Minggu, 01 Maret 2009

MR. Ghost Chapt~8

Fyuuh... Akhirnya... My first Try Out are over! Yeaaah.....! Hhahaha.... Lumayan lah nilainya... fufufu.... Dan... Bersamaan dengan itu... Saia telah menyelesaikan lanjutan fic saia nii. Hhmmm.... Tapi, please banget dicomment ya! Saia pengen banget dikasih kritik dan saran yang membangun biar fic saia ini bisa berkembang.
(kali aja bisa dijadiin novel gituh! Wkwkwk)
oia, mengenai chapter ini agak berbeda. Saia pengen banget ngasih hal lucu buat fic saia nii. Kenapa? Karena, yang namanya fanfic ya harus ada yang lucu2...(ga juga...)
hhmm... Semoga ga garing deh! Oia, sekali lagi fic saia kini pun bakal terbagi jadi beberapa bagian...

Harap maklum...
ok... Here we go!

MR. Ghost Chapt~8

Matahari mulai muncul diufur timur. Membangunkan semua makhluk yang tengah terlelap tidur dengan hangat sinarnya. Walau dengan munculnya sang surya itu menjadi pertanda bahwa para makhluk siang akan memulai harinya, Luna masih saja terlelap diatas ranjangnya yang nyaman. Luna baru membuka matanya saat hembusan angin pagi masuk kedalam kamarnya melalui kaca jendela yang terbuka dan membuatnya bergidik. Walau begitu, Luna enggan bangun dari tempat tidurnya dan malah menutupi tubuhnya dengan selimut.
PLEK!!! Tiba-tiba Luna merasa seseorang merangkul Luna dari belakang. Tapi, bagaimana mungkin seseorang dapat merangkul tubuhnya? Toh, ia belum beranjak dari tempat tidur. Luna pun menoleh kebelakang. Dilihatnya seorang pemuda berambut putih yang tak lain dan tak bukan adalah Aidou sedang tertidur lelap disampingnya. Luna kaget bukan main. Wajahnya berubah merah seketika saat melihat Aidou. "Hwaaaa.....!!!" pekik Luna sambil loncat dari tempat tidur. Namun, GUBRAK!!! Luna malah terjatuh dari tempat tidurnya. "aduh... Sakit..." rintihnya. "heii... Luna sedang apa kau disitu?" tanya Aidou saat melihat Luna yang sedang merintih dilantai kamarnya. Luna memicingkan matanya pada Aidou yang rupanya terbangun saat mendengar Luna memekik.
"Harusnya aku yang tanya begitu, kan?! Kenapa kau ada ditempat tidurku?" ujar Luna gemas. "aku disini ya tidur... Emangnya mau ngapain lagi?" jawab Aidou datar sambil mengucek-ucek matanya. "What?!" mulut Luna hampir terbuka saat mendengar jawaban yang keluar dari mulut Aidou. "yang benar saja!" Luna melempar bantal yang ada didekatnya dan mendarat dengan sukses diwajah Aidou. "kau ini kenapa sih! Aku ini kesini cuma numpang tidur! Kenapa malah dilempar bantal?!" ujar Aidou kesal. "kau itu yang kenapa?! Seenaknya saja masuk kamar perempuan! Lagipula sejak kapan kau masuk?!" ujar Luna gemas. "akh... Aku udah ada disini sejak semalam! Masa kau tidak sadar?" timpal Aidou. Luna tertegun sejenak mendengar jawaban Aidou. "sejak semalam..." sedetik kemudian Luna berteriak keras, "kyaaa.... Jadi, semalaman kau tidur bersamaku?!"
"itu benar!" jawab Aidou enteng sambil cengengesan.
"ja... Ja.... Jangan-jangan..... Kau...." ucap Luna terbata-bata.
"tenang saja! Aku ga ngapa-ngapain kok!" ujar Aidou. "aku kan bukan pria yang pikirannya selalu lari kearah situ".
"syukur kalo gitu!" jawab Luna lega. "eh? Tapi tunggu dulu! Kau ini kan hantu. Tapi, kenapa kau tidur disini?" tanya Luna kemudian.
"akh, kau ini. Apa karena aku ini hantu makanya kamu pikir aku ini harus tidur dikuburan gitu?!" Aidou menjawab pertanyaan Luna dengan ketus. "harusnya memang seperti itu, kan?" ujar Luna seakan memojokkan Aidou. "akh, kau ini! Kenapa jadi memojokkanku seperti itu?" protes Aidou. "aku tidak memojokkan. Hanya kau saja yang merasa terpojok..." jawab Luna enteng. Aidou hanya menatap Luna dengan tatapan kesal. "lagipula kau ini kan hantu" sambung Luna. "kalau kau hantu, kenapa kau butuh tidur?"
"bukannya aku sudah bilang padamu kalau..." kata-kata Aidou terputus karena Luna memotong pembicaraannya. "ya... ya... Kau bilang kalau kau adalah hantu. Kau menampakkan diri dan menyamar jadi siswa baru disekolahku karena ada satu MISI! Tapi itu bukan alasan untuk masuk kedalam kamarku, kan?!" Luna memasang wajah cemberut pada Aidou.
"justru karena itu aku numpang tidur disini! Karena sekarang wujudku sebagai manusia, jadi sekang aku bisa merasakan semua yang bisa manusia rasakan" jelas Aidou. "karena sekarang wujudku manusia, aku jadi bisa merasakan lapar, haus, juga kantuk"
"kalau begitu kenapa kau malah datang kesini?!" Luna makin merasa gemas.
"memang aku harus kemana lagi? Harus kerumah keluargaku? Yang ada mereka malah kabur karena ngeliat aku yang harusnya udah jadi hantu tapi malah muncul dihadapan mereka." Jawab Aidou panjang lebar yang membuat Luna diam.
"akh... Ngomong-ngomong apa kamu ga berangkat sekolah?" Aidou tampak mengalihkan pembicaraan. "liat tuh udah siang banget!" ujar Aidou lagi sambil menunjuk keluar jendela kamar.
Luna menoleh keluar jendela sejenak. Dilihatnya matahari telah bersinar terang diluar. "gawat..." bisik Luna. "AKU TERLAMBAT!!!!"


====(nyambung kepart 2)====

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thx vo visiting my blog ne...^^