Wew, chapt 7 akhirnya terbit juga! Hehehe... Saya seneng banget karena chapt 7 nii terbit dengan EYD yang telah saia sempurnakan!
YATTA!!!
How bout my english? More better??? Hhahaha.... Here we go....
Mr. Ghost~Chapt 7
Gubrak!!!
Luna terjatuh dari tempat tidurnya. "ukh! Sakit" rintihnya sambil mengusap kepalanya yang terbentur lantai kamar. "sabtu pagi," ujarnya. Ia menatap jam dikamarnya, 8.00 am lalu melirik keluar jendela. Dilihatnya, matahari telah muncul dan bersinar terang. Luna menghembuskan nafas panjang. "sudah siang ya" ucapnya pelan. Ia rasakan sekujur tubuhnya sakit. Mungkin, karena terjatuh tadi, atau karena semalaman ia tidak tidur. Semalam, Luna terus memikirkan soal pertandingan Auel dan Aidou kemarin. Luna penasaran. Entah, apa yang mereka bicarakan sebelum mereka berdua bertanding, karena Setelah itu Auel menjadi pendiam. Bahkan tidak mengatakan sepatah katapun waktu dikelas. Waktu Luna menegurnya pun, Auel malah menghindar. Dan, saat Luna bertanya pada Aidou soal Auel, Aidou hanya menjawab, "thats a secrets!". Uuh, saat itu Luna merasa sangat kesal sekaligus penasaran.
Luna berdiri lalu mengambil handphone yang ia letakan diatas tempat tidurnya.
Kali ini, ia harus tau apa yang Aidou dan Auel bicarakan kemarin. Luna mencari nama Auel didaftar kontaknya, lalu mencoba meghubunginya.
"hello.....?" suara Auel terdengar dari ujung telepon.
"hello.... Auel. This is Luna"
"ya, I know," ujar Auel. Luna diam sejenak. Rasanya, ia merasa tidak enak jika menanyakan soal hal kemarin lewat telepon.
"Do u see how sunny is it?" Luna mengalihkan pembicaraan.
"so what?" jawab Auel datar.
"look out ur window..."
Auel diam sejenak lalu menjawab "so what?"
"it was so windy yesterday"
"so what?"
"why are u always saying the same thing?!" Luna mulai merasa kesal dengan jawaban Auel.
"Im an answering machine" ujar Auel datar lalu menutup teleponnya.
"uuuuh! Nyebelin!" ujar Luna saat Auel menutup telepon darinya. "dikasih hati mintanya Jantung!" pekik Luna kesal. Ia lalu melempar handphonenya ketempat tidur.
(Pembaca : ah, ga seru nih! Masa ngelempar hapenya ketempat tidur! Kalo ngelempar jangan tanggung2, lempar aja tu hape dari ujung monas! Pasti ancur! Xp)
====>>>
Aiko keluar dari sebuah pusat perbelanjaan dan berjalan menyusri jalan menuju rumahnya. Ia menenteng sebuah kantung plastik berisi barang belanjaannya sambil sesekali melirik jam tangannya lalu kembali berjalan.
"Aiko," panggil seseorag padanya. Aiko tersentak lalu menoleh. Dilihatnya seorang pria dengan blue sky hair, blueygreen eyes, memakai topi dan jaket berwarna biru muda yang warnanya hampir sama dengan rambutnya, memakai celana 3/4, menaiki sepeda menghampirinya. "thats Auel!" pekik Aiko dalam hati.
Auel : hei, kau Aiko, kan? Temannya Luna dan Stellar?
Aiko : ii... iiya! Aku Aiko salam kenal!
Auel : eh? Kenapa kamu ng0mong gitu? Emangnya kita baru pertama kali ketemu dan baru pertama kali ng0mong ya?
Aiko : ma... maaf!
Auel : ouh, never mind! Oia, kamu ngapain ada disini?
Aiko : eh... itu, karena rumahku ada disekitar sini
Auel : ouh, kalo gitu kebetulan banget! Rumahku juga ga begitu jauh dari sini. Iya, kira-kira cuma 3 blok dari sini.
Aiko : ouh...
Auel : ng0mong kamu mau kemana?
Aiko : go home...
Auel : ouh, apa lagi sibuk banget ya dirumah?
Aiko : uhm... Sebenarnya ga juga sih,
Auel : kalo gitu ikut aku!
Aiko : eh??? Pergi?
Auel : iya!
Aiko : kemana?
Auel : suatu tempat! Kamu mau, kan?
Aiko : tapi...
Auel : katanya lagi ga sibuk, kan?
Aiko : iya baiklah
Auel : bagus! ayo naik.
Aiko :*blushing* na... naik?
Auel : yup, naik. Aku bonceng kamu naik sepeda
Aiko : ba.... baiklah.
Aiko naik keatas sepeda Auel.
"pegangan yang kuat ya!" ucap Auel. "eh???". "aku mau ngebut!".
Aiko pun berpegangan kuat pada pundak Auel. Ini seperti mimpi saja, pikir Aiko. Ia bisa berpegangan pada pundak Auel. Bahkan, Auel kini memboncenginya naik sepeda. "Kalau saat ini aku sedang bermimpi... Aku tidak mau bangun" ucap Aiko dalam hati.
(nyambung kepart 2)
Selasa, 10 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

haloo...
BalasHapus