Luna dan Auel berjalan berdampingan dibelakang sensei. Saat itu Luna merasa bahwa sensei sangat marah saat itu. Ya, bagaimana tidak?
Auel dan Luna sudah terlambat hampir satu jam pelajaran, memanjat pagar untuk masuk, belum lagi mereka diam-diam menyelinap masuk kelas lalu ketahuan. Pasti sensei sangat bingung, hukuman apa yang pantas diberikan untuk mereka berdua?
Luna diam-diam menghembuskan nafasnya panjang.
"kenapa hari ini... Kayaknya aku sial terus..." pikirnya.
"pagi hari jatuh dari tempat tidur, telat masuk, mesti manjat pagar, dikerjain sama Shinn & Sting, sekarang... Mesti dapet hukuman dari sensei???!"
Luna menghembuskan nafasnya sekali lagi.
"sensei akan memberiku hukuman apa ya??? Lari 10km, dijemur seharian dilapangan, atau jangan-jangan sensei akan mengikat kami ditiang bendera lalu meluncurkan kami ke Saturnus dengan roket militer.... Eh???"
imajinasi Luna bermain saat itu.
"uuh.... Tidak mungkin. Masa sensei tega membuangku ke Saturnus! Iya! Tidak mungkin"
pikir Luna sambil menganggukan kepalanya. saat itu entah kenapa Auel langsung menoleh kearah Luna, dan saat itu juga Luna langsung membuang muka. Entah kenapa ia merasa kesal sekali pada Auel.
"baiklah" ucap sensei tiba-tiba.
Auel dan Luna pun menghentikan langkahnya bersamaan. Luna pun menelan ludahnya dalam-dalam berharap semoga hukuman sensei tidak seburuk yang ia pikirkan.
"aku akan memberikan kalian berdua hukuman" ucap sensei tegas.
DEG!!! Jantung Luna berdetak cepat saat mendengar sensei bicara.
"hukuman yang akan aku berikan adalah...."
Luna hampir menutup telinganya.
"kalian pel semua koridoor yang ada dilantai tiga!"
"APAA???!" pekik Luna dan Auel hampir bersamaan saat mendengar kata-kata Sensei.
"iya. Itu hukuman dariku."
"tapi, tapi, tapi sensei! Mengepel semua koridoor yang ada dilantai tiga ini... Apa tidak terlalu berlebihan?" ujar Luna gelagapan.
Tiba-tiba sensei tersenyum pada Luna.
"aah, benar juga!"
Luna tersenyum saat sensei bicara seperti itu. Terbayang dibenaknya keringanan hukuman yang akan diberikan Sensei.
"harusnya hukuman untuk kalian adalah mengepel seluruh koridoor yang ada diseluruh sekolah ini" lanjut sensei.
"haaah??!" Luna dan Auel kaget mendengar kata-kata sensei.
"tapi sensei... Maksudku bukan begitu..." Luna mencoba menjelaskan maksud perkataannya namun sensei tidak mau mendengarnya. Ia malah berjalan meninggalkan Auel dan Luna.
"ii... Waw, kita disuruh ngepel semua koridoor disekolah ini." komentar Auel tanpa rasa bersalah.
"diam!!! Kau tidak perlu mengomentarinya!" ujar Luna kesal.
"ok.... ok..... Calm down...."
seperti biasa... Nyambung ke-part 2 ya...^o^/
Sabtu, 11 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thx vo visiting my blog ne...^^