatap Aidou aneh* bohong!
Aidou : jdi, kmu gx prcaya?
Luna : gak!
Aidou : xlo g2, cobh kmu sentuhq! d'bagian mana ajj.
Luna sbnar'a tidah prcaya dgan aph iiank d'ktakan Aidou alias tn. Hantu ni. Tpi, xrena Aidou truz memaksa, akhrnya Luna mnyentuh tubuh Luna. Bukan main trkejutnya dya saat tangan'a menembus tubuh Aidou.
Luna : *bisik* gx... Mungkin...
Aidou : skrg percaya Qn???^^
wajah Luna pun lgsg brubah pucat! Dilihatnya wajah Aidou yang trsnyum padany lalu tiba2 Aidou mnghilang dari hadapannya.
Glekk!!! Luna smkin tidak prcya dgn aph yg brusan dya lyat!
"jadi... Slma nii, Q curhat ma hantu" pikirnya. "kyaaaa!" Luna tiba2 histeris lalu pergi dari tmpat tu.
===>>>
Luna ngatur nafas'a iiank trengah2 agr dpat xmbali normal. Ssxli ia mncubit tangan'a, ukh, sakit! Brarti iiank tdi bukan mimpi. Bukan mimpi?! Oh, no! Brrti tu knyataan donk! Nyata bahwa tn. Hantu adlah Aidou, dan juga nyata bahwa Aidou ad hantu! God! Pdhal Luna brharap tu smua hanya mimpi! T.T
Luna menatap sxliling'a. "heh?? Nii Qn kooridor ruang Osis!" ucap'a. Luna baru sadar xlo dya brlari sampai k'Kooridor ruang Osis. "skalian ajj deh nyamperin Stellar. Pasti dya gy ad d'ruang Osis mojok br-2 ma Shinn!" Luna brjalan mnyusuri kooridor tu hingga sampai d'dpan ruang Osis. Tadi'a ia brniat lgsg saja mmbuka pintu ruangan itu, tpi ia tkut xlau ad org d'dlam dan mngira Luna tdk sopan xrena main masuk k'ruangan tu. Akhr'a ia mmutuskan untuk mmbuka pintu ruangan itu sdikit lalu melongok k'dalam.
Pembaca : Halah!!! Bilang ajj mw ngintip!!! Pake basa-basi melongok k'dalam sgala!
Author : yah~~ mxsd saia itu!!! XXDDD
Luna mlongok k'dalam ruangan tu. Mata'a mnyisir sluruh ruangan tu. Tapi, uups! Pandangan'a trtuju pada sudut ruangan tu. Ia melihat sorg ce dgn blonde hair with boys with blue sky hair d'sudut ruangan tu iiank tak lain dan tak bukan adlah Stellar nd Auel. "ngapain mreka???" pikir Luna. Luna mmperhatikan mreka. Penasaran, aph iiank mreka lkukan d'sana. "no way!" ujar Luna pelan saat mnyadari aph iiank mreka lkukan. Jntung'a brdetak kencang seakan tak prcaya aph iiank tlah ia lihat.
AUEL KISSED STELLAR!!!
Jumat, 23 Januari 2009
Chapt5
Mr. Ghost~Chapt5
"tn. Hantu???" ucap Luna pelan. Ia masih tidak percaya dgn aph yang dya dngar. Tn. Hantu pun trsenyum begitu melihat Luna yang trtegun d'hadapannya. Dya lalu meletakkan tangan'a d'atas kepala Luna
"kenapa jadi bng0ng g2??? Kaget lyat org sganteng saia?" ucapnya
"set dah! Nii org narsis amat!!!" ujar Luna dalam hati.
Tn. Hantu kmbali trsenyum lalu menatap mata Luna dalam2.
*Author : nyaaaa!!! Q iri!!!*
Lunapun trsentak saat tn. Hantu mnatapnya sperti itu. Ia menatap wajah tn. Hantu iiank cute tu. Mata birunya seakan mmbuat Luna trhipnotis.
"ehem!"
suara tu mngagetkan Luna nd tn. Hantu. Mrekapun menoleh. Dilihatnya Auel brdiri menatap mereka sinis.
"sorry, ganggu!" ucapnya sinis.
"heh???" Luna trsentak saat Auel brkata sperti itu. What the mxsud tuh?! Pekiknya dalam hati.
Auel lalu brjlan k'arah Luna dan mnarik tangan Luna.
"Sorry! Lunanya d'pinjem dulu!" ujar Auel lagi. "heh???!" Luna trsntak bg2 mndngar prkataan Auel. Ia lalu mnyeret Luna kmbali k'dalam sekolah. Tn. Hantu hanya trsenyum pada Auel.
===>>>
Auel mnyeret Luna masuk kmbali k'dalam skolahnya. "heh, kmu nii aph2an?? Main tarik2 tngan org!" protes Luna. Namun, Auel tidak mnjawabnya. "heh, jawab!!!" Luna kesal xrena prtanyaan'a gx d'jawab. Auelpun tiba2 mnghentikan langkah'a. "heh, xlo mw brhenti jgan tiba2 g2 dunn!" ucap Luna lagi.
Auel : pria tadi itu chaph?
Luna : heh???
Auel : pria yang tadi itu chaph?!
Luna : knpa tiba2 nanya g2???
Auel : cuma nanya, gx boleh?
Luna :*bisik* uuh! Cuma nanya tapi nadanya sinis g2!
Auel : ng0m ssuatu?!
Luna : eh, gx kok! Q gx ng0m aph2!
Auel : bgus, xlo g2. Mesti cepet masuk klaz. Kburu Sensei dateng.
Mreka lalu brlari kecil mnuju k'dalam ruang kelas.
>> AT CLASS ROOM
sudah 15 menit Luna du2k d'dlam klas namun Sensei blum juga datang. "aph Sensei sakit ya?" tnya Aiko. "waaah! Xlo g2 bgus dunn! Gx jdi ulangan!" sambung Stellar. "yah! Xlo g2 sia2 donk Q bikin contekan smlem!" ujar Sting, "eh? Bikin contekan?" sambung Shinn. "iia! Nih! Mana Q bkin nii contekan'a mpe gx tidur!" ujar Sting sambil mnunjukan secarik kertas brisi rumus2 fisika iiank dya smbunyikan d'dlam saku celana'a. "waaah! Nii bneran kmu yang bikin?" tanya Shinn sambil mngambil contekan milik Sting. Sting pun mngangguk dgan bangga. "getol amat mas, bikin contekan!" ujar Stellar. Sting hanya nyengir kuda.
Tak lama kmudian sensei datang. Anak2 dlam klaspun lgsg brhamburan menuju tmpat du2k masing2. "akhr'a datang juga!" ucap Aiko pelan.
Sensei lalu mmbuka pintu lalu masuk k'dlam klas.
Sensei : Maaf trlambat
Stellar : waaa~~ Sensei lama bgd! Jadi bosen nungg'a!
Sensei : ng0m ssuatu Mrs. Loussier?
Stellar : eh? Gx ng0m aph2 kok Sensei!
Sensei : bgus! Nah skrg, akan saia prknalkan murid baru!
Murid d'klas : murid baru???
Sensei : nah, ayo masuk!
Semua murid meloleh k'arah pintu. Dan murid baru yang Sensei bilang tadi masuk k'dalam klz.
Sensei : nah! Skrg prknalkan dirimu
Murid baru : prknalkan namaku Tokihisa Aidou salam knal
"kyaaaa!" smua murid ce*kec Luna* brteriak saat murid baru tu mmprknalkan dirinya.a Of course, Aidou murid baru dgn wajah cute, mata biru'a, rambut putih...
Luna :*tiba2 brteriak sambil mnunjuk Aidou* Kau!!!
Semua murid plus Sensei menoleh pada Luna.
Sensei : ad aph Mrs. Hawke??? Aph kau sudah mngenal Aidou sblum'a?
Stellar : waaa! Yang bner Luna dah knal ma Aidou ya? Kapan? Dimana?
Luna :*ng0m dalam hati* dya Qn.... Tn. Hantu!!!
Aidou :*brjalan mnghampiri Luna* sbnar'a Sensei, teman2, Q dan Luna nii dah knal lama. Dan kita udah Pacaran
WHAAAATT!!!! Smua iiank ad d'klas tu kaget bg2 mndengar kata2 Aidou.
Begitu juga Luna. "aph... Yang brusan tadi tn. Hantu ktkan???" pikirnya.
~~BREAK TIME~~
"waaah, gx nyangka Luna trnyata dah jadian ma anak baru tu!" ucap Sting sambil memainkan bola basket dan mmasukannya k'ring. "iia! Gx ng0m2 lagi!" sambung Shinn. "heh? Emang xlo Luna ng0m dya dah jadian kmu mw ngapain?" tnya Sting. "hhehehe... Minta PJ donk!" jawab Shinn sambil nyengir.
Stingpun melempar bola basket k'arah Shinn. "kasian tuh si Auel." ucap Sting. "kasian knpa?" Shinn menangkap bola yang d'lempar Sting tadi.
Sting : iia! Kasian, dah tw Qn xlo dya tuh suka ma Luna?
Shinn : tw lah! d'lyat dari sikapnya ajj k'twan!
Sting : gmna ya, prasaan'a wktu dnger omongan'a Aidou tadi?
Shinn : wezz, psti hatinya hancur lebur! Hhaha!
Sting : hhaha! Bner juga!
Shinn : *melempar bola pada Sting* lagian Auel nembak'a k'lamaan sih!
Sting : *mnangkap bola dari Shinn* bner juga! Ce kyak Luna Qn bisa d'blg cantik. Xlo nembak'a klamaan kyak g2 tuh jadi'a. Dah d'gaet org lain dluan.
Shinn : fyuuh! Untung dlu Q dah duluan nembak Stellar
Sting : emang'a xnpa?
Shinn : xlo nembak'a klamaan nanti bisa2 nasib saia sama kyak Auel! Dpet ce gx, patah hati iia!
Sting :*melempar bola basket k'kpala Shinn* xnpa nyambung'a jdi ksitu sih!!!
~nyambung k'part2!~
"tn. Hantu???" ucap Luna pelan. Ia masih tidak percaya dgn aph yang dya dngar. Tn. Hantu pun trsenyum begitu melihat Luna yang trtegun d'hadapannya. Dya lalu meletakkan tangan'a d'atas kepala Luna
"kenapa jadi bng0ng g2??? Kaget lyat org sganteng saia?" ucapnya
"set dah! Nii org narsis amat!!!" ujar Luna dalam hati.
Tn. Hantu kmbali trsenyum lalu menatap mata Luna dalam2.
*Author : nyaaaa!!! Q iri!!!*
Lunapun trsentak saat tn. Hantu mnatapnya sperti itu. Ia menatap wajah tn. Hantu iiank cute tu. Mata birunya seakan mmbuat Luna trhipnotis.
"ehem!"
suara tu mngagetkan Luna nd tn. Hantu. Mrekapun menoleh. Dilihatnya Auel brdiri menatap mereka sinis.
"sorry, ganggu!" ucapnya sinis.
"heh???" Luna trsentak saat Auel brkata sperti itu. What the mxsud tuh?! Pekiknya dalam hati.
Auel lalu brjlan k'arah Luna dan mnarik tangan Luna.
"Sorry! Lunanya d'pinjem dulu!" ujar Auel lagi. "heh???!" Luna trsntak bg2 mndngar prkataan Auel. Ia lalu mnyeret Luna kmbali k'dalam sekolah. Tn. Hantu hanya trsenyum pada Auel.
===>>>
Auel mnyeret Luna masuk kmbali k'dalam skolahnya. "heh, kmu nii aph2an?? Main tarik2 tngan org!" protes Luna. Namun, Auel tidak mnjawabnya. "heh, jawab!!!" Luna kesal xrena prtanyaan'a gx d'jawab. Auelpun tiba2 mnghentikan langkah'a. "heh, xlo mw brhenti jgan tiba2 g2 dunn!" ucap Luna lagi.
Auel : pria tadi itu chaph?
Luna : heh???
Auel : pria yang tadi itu chaph?!
Luna : knpa tiba2 nanya g2???
Auel : cuma nanya, gx boleh?
Luna :*bisik* uuh! Cuma nanya tapi nadanya sinis g2!
Auel : ng0m ssuatu?!
Luna : eh, gx kok! Q gx ng0m aph2!
Auel : bgus, xlo g2. Mesti cepet masuk klaz. Kburu Sensei dateng.
Mreka lalu brlari kecil mnuju k'dalam ruang kelas.
>> AT CLASS ROOM
sudah 15 menit Luna du2k d'dlam klas namun Sensei blum juga datang. "aph Sensei sakit ya?" tnya Aiko. "waaah! Xlo g2 bgus dunn! Gx jdi ulangan!" sambung Stellar. "yah! Xlo g2 sia2 donk Q bikin contekan smlem!" ujar Sting, "eh? Bikin contekan?" sambung Shinn. "iia! Nih! Mana Q bkin nii contekan'a mpe gx tidur!" ujar Sting sambil mnunjukan secarik kertas brisi rumus2 fisika iiank dya smbunyikan d'dlam saku celana'a. "waaah! Nii bneran kmu yang bikin?" tanya Shinn sambil mngambil contekan milik Sting. Sting pun mngangguk dgan bangga. "getol amat mas, bikin contekan!" ujar Stellar. Sting hanya nyengir kuda.
Tak lama kmudian sensei datang. Anak2 dlam klaspun lgsg brhamburan menuju tmpat du2k masing2. "akhr'a datang juga!" ucap Aiko pelan.
Sensei lalu mmbuka pintu lalu masuk k'dlam klas.
Sensei : Maaf trlambat
Stellar : waaa~~ Sensei lama bgd! Jadi bosen nungg'a!
Sensei : ng0m ssuatu Mrs. Loussier?
Stellar : eh? Gx ng0m aph2 kok Sensei!
Sensei : bgus! Nah skrg, akan saia prknalkan murid baru!
Murid d'klas : murid baru???
Sensei : nah, ayo masuk!
Semua murid meloleh k'arah pintu. Dan murid baru yang Sensei bilang tadi masuk k'dalam klz.
Sensei : nah! Skrg prknalkan dirimu
Murid baru : prknalkan namaku Tokihisa Aidou salam knal
"kyaaaa!" smua murid ce*kec Luna* brteriak saat murid baru tu mmprknalkan dirinya.a Of course, Aidou murid baru dgn wajah cute, mata biru'a, rambut putih...
Luna :*tiba2 brteriak sambil mnunjuk Aidou* Kau!!!
Semua murid plus Sensei menoleh pada Luna.
Sensei : ad aph Mrs. Hawke??? Aph kau sudah mngenal Aidou sblum'a?
Stellar : waaa! Yang bner Luna dah knal ma Aidou ya? Kapan? Dimana?
Luna :*ng0m dalam hati* dya Qn.... Tn. Hantu!!!
Aidou :*brjalan mnghampiri Luna* sbnar'a Sensei, teman2, Q dan Luna nii dah knal lama. Dan kita udah Pacaran
WHAAAATT!!!! Smua iiank ad d'klas tu kaget bg2 mndengar kata2 Aidou.
Begitu juga Luna. "aph... Yang brusan tadi tn. Hantu ktkan???" pikirnya.
~~BREAK TIME~~
"waaah, gx nyangka Luna trnyata dah jadian ma anak baru tu!" ucap Sting sambil memainkan bola basket dan mmasukannya k'ring. "iia! Gx ng0m2 lagi!" sambung Shinn. "heh? Emang xlo Luna ng0m dya dah jadian kmu mw ngapain?" tnya Sting. "hhehehe... Minta PJ donk!" jawab Shinn sambil nyengir.
Stingpun melempar bola basket k'arah Shinn. "kasian tuh si Auel." ucap Sting. "kasian knpa?" Shinn menangkap bola yang d'lempar Sting tadi.
Sting : iia! Kasian, dah tw Qn xlo dya tuh suka ma Luna?
Shinn : tw lah! d'lyat dari sikapnya ajj k'twan!
Sting : gmna ya, prasaan'a wktu dnger omongan'a Aidou tadi?
Shinn : wezz, psti hatinya hancur lebur! Hhaha!
Sting : hhaha! Bner juga!
Shinn : *melempar bola pada Sting* lagian Auel nembak'a k'lamaan sih!
Sting : *mnangkap bola dari Shinn* bner juga! Ce kyak Luna Qn bisa d'blg cantik. Xlo nembak'a klamaan kyak g2 tuh jadi'a. Dah d'gaet org lain dluan.
Shinn : fyuuh! Untung dlu Q dah duluan nembak Stellar
Sting : emang'a xnpa?
Shinn : xlo nembak'a klamaan nanti bisa2 nasib saia sama kyak Auel! Dpet ce gx, patah hati iia!
Sting :*melempar bola basket k'kpala Shinn* xnpa nyambung'a jdi ksitu sih!!!
~nyambung k'part2!~
Sabtu, 17 Januari 2009
CHAPT4
Sebelum xlian baca fanfic nii saia mw blg ssuatu.
Ehm.... Saat saia bertapa untuk mnemukan cerita yg pas untuk mlanjutkan chapt3 xmren, saia mikir fanfic saia kok gx nyambung bgd ya! Jdul'a Mr. Ghost tpi xnpa d'fanfic saia nii Mr. Ghost jarang bgd muncul! Cuma muncul d'saat Luna curhat. Malah blum ad wujud pastinya saia pun xmudian mikir, xnpa wujud sbenar'a Mr. Ghost gx saia ungkap d'chapt4 nii?
Pembaca : ahaa! Ide yang cemerlang!
Hhehe,, saia juga dah bner2 capek nyembunyiin identitas Mr. Ghost. Tpi, saia juga tiba2 dpet satu ide. Saia brpikir, xlo saia juga bakal ngerubah jalan cerita d'chapt 4 nii. Soalnya saia merasa xlo chapt 1-3 xmren basa-basi bgd! Gx trlalu masuk k'inti cerita. Jdi iiank baca chapt4 saia nii jgan kget xlo crita'a bkal brubah 180 drajat!
Oia, saia juga bakal menambah 1 chara lagi. Cz ad iiank blg ma saia chara bwat ngerumitin hub Auel-Luna kurang! Saia pikir, gx ad salahnya juga! Jdi, saia kciih deh! Hhehe,,, so Enjoy this chapt ya!
MR. GHOST---CHAPT4
*flashback!*
tangan Auel mciih mmgang pundak Luna. "knpa?" ucap Luna. "ssst...!" Ujar Auel saat Luna bicara.
Deg!!! Jntung Luna tiba2 brdetak kncang! "jgan2..." ucapnya dalam hati, "he want to kiss me!!!". "god! What i must do now!" pikir Luna dalam hati. Jntung'a brdetak sgat kncang. "he... hei! Knpa kmu ngelyat Q kyak bg2??!" kata2 itu reflek kluar dari mulut Luna. "mmm??? Gx. Cma daritdi Q bngung" jwab Auel. "bngung?", "iia... Sjak angin brhembus tadi ad ssuatu jtuh d'rambutmu. Trnyata itu ulat pohon. Q bngung mw Q ambil atw Q biarin ajj," ujar Auel polos.
"WHAAAAAAAAAT!!!!!"
Luna memekik kaget! dya cuma bilang itu, cuma bilang begitu....???
Padahal Luna dah mikir macem2, but he just say that.... Jahat banget!!!
"Ukh, xlo d'sini ad lubang, Q bakal masuk k'dalam'a" ujar Luna dalam hati. "Lun, kmu gx papa?" tnya Auel saat melihat Luna yang tiba2 nunduk. "aph'a iiank gpp T.T" jawab'a dalam hati.
"nah! ni dia ulat pohon yang jatuh k'kpala kmu!" ujar Auel polos sambil mnunjukkan sang ulat pohon d'depan wajah Luna. Luna iiank kget lalu mundur mnjauhi Auel.
Luna : Jangan dket2!!!
Auel : eh??? Xnpa???
Luna : pkok'a jgan dket2!!!
Auel : oh, kmu tkut ma ulat nii ya??? Nii, Q buang ulatnya!*mlempar ulat k'rerumputan*
Luna : *lari dari tempat itu saat Auel mmbuang ulat pohon*
Auel : eh, Lun! Mw xmna? Q lom slsai, Q mciih mw ng0m satu hal agy ma kmu!!!*menatap so2k Luna yang tlah mnghilang* yaaah, dya prgi!
Author : hhmmm??? Mang'a Auel mw ng0m aph ya k'Luna???
Auel : ad deh! Mw tw ajj ni author! This a military secrets!
Author : lagakmu le, le...
XXDDD
===>>>
Luna smbunyi d'balik pohon. Nafas'a trengah2 xrena tdi brlari mnjauhi Auel. Ssxli ia mnatap k'blkg, mlihat aph Auel mncari'a sampai k'sini, lalu mnghembuskan nafas panjang.
"huuh! Aph2an tdi itu! Seenak'a ajj nyodorin ulat pohon k'depan wajah ce??!" pikirnya Luna.
"aph2an juga tdi dya natap Q dlam2 g2, mpe bkin Q ge-er!!!" "uuuh! Ksel! Ksel! Ksel!"
Luna mnghentakan kakinya bbrapa xli xrena merasa sangat ksal.
"lho? Xnpa marah?" suara itu mngagetkan Luna, sekilas ia merasa sngat akrab dgn suara itu.
"aph kmu ksel iia xrena gx jdi dpet first kiss???"
booff! Seketika Wajah Luna merah kyak seragam zaft!
*uidih...! Lebay deh bo!*
ia lalu menoleh k'blkg. Mata Luna sketika trtuju pada sosok pria iiank du2k manis d'pohon. Matanya brwarna biru, rambut'a putih*bukan ubanan! Mxsd'a putih kyak rambut Kakashi, Near, Mioto, Hitsugaya, nd Killua*, nd wajah'a iiank gnteng!
"aph dya iiank bicara tadi???" Luna brtnya dalam hati.
"waaah! Sayang bgd ya! Adegan kissing'a gx jadi! Pdahal tadi dah manis bgd lho!" ucap pria tu.
"hwaaaa! Jgan2 kmu ngelyat iia??!" Luna panik smbil mnunjuk2 pria tu
"hhaha! Q daritadi ad d'atas sini. Jdi, aph pun iiank ad d'bawah psti klyatan!" jawab pria tu.
Glek!!! "waaa~~ gawat" Luna nangis dlam hati. "eh, sbner'a kmu chaph??! Tiba2 dtg truz ng0m g2!" tnya Luna tiba2.
"ehm??? Jdi kmu bner2 gx knal ma Q, Lun???"
"gmna mw knal, ngelyat ajj bru skrg!"
"waaa... Pdhal Q pikir, kmu bnar2 mw lyatd wujudq iiank sbnar'a"
Deg!!! Jntung Luna kini brdetak kncang. Melihat wujud'a iiank sbnar'a aph mxsd'a???
"Q bner2 serius! Chaph kmu sbner'a?!" Luna xmbali brtnya.
Pria itu mnatap Luna sejenak lalu trsenyum. Angin sepoi brhembus sblum pria tu bicara. "someone...." jawabnya. "????" "Someone who always come when u feel sad nd always make u smile"
Luna trsntak saat mndngarnya. Pria tu lalu brdiri dan loncat dari ats pohon tu. Luna kaget saat melihat pria tu mloncat dari pohon xrena ia pikir pasti dya akan jatuh. Namun, tubuh pria tu seakan trbang d'udara, seperti seringan kapas. Dan, baru saja Luna mngedipkan matanya tiba2 pria tu sdah ad d'hadapan'a.
"aph, skrg udh bisa nebak chaph saia?"
"chaph kmu sbnar'a???"
"ummm??? Masih blom bisa nebak ya???"
"......"
"IM YOUR MR. GHOST"
Author : tetot!!! Tebakan para pmbaca salah semua!!! Hyahahahaha!
Luna trsntak saat mndengar'a. "tn. Hantu???" ucap'a pelan.
~~TO BE CONTINUED~~
Ehm.... Saat saia bertapa untuk mnemukan cerita yg pas untuk mlanjutkan chapt3 xmren, saia mikir fanfic saia kok gx nyambung bgd ya! Jdul'a Mr. Ghost tpi xnpa d'fanfic saia nii Mr. Ghost jarang bgd muncul! Cuma muncul d'saat Luna curhat. Malah blum ad wujud pastinya saia pun xmudian mikir, xnpa wujud sbenar'a Mr. Ghost gx saia ungkap d'chapt4 nii?
Pembaca : ahaa! Ide yang cemerlang!
Hhehe,, saia juga dah bner2 capek nyembunyiin identitas Mr. Ghost. Tpi, saia juga tiba2 dpet satu ide. Saia brpikir, xlo saia juga bakal ngerubah jalan cerita d'chapt 4 nii. Soalnya saia merasa xlo chapt 1-3 xmren basa-basi bgd! Gx trlalu masuk k'inti cerita. Jdi iiank baca chapt4 saia nii jgan kget xlo crita'a bkal brubah 180 drajat!
Oia, saia juga bakal menambah 1 chara lagi. Cz ad iiank blg ma saia chara bwat ngerumitin hub Auel-Luna kurang! Saia pikir, gx ad salahnya juga! Jdi, saia kciih deh! Hhehe,,, so Enjoy this chapt ya!
MR. GHOST---CHAPT4
*flashback!*
tangan Auel mciih mmgang pundak Luna. "knpa?" ucap Luna. "ssst...!" Ujar Auel saat Luna bicara.
Deg!!! Jntung Luna tiba2 brdetak kncang! "jgan2..." ucapnya dalam hati, "he want to kiss me!!!". "god! What i must do now!" pikir Luna dalam hati. Jntung'a brdetak sgat kncang. "he... hei! Knpa kmu ngelyat Q kyak bg2??!" kata2 itu reflek kluar dari mulut Luna. "mmm??? Gx. Cma daritdi Q bngung" jwab Auel. "bngung?", "iia... Sjak angin brhembus tadi ad ssuatu jtuh d'rambutmu. Trnyata itu ulat pohon. Q bngung mw Q ambil atw Q biarin ajj," ujar Auel polos.
"WHAAAAAAAAAT!!!!!"
Luna memekik kaget! dya cuma bilang itu, cuma bilang begitu....???
Padahal Luna dah mikir macem2, but he just say that.... Jahat banget!!!
"Ukh, xlo d'sini ad lubang, Q bakal masuk k'dalam'a" ujar Luna dalam hati. "Lun, kmu gx papa?" tnya Auel saat melihat Luna yang tiba2 nunduk. "aph'a iiank gpp T.T" jawab'a dalam hati.
"nah! ni dia ulat pohon yang jatuh k'kpala kmu!" ujar Auel polos sambil mnunjukkan sang ulat pohon d'depan wajah Luna. Luna iiank kget lalu mundur mnjauhi Auel.
Luna : Jangan dket2!!!
Auel : eh??? Xnpa???
Luna : pkok'a jgan dket2!!!
Auel : oh, kmu tkut ma ulat nii ya??? Nii, Q buang ulatnya!*mlempar ulat k'rerumputan*
Luna : *lari dari tempat itu saat Auel mmbuang ulat pohon*
Auel : eh, Lun! Mw xmna? Q lom slsai, Q mciih mw ng0m satu hal agy ma kmu!!!*menatap so2k Luna yang tlah mnghilang* yaaah, dya prgi!
Author : hhmmm??? Mang'a Auel mw ng0m aph ya k'Luna???
Auel : ad deh! Mw tw ajj ni author! This a military secrets!
Author : lagakmu le, le...
XXDDD
===>>>
Luna smbunyi d'balik pohon. Nafas'a trengah2 xrena tdi brlari mnjauhi Auel. Ssxli ia mnatap k'blkg, mlihat aph Auel mncari'a sampai k'sini, lalu mnghembuskan nafas panjang.
"huuh! Aph2an tdi itu! Seenak'a ajj nyodorin ulat pohon k'depan wajah ce??!" pikirnya Luna.
"aph2an juga tdi dya natap Q dlam2 g2, mpe bkin Q ge-er!!!" "uuuh! Ksel! Ksel! Ksel!"
Luna mnghentakan kakinya bbrapa xli xrena merasa sangat ksal.
"lho? Xnpa marah?" suara itu mngagetkan Luna, sekilas ia merasa sngat akrab dgn suara itu.
"aph kmu ksel iia xrena gx jdi dpet first kiss???"
booff! Seketika Wajah Luna merah kyak seragam zaft!
*uidih...! Lebay deh bo!*
ia lalu menoleh k'blkg. Mata Luna sketika trtuju pada sosok pria iiank du2k manis d'pohon. Matanya brwarna biru, rambut'a putih*bukan ubanan! Mxsd'a putih kyak rambut Kakashi, Near, Mioto, Hitsugaya, nd Killua*, nd wajah'a iiank gnteng!
"aph dya iiank bicara tadi???" Luna brtnya dalam hati.
"waaah! Sayang bgd ya! Adegan kissing'a gx jadi! Pdahal tadi dah manis bgd lho!" ucap pria tu.
"hwaaaa! Jgan2 kmu ngelyat iia??!" Luna panik smbil mnunjuk2 pria tu
"hhaha! Q daritadi ad d'atas sini. Jdi, aph pun iiank ad d'bawah psti klyatan!" jawab pria tu.
Glek!!! "waaa~~ gawat" Luna nangis dlam hati. "eh, sbner'a kmu chaph??! Tiba2 dtg truz ng0m g2!" tnya Luna tiba2.
"ehm??? Jdi kmu bner2 gx knal ma Q, Lun???"
"gmna mw knal, ngelyat ajj bru skrg!"
"waaa... Pdhal Q pikir, kmu bnar2 mw lyatd wujudq iiank sbnar'a"
Deg!!! Jntung Luna kini brdetak kncang. Melihat wujud'a iiank sbnar'a aph mxsd'a???
"Q bner2 serius! Chaph kmu sbner'a?!" Luna xmbali brtnya.
Pria itu mnatap Luna sejenak lalu trsenyum. Angin sepoi brhembus sblum pria tu bicara. "someone...." jawabnya. "????" "Someone who always come when u feel sad nd always make u smile"
Luna trsntak saat mndngarnya. Pria tu lalu brdiri dan loncat dari ats pohon tu. Luna kaget saat melihat pria tu mloncat dari pohon xrena ia pikir pasti dya akan jatuh. Namun, tubuh pria tu seakan trbang d'udara, seperti seringan kapas. Dan, baru saja Luna mngedipkan matanya tiba2 pria tu sdah ad d'hadapan'a.
"aph, skrg udh bisa nebak chaph saia?"
"chaph kmu sbnar'a???"
"ummm??? Masih blom bisa nebak ya???"
"......"
"IM YOUR MR. GHOST"
Author : tetot!!! Tebakan para pmbaca salah semua!!! Hyahahahaha!
Luna trsntak saat mndengar'a. "tn. Hantu???" ucap'a pelan.
~~TO BE CONTINUED~~
Sabtu, 10 Januari 2009
Chapter 3
Nii chapter trbit lbih cepat! Hope u enjoy it! Jgan luph d'comment!
MR. Ghost-CHAPTER 3
Luna du2k d'klasnya. bel masuk msih 15 menit lagi. Hhuh, jrang2 Luna mau dtg pagi k'skull. "ni smua karna tn. Hantu!" pikirnya. Ya, karna prktaan tn. Hantu xmren*soal Auel iiank bakal minta maaf sama Luna* ia jdi tak bisa tidur. Masa sih? Auel mw minta maaf ma Luna?
Author : lho, hrusnya Luna iiank harus minta maaf!
*back to topic*
Luna mnghembuskan nafas panjang. "kenapa Q jdi uring2an kyak gnii . . . Omongan tn. Hantu Qn lom tntu bner" pkir'a. Tak bbrpa lama kmudian Auel masuk klas. "wooi, bro! Knpa tu lehernya??" ucap Sting, salah satu tman Auel yang sudah ad dalam kelas sjak tadi. Luna melirik Auel sdikit. d'lihatnya perban putih melilit leher Auel. "itu pasti gara2 xmrin" pikir Luna.
Auel : ah, gpp
Sting : aph'a iiank gpp??? Lyat tuh! Kpala kmu hmpir putus!
Auel tdk mnghiraukan kata2 Sting lalu brjlan mnghampiri Luna. "Lun," panggil Auel. Tapi, Luna diam saja. pura2 tdk tahu nd tidak mndengar.
"kacang mahal bner nii ce'!!!" pikir Auel. Auel mmnggil Luna skali lagi, nmun Luna tidak mnggubris. karena sebal pnggilannya tak d'gubris, Auel-pun meraih tangan Luna, lalu mnyeretnya kluar klas.
Uukh! Prglangan Tangan Luna terasa sakit. Auel pasti mnggenggam tngan'a trllu kuat! Saat Auel dan Luna ingin kluar klas, ia brpas2an dgn Stellar dan Shinn d'dpan pintu.
*Author : uups! Shinn bru muncul skrg! Gomen . . .*
"waaa . . . Tumben akur^^" ujar Stellar saat melihat Luna nd Auel. "GAK!" ucap Luna nd Auel bbarengan saat mreka mndengar kata "AKUR" dari mulut Stellar. "ehm... Ng0m2 tu leher knpa?" tnya Shinn pda Auel. "gak xnpa2" ujar Auel sambil menarik tangan Luna, lalu kluar kelas. "waaa... The new couple tlah lahir d'sini" ujar Stellar saat Auel nd Luna pergi. "couple...?" Shinn brkata ragu,
====>>>
"skit tw!" pekik Luna lalu mlepas gnggaman tangan Auel. Iia tak habis pikir xnpa Auel mnyeretnya k'taman iiank ad blkg sklahny. Xnpa gx ng0m ajj mw xtemuan d'taman?!
*duileh Luna ge-er*
Tangan Luna merah, karena Auel mnggenggam tangannya trllu kncang.
Auel :maaf
Luna : maaf... Maaf...!
Auel : uuh! Emangnya kmu mw Q ng0m aph lagi?!
Luna : *mmbuang muka* mw aph??
Auel : ???
Luna : mw aph bwa Q k'snii?
Auel : not, nothing.
Luna mnatap Auel aneh.
Auel : I just want to say... SORRY
suara Auel trasa berat saat ia mngucapkan kata "sorry". Luna trpaku sjnak. Aph iiank d'ktakan tn. Hantu benar!! Auel minta maaf padanya!!!
Auel : kmu dnger Qn?? Q mnta maaf soal xmren,
Luna : ....
Auel : xnpa diam ajj?? Kmu mw Q ng0m maaf k'kmu Qn? Skrg Q mnta maaf
Luna trsentak saat Auel blg bg2. Darimana dya tw xlo Luna mw Auel minta maaf pdany? Pdhal Luna hanya blg pda tn. Hantu.
Luna : darimana kmu tw Q mw kmu mnta maaf?
Auel : ....
Luna : who u are?
Auel : ....?!
Angin brhembus pelan d'antara mereka. Keadaannya Sama seperti saat tn. Hantu akan dtg mnemui Luna. Tapi, kini lain. Iiank Luna lihat adlah Auel bkan tn. Hantu! "who u are?" ucap Luna skali lagi. "who am i?" ujar Auel. Kini giliran Auel iiank mnatap Luna aneh. Knpa Luna brtnya chaph dya(Auel) sbnarnya pdanya.
* bhasa'a ribet bgd!*
Auel lalu mlangkah mndekat pada Luna lalu mmegang pundak Luna dan mmbisiki'a ssuatu, "I am Auel Neider". Luna trtegun. "sorry" ucap Luna pelan. Ditatapnya wajah Auel iiank daritadi mnatap Luna dalam.
*uidih! Jgn mikir hentai dlu!*
tangan Auel mciih mmgang pundak Luna. "knpa?" ucap Luna. "ssst...!" Ujar Auel saat Luna bicara.
Deg!!! Jntung Luna tiba2 brdetak kncang! "jgan2..." ucapnya dalam hati, "he want to kiss me!!!". "god! What i must do now!" pikir Luna dalam hati. Jntung'a brdetak sgat kncang. "he... hei! Knpa kmu ngelyat Q kyak bg2??!" kata2 itu reflek kluar dari mulut Luna. "mmm??? Gx. Cma daritdi Q bngung" jwab Auel. "bngung?", "iia... Sjak angin brhembus tadi ad ssuatu jtuh d'rambutmu. Trnyata itu ulat pohon. Q bngung mw Q ambil atw Q biarin ajj," ujar Auel polos.
"WHAAAAAAAAAT!!!!!"
~TO BE CONTINUED~
hmmm . . . Prtama saia minta maaf. d'chapt3 nii saia posting lbih sdikit. Saia mw bkin xlian pnsaran dgn lnjutan crita nii. Nd terus baca fanfic saia nii
Hhohoho . . . !
Oia, d'chapt3 nii mgkin xlian lebih mantap mikir bhwa Auel adlh Mr. Ghost,
aph bner???
Hhaha . . . Tu iiank mw saia simpan d'chapter4. So, tungg ajj ya!
MR. Ghost-CHAPTER 3
Luna du2k d'klasnya. bel masuk msih 15 menit lagi. Hhuh, jrang2 Luna mau dtg pagi k'skull. "ni smua karna tn. Hantu!" pikirnya. Ya, karna prktaan tn. Hantu xmren*soal Auel iiank bakal minta maaf sama Luna* ia jdi tak bisa tidur. Masa sih? Auel mw minta maaf ma Luna?
Author : lho, hrusnya Luna iiank harus minta maaf!
*back to topic*
Luna mnghembuskan nafas panjang. "kenapa Q jdi uring2an kyak gnii . . . Omongan tn. Hantu Qn lom tntu bner" pkir'a. Tak bbrpa lama kmudian Auel masuk klas. "wooi, bro! Knpa tu lehernya??" ucap Sting, salah satu tman Auel yang sudah ad dalam kelas sjak tadi. Luna melirik Auel sdikit. d'lihatnya perban putih melilit leher Auel. "itu pasti gara2 xmrin" pikir Luna.
Auel : ah, gpp
Sting : aph'a iiank gpp??? Lyat tuh! Kpala kmu hmpir putus!
Auel tdk mnghiraukan kata2 Sting lalu brjlan mnghampiri Luna. "Lun," panggil Auel. Tapi, Luna diam saja. pura2 tdk tahu nd tidak mndengar.
"kacang mahal bner nii ce'!!!" pikir Auel. Auel mmnggil Luna skali lagi, nmun Luna tidak mnggubris. karena sebal pnggilannya tak d'gubris, Auel-pun meraih tangan Luna, lalu mnyeretnya kluar klas.
Uukh! Prglangan Tangan Luna terasa sakit. Auel pasti mnggenggam tngan'a trllu kuat! Saat Auel dan Luna ingin kluar klas, ia brpas2an dgn Stellar dan Shinn d'dpan pintu.
*Author : uups! Shinn bru muncul skrg! Gomen . . .*
"waaa . . . Tumben akur^^" ujar Stellar saat melihat Luna nd Auel. "GAK!" ucap Luna nd Auel bbarengan saat mreka mndengar kata "AKUR" dari mulut Stellar. "ehm... Ng0m2 tu leher knpa?" tnya Shinn pda Auel. "gak xnpa2" ujar Auel sambil menarik tangan Luna, lalu kluar kelas. "waaa... The new couple tlah lahir d'sini" ujar Stellar saat Auel nd Luna pergi. "couple...?" Shinn brkata ragu,
====>>>
"skit tw!" pekik Luna lalu mlepas gnggaman tangan Auel. Iia tak habis pikir xnpa Auel mnyeretnya k'taman iiank ad blkg sklahny. Xnpa gx ng0m ajj mw xtemuan d'taman?!
*duileh Luna ge-er*
Tangan Luna merah, karena Auel mnggenggam tangannya trllu kncang.
Auel :maaf
Luna : maaf... Maaf...!
Auel : uuh! Emangnya kmu mw Q ng0m aph lagi?!
Luna : *mmbuang muka* mw aph??
Auel : ???
Luna : mw aph bwa Q k'snii?
Auel : not, nothing.
Luna mnatap Auel aneh.
Auel : I just want to say... SORRY
suara Auel trasa berat saat ia mngucapkan kata "sorry". Luna trpaku sjnak. Aph iiank d'ktakan tn. Hantu benar!! Auel minta maaf padanya!!!
Auel : kmu dnger Qn?? Q mnta maaf soal xmren,
Luna : ....
Auel : xnpa diam ajj?? Kmu mw Q ng0m maaf k'kmu Qn? Skrg Q mnta maaf
Luna trsentak saat Auel blg bg2. Darimana dya tw xlo Luna mw Auel minta maaf pdany? Pdhal Luna hanya blg pda tn. Hantu.
Luna : darimana kmu tw Q mw kmu mnta maaf?
Auel : ....
Luna : who u are?
Auel : ....?!
Angin brhembus pelan d'antara mereka. Keadaannya Sama seperti saat tn. Hantu akan dtg mnemui Luna. Tapi, kini lain. Iiank Luna lihat adlah Auel bkan tn. Hantu! "who u are?" ucap Luna skali lagi. "who am i?" ujar Auel. Kini giliran Auel iiank mnatap Luna aneh. Knpa Luna brtnya chaph dya(Auel) sbnarnya pdanya.
* bhasa'a ribet bgd!*
Auel lalu mlangkah mndekat pada Luna lalu mmegang pundak Luna dan mmbisiki'a ssuatu, "I am Auel Neider". Luna trtegun. "sorry" ucap Luna pelan. Ditatapnya wajah Auel iiank daritadi mnatap Luna dalam.
*uidih! Jgn mikir hentai dlu!*
tangan Auel mciih mmgang pundak Luna. "knpa?" ucap Luna. "ssst...!" Ujar Auel saat Luna bicara.
Deg!!! Jntung Luna tiba2 brdetak kncang! "jgan2..." ucapnya dalam hati, "he want to kiss me!!!". "god! What i must do now!" pikir Luna dalam hati. Jntung'a brdetak sgat kncang. "he... hei! Knpa kmu ngelyat Q kyak bg2??!" kata2 itu reflek kluar dari mulut Luna. "mmm??? Gx. Cma daritdi Q bngung" jwab Auel. "bngung?", "iia... Sjak angin brhembus tadi ad ssuatu jtuh d'rambutmu. Trnyata itu ulat pohon. Q bngung mw Q ambil atw Q biarin ajj," ujar Auel polos.
"WHAAAAAAAAAT!!!!!"
~TO BE CONTINUED~
hmmm . . . Prtama saia minta maaf. d'chapt3 nii saia posting lbih sdikit. Saia mw bkin xlian pnsaran dgn lnjutan crita nii. Nd terus baca fanfic saia nii
Hhohoho . . . !
Oia, d'chapt3 nii mgkin xlian lebih mantap mikir bhwa Auel adlh Mr. Ghost,
aph bner???
Hhaha . . . Tu iiank mw saia simpan d'chapter4. So, tungg ajj ya!
Trtunda . . . !
Hikz . . . !
Saia sangadh minta maaf buat smua'a! Chapt2 gx bisa saia slesaikan! Hikz!
Bnyak bgd hal2 iiank mmbuat fanficq nii trtunda! Diantaranya . . .
* koneksi iiank agak brmasalah!
* otak lagi penuh ma hal2 bwat ujian
* tugas seabrek plus adnya PM iiank mmbwat hariku makin buruk
* Cuaca(xlo ujan gx bisa nge-net)
* KANKER(Kantong Kering)
XXDDD
jdi . . . Harap maklum ya . . . !
Saia sangadh minta maaf buat smua'a! Chapt2 gx bisa saia slesaikan! Hikz!
Bnyak bgd hal2 iiank mmbuat fanficq nii trtunda! Diantaranya . . .
* koneksi iiank agak brmasalah!
* otak lagi penuh ma hal2 bwat ujian
* tugas seabrek plus adnya PM iiank mmbwat hariku makin buruk
* Cuaca(xlo ujan gx bisa nge-net)
* KANKER(Kantong Kering)
XXDDD
jdi . . . Harap maklum ya . . . !
Jumat, 09 Januari 2009
Chapter2
fyuuh, akhirnya setelah menunggu beberapa waktu, chapter2 muncul juga
hhohohoho
maaf ya para pembacaku yang setia, telah lama menunggu*halah*
langsung aja deh!!!
here we go!!!
-----MR. GHOST chapt2-----
"kyaaaaa......!!!" Luna berteriak makin keras saat baju yang ia pakai untuk menutupi tubuhnya jatuh. "oh god!!!!" pikir Auel yang TIDAK SENGAJA melihatnya. Luna yang melihat tampang Auel pun langsung mengambil bajunya yang terjatuh dilantai lalu membuka pintunya sedikit*of course biar leher Auel keluar dari pintu*, mendorong Auel keluar, lalu menutup pintu kembali. Auel yang didorong oleh Luna pun langsung jatuh terhempas kelantai.
"auel...." panggil Stellar dan Aiko yang berlari kearahnya.
Aiko : ada apa?
Auel : *pasang tampang tulalit* heh?? apanya yang ada apa???
Stellar : aduuh! Auel tu gimana sih
Aiko : tadi Auel dan Luna yang teriak kan? emangnya ada apa? knpa teriak?
Auel pun bangkit sambil memegangi lehernya*Jaga2 mungkin aja lehernya mau Putus*, jantungnya berdetak kencang, dan wajahnya merona merah.
Auel : gak ada apa2
Aiko :* pasang tampang cemas pada Auel* lehernya kenapa?
Auel : gak kenapa-napa
Aiko : tapi lehernya merah...*sambil mencoba memegang leher Auel*
Auel : *menampik tangan Aiko* udah dibilang gak kenapa2!!!
Aiko tersentak saat Auel membentaknya.
Aiko : Maaf...
Stellar : huuh! Auel ini gimana sih!!! Aiko kan cuma khawatir!!!
Saat Stellar bilang seperti itu, Luna keluar dari ruang ganti.
Stellar : eh, Luna gak apa2? Tadi kenapa teriak?
Luna tidak menjawab pertanyaan Stellar. Ia hanya menatap tajam Auel. dilihatnya rona merah diwajah Auel yang ia yakin ada juga diwajahnya.
Aiko : Luna, are u right?
Luna : iia... Aku gak apa-apa
Stellar : Are u sure?
Luna mengangguk. Lalu pergi dari tempat itu. Auelpun hanya menatap sosok Luna yang menghilang dibalik kooridor.
Aiko : Auel aku minta maaf ya,
Auel : ga apa-apa
*diam sejenak*
Stellar : kayaknya kamu mesti ke UKS
Auel : gak apa-apa kok, cuma agak sakit sedikit
Aiko : tapi tetep aja kan!!
Auel : *menatap Aiko sambil tersenyum* thx
Saat Auel tersenyum padanya dalam sekejap wajah Aiko merah padam!
Author : waduh! Kayaknya senyum Auel mematikan ya! Sampe muka Aiko merah gitu...
======>>>>
Luna duduk dibawah pohon sendirian. Ia menatap matahari yang mulai tenggelam perlahan. Tapi, pikirannya melayang pda pristiwa tadi.*u kn0w it*. "aaah! Gmna bisa bajuku jatuh d'saat sprti itu!!!" pikirnya. Uuuh, wajahnya merah padam xlo mmikirkan kjadian itu. MALU!!! Tu yang Luna rasakan. "Mr. Ghost... Where're u now..." bisik Luna.
Yep. Mr. Ghost orang yang beberapa tahun lalu ditmui Luna. Ya, sbnernya gx bisa d'blg d'temui sih. Cz Luna sama sekali blm prnah mlihat wujudnya. Tpi entah knpa dya sllu datang saat Luna mmbutuhkannya. Sllu mnjadi pndengar yang baik, dan sllu mmberi saran2 untk masalah iiank ia hadapi. Jdi, tidak aneh klw Luna mnganggapnya Sahabat.
Tpi, mski bgtu Luna ingin sxli mlihat wujud si tn. Hantu tu. dlu, Luna prnah bertnya bgaimna wujud tn. Hantu sbnarnya.
Luna : Pocong, Genderuwo, pa Kuntilanak?
Tn. Hantu : aphnya?
Luna : Wujudmu
Tn. Hantu : jdi, kmu mikir wujudq kyak g2?
Luna : abiz, kmu gx prnah kasih lyat k'q wujud aslimu. Makanya Q nebak2. Mmm... Atw jngan2 wujud kamu tuh kyak Jin botolnya aladin ya?
Tn. Hantu : *gubrak!!!*
Luna : salah ya ^^a
Tn. Hantu : apa kmu bner2 mikir wujudku kayak jin botol???!!!!
Luna : kalo g2 maaf cuma brcnda
Tn. Hantu : hhuh!
*diam sjnak*
Tn. Hantu : Lun, aph kmu bner2 mw lihat wujudku yang sebnernya?
Luna : apa boleh?
Tn. Hantu : tntu ajj boleh! Tpi gx skrg
Luna : ???
Tn. Hantu : mngkin nnti kmu bkal lyat Q, tpi gx skrg. I Promise
Luna : *trsnyum* I wait...
Dan sjak saat itu Luna tdk prnah lgi mnanyakan soal wujudnya tn. Hantu padanya. Karna ia yakin tn. Hantu psti akn mmprlihatkan sosoknya.
Ok! Back to topic. Luna mnunggu tn. Hantu dtg. Ia ingin sekali mncritakan semua hal yang trjdi padanya. Luna mrasakan angin brhembus pelan d'dkatnya. Lalu ia trsnyum.
Luna : Mr. Ghost, is that u???
Tn. Hantu : hhaha... K'tauan ya!
Luna : Q sllu tw saat2 kmu dtg
Tn. Hantu : trus?
Luna : apanya???
Tn. Hantu : kmu psti mw cerita kan? Ywdh skrg crita ajj
Luna trsnyum saat mndgarnya. Lalu ia-pun mncritakan smua iiank tlah trjdi pda tn. Hantu. Dan tn. Hantu pun mndngarkan smpai Luna mrasa lbih baik.
"jdi, intinya kamu mw co' iiank nma'a Auel tu mnta maaf" ujar tn. Hantu saat Luna slsai brcerita. Ia bisa mnangkap bahwa Luna sngat kesal apalagi ia dgar Auel belum minta maaf padanya.
Tn. Hantu : tapi kan kamu iiank salah,
Luna : uuuh! Ia Q tw! Tpi Qn dya jga salah!!!
Tn. Hantu : ii... Iia... Sbnerny dya jga salah sih,
Luna : tuh kan!
Tn. Hantu : mmm... Tpi Q yakin, psti nnti Auel bkal minta maaf ma kamu.
Luna : tau drmna xlo Auel bkal mnta maaf ma Q???
Tn. Hantu : iia... Pokok'a Q tw! Ywdh, dah saat'a Q prgi... Dah!
Angin pun brhembus pelan saat Tn. Hantu mngatakan itu. Mninggalkan Luna iiank mciih du2k d'bwah phon.
TO BE CONTINUED! Tungg Chapt3!
hhohohoho
maaf ya para pembacaku yang setia, telah lama menunggu*halah*
langsung aja deh!!!
here we go!!!
-----MR. GHOST chapt2-----
"kyaaaaa......!!!" Luna berteriak makin keras saat baju yang ia pakai untuk menutupi tubuhnya jatuh. "oh god!!!!" pikir Auel yang TIDAK SENGAJA melihatnya. Luna yang melihat tampang Auel pun langsung mengambil bajunya yang terjatuh dilantai lalu membuka pintunya sedikit*of course biar leher Auel keluar dari pintu*, mendorong Auel keluar, lalu menutup pintu kembali. Auel yang didorong oleh Luna pun langsung jatuh terhempas kelantai.
"auel...." panggil Stellar dan Aiko yang berlari kearahnya.
Aiko : ada apa?
Auel : *pasang tampang tulalit* heh?? apanya yang ada apa???
Stellar : aduuh! Auel tu gimana sih
Aiko : tadi Auel dan Luna yang teriak kan? emangnya ada apa? knpa teriak?
Auel pun bangkit sambil memegangi lehernya*Jaga2 mungkin aja lehernya mau Putus*, jantungnya berdetak kencang, dan wajahnya merona merah.
Auel : gak ada apa2
Aiko :* pasang tampang cemas pada Auel* lehernya kenapa?
Auel : gak kenapa-napa
Aiko : tapi lehernya merah...*sambil mencoba memegang leher Auel*
Auel : *menampik tangan Aiko* udah dibilang gak kenapa2!!!
Aiko tersentak saat Auel membentaknya.
Aiko : Maaf...
Stellar : huuh! Auel ini gimana sih!!! Aiko kan cuma khawatir!!!
Saat Stellar bilang seperti itu, Luna keluar dari ruang ganti.
Stellar : eh, Luna gak apa2? Tadi kenapa teriak?
Luna tidak menjawab pertanyaan Stellar. Ia hanya menatap tajam Auel. dilihatnya rona merah diwajah Auel yang ia yakin ada juga diwajahnya.
Aiko : Luna, are u right?
Luna : iia... Aku gak apa-apa
Stellar : Are u sure?
Luna mengangguk. Lalu pergi dari tempat itu. Auelpun hanya menatap sosok Luna yang menghilang dibalik kooridor.
Aiko : Auel aku minta maaf ya,
Auel : ga apa-apa
*diam sejenak*
Stellar : kayaknya kamu mesti ke UKS
Auel : gak apa-apa kok, cuma agak sakit sedikit
Aiko : tapi tetep aja kan!!
Auel : *menatap Aiko sambil tersenyum* thx
Saat Auel tersenyum padanya dalam sekejap wajah Aiko merah padam!
Author : waduh! Kayaknya senyum Auel mematikan ya! Sampe muka Aiko merah gitu...
======>>>>
Luna duduk dibawah pohon sendirian. Ia menatap matahari yang mulai tenggelam perlahan. Tapi, pikirannya melayang pda pristiwa tadi.*u kn0w it*. "aaah! Gmna bisa bajuku jatuh d'saat sprti itu!!!" pikirnya. Uuuh, wajahnya merah padam xlo mmikirkan kjadian itu. MALU!!! Tu yang Luna rasakan. "Mr. Ghost... Where're u now..." bisik Luna.
Yep. Mr. Ghost orang yang beberapa tahun lalu ditmui Luna. Ya, sbnernya gx bisa d'blg d'temui sih. Cz Luna sama sekali blm prnah mlihat wujudnya. Tpi entah knpa dya sllu datang saat Luna mmbutuhkannya. Sllu mnjadi pndengar yang baik, dan sllu mmberi saran2 untk masalah iiank ia hadapi. Jdi, tidak aneh klw Luna mnganggapnya Sahabat.
Tpi, mski bgtu Luna ingin sxli mlihat wujud si tn. Hantu tu. dlu, Luna prnah bertnya bgaimna wujud tn. Hantu sbnarnya.
Luna : Pocong, Genderuwo, pa Kuntilanak?
Tn. Hantu : aphnya?
Luna : Wujudmu
Tn. Hantu : jdi, kmu mikir wujudq kyak g2?
Luna : abiz, kmu gx prnah kasih lyat k'q wujud aslimu. Makanya Q nebak2. Mmm... Atw jngan2 wujud kamu tuh kyak Jin botolnya aladin ya?
Tn. Hantu : *gubrak!!!*
Luna : salah ya ^^a
Tn. Hantu : apa kmu bner2 mikir wujudku kayak jin botol???!!!!
Luna : kalo g2 maaf cuma brcnda
Tn. Hantu : hhuh!
*diam sjnak*
Tn. Hantu : Lun, aph kmu bner2 mw lihat wujudku yang sebnernya?
Luna : apa boleh?
Tn. Hantu : tntu ajj boleh! Tpi gx skrg
Luna : ???
Tn. Hantu : mngkin nnti kmu bkal lyat Q, tpi gx skrg. I Promise
Luna : *trsnyum* I wait...
Dan sjak saat itu Luna tdk prnah lgi mnanyakan soal wujudnya tn. Hantu padanya. Karna ia yakin tn. Hantu psti akn mmprlihatkan sosoknya.
Ok! Back to topic. Luna mnunggu tn. Hantu dtg. Ia ingin sekali mncritakan semua hal yang trjdi padanya. Luna mrasakan angin brhembus pelan d'dkatnya. Lalu ia trsnyum.
Luna : Mr. Ghost, is that u???
Tn. Hantu : hhaha... K'tauan ya!
Luna : Q sllu tw saat2 kmu dtg
Tn. Hantu : trus?
Luna : apanya???
Tn. Hantu : kmu psti mw cerita kan? Ywdh skrg crita ajj
Luna trsnyum saat mndgarnya. Lalu ia-pun mncritakan smua iiank tlah trjdi pda tn. Hantu. Dan tn. Hantu pun mndngarkan smpai Luna mrasa lbih baik.
"jdi, intinya kamu mw co' iiank nma'a Auel tu mnta maaf" ujar tn. Hantu saat Luna slsai brcerita. Ia bisa mnangkap bahwa Luna sngat kesal apalagi ia dgar Auel belum minta maaf padanya.
Tn. Hantu : tapi kan kamu iiank salah,
Luna : uuuh! Ia Q tw! Tpi Qn dya jga salah!!!
Tn. Hantu : ii... Iia... Sbnerny dya jga salah sih,
Luna : tuh kan!
Tn. Hantu : mmm... Tpi Q yakin, psti nnti Auel bkal minta maaf ma kamu.
Luna : tau drmna xlo Auel bkal mnta maaf ma Q???
Tn. Hantu : iia... Pokok'a Q tw! Ywdh, dah saat'a Q prgi... Dah!
Angin pun brhembus pelan saat Tn. Hantu mngatakan itu. Mninggalkan Luna iiank mciih du2k d'bwah phon.
TO BE CONTINUED! Tungg Chapt3!
Senin, 05 Januari 2009
My First FANFIC!!!! KYAAAA...........!!!!!
hhmm... akhirnya saia bisa tulis juga Fanfic pertama saia!!!! senangnya hatiku tapi, mungkin masih banyak kesalahan juga kekurangan dalam fanfic saia ini... jadi mohon untuk dimaklumi dan ingat! semua kejadian dalam fanfic ini hanya rekaan dan fiktif belaka, jadi kalau ada kesamaan tokoh, watak, cerita mending jangan kege-eran dulu, karena itu semua tidak disengaja!
-----MR. GHOST-----
Gadis itu masih menangis sendirian dibawah pohon, entah kenapa ia bisa menangis seperti itu. disaat ia menangis, tiba-tiba saja ada suara seseorang yang ia dengar, "kenapa?" tanya orang itu. gadis itu tersentak dan menatap sekelilingnya. tidak ada siapapun. apa cuma perasaannya saja? tapi dia begitu jelas mendengar suara itu, "si.. siapa?" ujarnya, "jangan menangis," ucap orang itu lagi. kini gadis itupun sadar bahwa ia tak lagi sendirian ditempat itu. tapi ada seseorang yang telah melihatnya menangis. "siapa yang bicara itu?" ujarnya sekali lagi. namun, tak ada jawaban. saat ia ingin melangkah meninggalkan tempat itu karena takut, tiba-tiba suara itu terdengar lagi "someone, someone who always come when u feel sad," gadis itu tersentak mendengarnya," i will always come when u feel sad nd make u smile again" "so dont cry..." ucap orang tu sekali lagi. gadis itu pun terdiam saat dirasakannya angin berhembus pelan menerpa tubuhnya. "angin?" ucapnya pelan lalu menoleh kebelakang. saat itu angin brhnti berhembus dan ia pun tau bahwa orang tu tlah pergi, "selamat tinggal.... tn. hantu," ucapnya sambil tersenyum tipis.
===>>>
Luna menutupi kepalanya dengan bantal saat seseorang mengetuk pintu kamarnya dengan keras. "kakak! cepet bangun!" ujar seseorang diluar. "nanti aja.... 1 menit lagi...." jawab si empunya kamar. "uuuh... gak ada nanti! pokoknya sekarang!!! Aku dah telat!!!" pekik orang itu lagi namun, kali ini ia mengetuk pintu dengan lebih kencang. "uuhh... berisik!" jerit Luna sambil melempar bantal yang tadi ia pakai untuk menutupi wajahnya kepintu lalu bangkit dengan malas. "huh, pasti Meyrin" ucapnya.
hha... Ya begitulah keseharian Luna. siswi disebuah academy. cantik, dan selalu ceria. tinggal bersama sang adik yang gak kalah cantik Meyrin. dan selalu akur.
Author : Akur???? yang bener aja!! kalian liat kan cuma masalah kecil kayak tadi doank mereka hampir berantem???!!!!
Meyrin : And then???
Luna : Who's care??? lanjutin aja fanficnya!
"lain kali kalo bangunin orang sopan dikit," ujar Luna saat diruang makan. "iia... lain kali banguninnya lebih sopan deh!" jawab Meyrin, "kalo cara kayak tadi kurang sopan, lain kali aku bangunin kakak pake Buldozer!!!!" sambung Meyrin sambil berlari kluar dari rumah. Lunapun mngejarnya. iia.... bagaimanapun usil dan resehnya sang adik, Luna tetap sayang padanya. "Luna.... panggil ssorang dari kejauhan," Lunapun menoleh, dilihatnya seorang gadis cantik berambut panjang dan seorang lagi berambut pendek datang menghampiri Luna saat dikelas. yup, mereka adalah Stellar Loussier dan Fujino Aiko. sahabat Luna. Aiko cewek yang periang, pintar, cantik namun agak sedikit kurang bergaul. sedang Stellar cewek manis yang selalu mngidolakan pria tampan*lho! kok saia banget ya???*. "hii.... knpa kok cemberut?" tanya Aiko "biasalah adik reseh" jawab Luna singkat. "ouh, aniway bawa baju OR, kan?" tanya Aiko lagi "bawa donk! emang Ai gak?" jawab Luna. "aku bawa kok! Cuma nanya" jawabnya. "oia, soal olahraga...." ucap Stellar tiba-tiba.
"hah? Kita olahraga bareng sama anak klas sebelah?" pekik Luna saat mendengar kata-kata Stellar. "kenapa?" lanjut Aiko. Stellar mengangkat bahu.
uuuh.... Luna paling sebal kalau saat OR harus bercampur dengan anak-anak kelas sebelah. selain lapangan jadi sempit ruang ganti juga jadi sesak! uuh.... Hate it!
suara anak-anak saat jam pelajaran OR trdngar sngat keras. tpi Luna, Aiko, dan Stellar hnya du2k dan mlihat saja. "uuuh.... sebel klo brbagi lap sama kelas sblah" ujar Stellar. Luna mngangguk, sdang Aiko hnya diam sambil mlihat krumunan anak2 iiank brmain basket. "oia, dsana ad Auel Qn?" bisik Luna pada Aiko. wajah Aiko pun mndadak merah mndengar prktaan Luna. Lunapun trsenyum. iia.... Auel Neider kapten tim basket, plus anggota Osis iiank cute nd cool. dan Aiko suka padanya. hhhm.... mskipun Aiko tidak prnah bicara padanya namun Luna yakin, Aiko sangat mnykai Auel. beda dgan Luna yang tiap hari sllu brantem dgn Auel. entah knpa, Luna mrasa tdak suka pda Auel tpi, d'dlam hatinya Lunapun pngagum berat Auel! ^^. tpi biar saja rasa itu ia pndam sndiri, toh ad yang jauh lebih mngagumi Auel dripada dirinya.
Jam pljaran OR tlah usai daaaaaaan........ sperti yang Luna kira, ruang gnti penuh! "uuuh! apa Q gnti baju d'ruang gnti pria saja iia?" pikir Luna "toh, pasti smua siswa laki2 sllu gnti bajud'klas." iia pun prgi k'ruang gnti pria. "Kosong!" ucapnya lega saat melihat ruang ganti pria kosong. dan tnpa Babibu lagi Luna lgsg masuk dan mlepas pakaian OR'a. nmun bru saja Bajunya dilepas seseorang masuk k'ruanagn itu. dan tebak siapa yang masuk? AUEL
-----MR. GHOST-----
Gadis itu masih menangis sendirian dibawah pohon, entah kenapa ia bisa menangis seperti itu. disaat ia menangis, tiba-tiba saja ada suara seseorang yang ia dengar, "kenapa?" tanya orang itu. gadis itu tersentak dan menatap sekelilingnya. tidak ada siapapun. apa cuma perasaannya saja? tapi dia begitu jelas mendengar suara itu, "si.. siapa?" ujarnya, "jangan menangis," ucap orang itu lagi. kini gadis itupun sadar bahwa ia tak lagi sendirian ditempat itu. tapi ada seseorang yang telah melihatnya menangis. "siapa yang bicara itu?" ujarnya sekali lagi. namun, tak ada jawaban. saat ia ingin melangkah meninggalkan tempat itu karena takut, tiba-tiba suara itu terdengar lagi "someone, someone who always come when u feel sad," gadis itu tersentak mendengarnya," i will always come when u feel sad nd make u smile again" "so dont cry..." ucap orang tu sekali lagi. gadis itu pun terdiam saat dirasakannya angin berhembus pelan menerpa tubuhnya. "angin?" ucapnya pelan lalu menoleh kebelakang. saat itu angin brhnti berhembus dan ia pun tau bahwa orang tu tlah pergi, "selamat tinggal.... tn. hantu," ucapnya sambil tersenyum tipis.
===>>>
Luna menutupi kepalanya dengan bantal saat seseorang mengetuk pintu kamarnya dengan keras. "kakak! cepet bangun!" ujar seseorang diluar. "nanti aja.... 1 menit lagi...." jawab si empunya kamar. "uuuh... gak ada nanti! pokoknya sekarang!!! Aku dah telat!!!" pekik orang itu lagi namun, kali ini ia mengetuk pintu dengan lebih kencang. "uuhh... berisik!" jerit Luna sambil melempar bantal yang tadi ia pakai untuk menutupi wajahnya kepintu lalu bangkit dengan malas. "huh, pasti Meyrin" ucapnya.
hha... Ya begitulah keseharian Luna. siswi disebuah academy. cantik, dan selalu ceria. tinggal bersama sang adik yang gak kalah cantik Meyrin. dan selalu akur.
Author : Akur???? yang bener aja!! kalian liat kan cuma masalah kecil kayak tadi doank mereka hampir berantem???!!!!
Meyrin : And then???
Luna : Who's care??? lanjutin aja fanficnya!
"lain kali kalo bangunin orang sopan dikit," ujar Luna saat diruang makan. "iia... lain kali banguninnya lebih sopan deh!" jawab Meyrin, "kalo cara kayak tadi kurang sopan, lain kali aku bangunin kakak pake Buldozer!!!!" sambung Meyrin sambil berlari kluar dari rumah. Lunapun mngejarnya. iia.... bagaimanapun usil dan resehnya sang adik, Luna tetap sayang padanya. "Luna.... panggil ssorang dari kejauhan," Lunapun menoleh, dilihatnya seorang gadis cantik berambut panjang dan seorang lagi berambut pendek datang menghampiri Luna saat dikelas. yup, mereka adalah Stellar Loussier dan Fujino Aiko. sahabat Luna. Aiko cewek yang periang, pintar, cantik namun agak sedikit kurang bergaul. sedang Stellar cewek manis yang selalu mngidolakan pria tampan*lho! kok saia banget ya???*. "hii.... knpa kok cemberut?" tanya Aiko "biasalah adik reseh" jawab Luna singkat. "ouh, aniway bawa baju OR, kan?" tanya Aiko lagi "bawa donk! emang Ai gak?" jawab Luna. "aku bawa kok! Cuma nanya" jawabnya. "oia, soal olahraga...." ucap Stellar tiba-tiba.
"hah? Kita olahraga bareng sama anak klas sebelah?" pekik Luna saat mendengar kata-kata Stellar. "kenapa?" lanjut Aiko. Stellar mengangkat bahu.
uuuh.... Luna paling sebal kalau saat OR harus bercampur dengan anak-anak kelas sebelah. selain lapangan jadi sempit ruang ganti juga jadi sesak! uuh.... Hate it!
suara anak-anak saat jam pelajaran OR trdngar sngat keras. tpi Luna, Aiko, dan Stellar hnya du2k dan mlihat saja. "uuuh.... sebel klo brbagi lap sama kelas sblah" ujar Stellar. Luna mngangguk, sdang Aiko hnya diam sambil mlihat krumunan anak2 iiank brmain basket. "oia, dsana ad Auel Qn?" bisik Luna pada Aiko. wajah Aiko pun mndadak merah mndengar prktaan Luna. Lunapun trsenyum. iia.... Auel Neider kapten tim basket, plus anggota Osis iiank cute nd cool. dan Aiko suka padanya. hhhm.... mskipun Aiko tidak prnah bicara padanya namun Luna yakin, Aiko sangat mnykai Auel. beda dgan Luna yang tiap hari sllu brantem dgn Auel. entah knpa, Luna mrasa tdak suka pda Auel tpi, d'dlam hatinya Lunapun pngagum berat Auel! ^^. tpi biar saja rasa itu ia pndam sndiri, toh ad yang jauh lebih mngagumi Auel dripada dirinya.
Jam pljaran OR tlah usai daaaaaaan........ sperti yang Luna kira, ruang gnti penuh! "uuuh! apa Q gnti baju d'ruang gnti pria saja iia?" pikir Luna "toh, pasti smua siswa laki2 sllu gnti bajud'klas." iia pun prgi k'ruang gnti pria. "Kosong!" ucapnya lega saat melihat ruang ganti pria kosong. dan tnpa Babibu lagi Luna lgsg masuk dan mlepas pakaian OR'a. nmun bru saja Bajunya dilepas seseorang masuk k'ruanagn itu. dan tebak siapa yang masuk? AUEL
WeLcOME!!! Hhahaha . . . !
Well,, akhr'a jdi jga blog saia!
Hhahaha . . . . !
Mciih bngung nie mw nulis apa aja . . . Jdi maaf xlo tlsannya msih sangat sdikit . . . Sedikit sekali . . . Sekali sedikit*kyaknya sama ajj!!!*
hhahaha . . . . !
Hhahaha . . . . !
Mciih bngung nie mw nulis apa aja . . . Jdi maaf xlo tlsannya msih sangat sdikit . . . Sedikit sekali . . . Sekali sedikit*kyaknya sama ajj!!!*
hhahaha . . . . !
Langganan:
Komentar (Atom)






